Titisan Dewa 2

Titisan Dewa 2
Kesiapan Alam Semesta


__ADS_3

"Guru berdua nanti bisa menggunakan Dimensi Bulan milik istriku Alura, dan di sana juga ada anggota keluarga besar Naga Emas dan Pasukan Naga!, kekuatan mereka sudah setara dengan para pasukan Alam Dewa milik Theos Lord Sun, dan guru berdua juga bisa membawa seorang bawahanku yang sebelumnya adalah seorag perwira penghubung bawahan langsung dari Theos Lord Sun!" kata YoLang ketika mereka sedang berdiskusi tentang strategi di Alam Dewa nanti.


"Ahh..., panggilkan orang yang kau maksudkan itu, banyak yang harus aku tanyakan kepadanya!" kata Jin Long yang terlihat sangat berantusias.


YoLang kemudian mengirim pesan suara kepada QuanShen Lian dan MuaShen QingYi untuk bersiap ditarik ke Danau Pelangi, dan hanya dalam rentang waktu 1 menit kedua sosok Ras Dewa Kaum Pemuja Bulan tersebut sudah berada bersama YoLang dan ketiga Dewa Penguasa lainnya didalam ruang Cermin Surgawi.


"Kami siap menerima perintah tuan muda!" kata sepasang suami istri itu sambil menunduk hormat kepada YoLang sang Dewa Pelindung.


"Lian..., QingYi...!, selain diriku?, didepan kalian ini adalah 3 sosok Dewa Penguasa di Alam Surgawi ini, yang ini adalah Dewa Pengetahuan, dan selanjutnya Dewa Naga dan yang itu adalah Dewa Perang!" kata YoLang memperkenalkan sosok-sosok yang bersamanya.


"Hormat kami kepada Yang Mulia para Dewa!" kata pasangan suami istri itu sambil bersujud hormat.


"Bangkitlah!, kami menerima hormat kalian berdua!, dan selanjutnya kalian berdua agar segera bersiap karena sebentar lagi kalian berdua akan mengikuti saya dan Dewa Perang menuju ke Alam Dewa!, tapi sebelum itu ada beberapa pertanyaan yang harus saya konfirmasikan dengan kalian berdua sebagai penduduk asli Alam Dewa!" kata Jin Long sang Dewa Naga.


Sementara Jin Long mencari tahu tentang detail keberadaan Alam Dewa, YoLang juga sedang berdiskusi dengan Dewa Pengetahuan dan Dewa Perang mengenai rencana mereka di Alam Surgawi. YoLang banyak diberi ingatan tentang keadaan daratan Alam Surgawi yang luasnya 3 kali lebih besar dari luas Alam Dewa, selain itu di Alam Surgawi banyak terdapat Istana-Istana Megah milik para Dewa Penguasa maupun Dewa Pencipta yang jumlahnya ada ratusan.

__ADS_1


"Guru...!, bagaimana aku akan menggerakkan para Dewa Pencipta itu?, karena bagaimanapun kekuatan mereka akan sangat dibutuhkan ketika pertempuran dengan Pasukan Kegelapan itu benar-benar terjadi!" tanya YoLang kepada Dewa Pengetahuan dan Dewa Perang.


"Tenanglah!, nanti setelah kita mempersiapkan segalanya, aku akan memanggil mereka berkumpul di Lapangan Surgawi dan akan memberikan pengarahan di sana, nanti juga akan dihadiri oleh Panglima dan para Jendral Pasukan Surgawi, karena nantinya kita akan membahas strategi dan penyebaran pasukan di Alam Surgawi ini!" kata Dewa Pengetahuan menjelaskan maksudnya.


Malam harinya Dewa Naga dan Dewa Perang membawa 2 juta pasukan Surgawi bersama QuanShen Lian dan MuaShe QingYi menuju ke Alam Dewa, dan saat ini di Alam Surgawi hanya tersisa 2 sosok Dewa Penguasa dan ada ratusan Dewa Pencipta lainnya serta didukung oleh jutaan Pasukan Surgawi yang tingkat kekuatan terendah mereka sudah berada di Ranah Kekuatan Dewa Spiritual.


YoLang untuk sementara kembali ke Istana Kabut Emas yang berada di kawasan Gunung Kabut yang merupakan wilayah kekuasaannya, di sana dia juga mengumpulkan semua bawahannya untuk memberi tahu situasi Alam Surgawi dan Alam Semesta pada saat ini dan meminta mereka untuk mempersiapkan diri untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi.


"Tuan muda..., tolong jangan halangi kami untuk ikut dalam pertempuran, apalagi sampai melempar kami ke tempat lain seperti halnya kejadian 1 juta tahun yang lalu" kata Zuqhi Long.


