Titisan Dewa 2

Titisan Dewa 2
Pembagian Tugas


__ADS_3

"Aku belum bertemu dengannya Guru!, mungkin mereka masih menyiapkan karena pengangkatan ku sebagai salah satu Dewa Penguasa di Alam Surgawi ini juga masih baru, dan juga untuk sementara ini aku juga belum memerlukan penjagaan sedangkan untuk tugas-tugas dalam Istanaku yang baru ini masih bia dilakukan oleh para pengikutku ini!" kata YoLang.


"Baik!, untuk kalian berempat apakah kalian sudah siap?" kata Dewa Naga kepada 4 sosok anak muda putra putri dari Zuqhi Long dan YenLi Long yang akan mengikuti Jin Long sang Dewa Naga.


"Saya Jian Long!, dan ini ketiga adik saya yaitu, Qing Long, Jing Long dan Bing Long yang akan mengikuti dan menjadi bawahan Yang Mulia Dewa Naga Jin Long!" kata Qing Long yang tertua dari antara keemat putra putri Zuqhi Long dan YenLi Long tersebut.


"Dewa Pelindung YoLang!, saya dan keempat pengikutku yang baru mohon pamit dari Istanamu ini, dan aku menunggu kedatanganmu beserta keluargamu di Istana Naga Ku yang berada di Puncak Gunung Naga!" kata Dewa Naga kemudian menghilang dari hadapan YoLang bersama keempat sosok putra dan putri Zuqhi Long dan YenLi Long.


Whhuuuzzz...


"Baiklah sekarang dengarkan pengaturan ku untuk kalian semua!, pertama saya menunjuk Zuqhi Long untuk menjadi Pemimpin Istana Kabut Emas ini karena dia yang memiliki tingkat kekuatan yang tertinggi diantara kalian semua!, dan untuk urusan rumah tangga Istana!, saya serahkan kepada para Valis yang akan dipimpin oleh Yue Ying!, demikian juga untuk keamanan kawasan wilayah kekuasaan kita!, saya tunjuk Maha Patih sebagai pemimpinnya yang dibantu oleh BaiShe Po bersama Jula" kata YoLang yang membagi tugas kepada para bawahannya tersebut.


"Kami siap melaksanakan perintah Tuan Muda!" kata Zuqhi Long.


"Saya juga berharap kerjasama diantara kalian tetap terjaga seperti sebagai keluarga besar Naga Emas yang datang dari Alam yang lebih rendah dari Alam Surgawi ini, dengan kemampuan dan kekuatan serta keahlian khusus yang kalian miliki masing-masing saat ini?, saya berharap tidak akan ada masalah yang tidak bisa kalian hadapi di Alam Surgawi ini!" kata YoLang mengakhiri taklimat nya.


\= Penghuni Istana Kabut Emas \=


- YoLang : Kaisar Dewa Penguasa 49


- Alura : Kaisar Dewa Tahta 49


- YoLun : Raja Dewa Kuno 39


- Mayang : Raja Dewa Kuno 39


- Lory Mei : Raja Dewa Langit 39


- Bao Qian : Raja Dewa Langit 39

__ADS_1


- Len Ma : Raja Dewa Langit 39


- Bao Jian : Raja Dewa Langit 39


- Zuqhi Long : Raja Dewa Petarung 39


- YenLi Long : Jendral Dewa Giok 29


- 22 sosok Naga : Ranah Prajurit Dewa


- Valis Yue Ying : Jendral Dewa Giok 29


- 11 sosok Valis : Ranah Jendral Dewa


- Maha Patih : Jendral Dewa Perak 29


- Maha Rani : Jenral Dewa Perunggu 29


- BaoShe Po : Prajurit Dewa Emas 19


- BaoShe Shou : Prajurit Dewa Hitam 19


- 110 Ular Putih: Ranah Dewa Spiritual


- Jula : Prajurit Dewa Hitam 19


- Juli : Prajurit Dewa Hitam 19


- Zhu : Dewa Spiritual Perak 9

__ADS_1