"Hal itu tidak akan terjadi Zuqhi!, justru aku akan sangat berharap banyak dari kalian semua, karena ketiga istriku kemungkinan tidak bisa membantu karena mereka sedang mengandung anak-anakku!, untuk itu hanya dari kalianlah yang dapat kuharapkan bantuannya!" kata YoLang.


"Kami juga akan ikut bertarung dengan tuan muda! karena kami yakin keamanan tuan putri sudah terjamin didalam Dimensi Nirwana, untuk itu tolong ijinkan kami tuan penolong!" kata Valis Yue Ying.


"Ya, aku akan mempersilahkan kalian membantuku, dan untuk kalian semua, perhatikan...!, kita masih memiliki waktu kurang lebih 100 hari sebelum perkiraan gelombang serangan dari pasukan kegelapan tiba di Alam Surgawi ini, untuk itu saya minta kalian semua mempersiapkan diri dan fokus berlatih dan berkultivasi, dan didalam gudang Istana sudah tersedia berbagai jenis Senjata tingkat Surgawi, Zirah Perang dan berbagai Artefak tingkat Surgawi yang dapat kalian gunakan, nantinya Jula dan Juli yang akan mendistribusikan perlengkapan tersebut kepada yang membutuhkan!" kata YoLang menjelaskan.

__ADS_1


"Kami siap melaksanakan perintah tuan muda!" kata Jula dan Juli serempak.


Selesai dengan pengaturannya terhadap para penghuni Istana Kabut Emas, YoLang masuk kedalam Dimensi Nirwana untuk melihat keadaan ketiga istrinya yang saat ini sedang ditemani oleh Zhu, Zhi, Moya dan Moyi. Kedua putra dan putri dari pasangan QuanShe Lian dan MuaShen QingYi itu juga sudah tidak diperkenankan oleh YoLang untuk keluar dari Dimensi Nirwana, hal itu dikarenakan tingkat kekuatan mereka yang masih berada di Ranah Awal Kekuatan Dewa Spiritual sehingga akan sangat mengkhawatirkan keselamatan mereka.


YoLang berpikir masih banyak manfaatnya jika mereka tetap berada di dalam Dimensi Nirwana dan menemani ketiga istrinya, apalagi kedua orang tua mereka yang saat ini sedang melakukan tugas di Alam Dewa bersama Dewa Naga dan Dewa Perang.


Melihat kedatangan sosok sang suami, Alura, YoLun dan Mayang segera berhamburan mendapati sosok yang mereka rindukan itu,


"Kamu selama 3 hari ini kemana saja suamiku?, apakah kamu tidak merindukan kami?" kata Mayang yang selalu menjadi orang yang pertama menunjukkan kehangatannya kepada YoLang.


"Aku sedang bersama para Guru Dewa mengatur penyebaran kekuatan Pasukan Surgawi di semua Alam yang berada dibawah Alam Surgawi ini, dan rombongan terakhir sudah berangkat menuju ke Alam Dewa beberapa jam yang lalu, dan besok hari aku harus berkeliling daratan Alam Surgawi ini untuk melihat situasi!" kata YoLang menjelaskan.


"Hmm..., jadi kamu hanya memiliki waktu semalam saja dengan kami bertiga?, apakah itu akan memberikan kepuasan untukmu?, karena kalau untuk kami bertiga sudah dapat dipastikan akan pingsan, walau masih ada kakak Alura yang bisa bertahan selama 2 jam tapi selebihnya juga akan pingsan karena tidak bisa menghadapimu?" kata YoLun membayangkan pergulatan mereka menghadapi sosok perkasa seorang YoLang.


"Hmm..., sebenarnya aku sudah puas dengan adanya kalian bertiga!, hanya saja, kalianlah yang sepertinya menginginkan aku yang pingsan habis dihajar oleh kalian bertiga bukan?, hehehe..." kata YoLang yang menggoda ketiga istrinya itu.

__ADS_1


"Uhh..., dasar laki-laki, tidak mau kalah!" kata Alura yang seketika langsung menerkam sang suami dan mulai melancarkan serangannya.


Melihat hal tersebut YoLun dan Mayang tak mau ketinggalan, dan merekapun melakukan hal yang sama dengan menyerang YoLang dari berbagai sisi. Kegaduhan mulai terjadi dalam kamar Nirwana tersebut, pakaian-pakaian yang mereka kenakan satu persatu terlihat beterbangan dan terlempar jatuh diatas lantai kamar tersebut. Goncangan keras bagai gempa tektonik melanda satu-satunya ranjang empuk yang berada didalam kamar tersebut, dan seperti yang diperkirakan YoLun sebelumnya bahwa sebelum 1 jam berlalu dia dan Mayang telah terkulai lemas dan hampir pingsan dan hanya menyisakan Alura sendiri yang berusaha keras mengimbangi permainan nakal sang suami walaupun dirinya sudah beberapa kali mengalami puncaknya.


__ADS_2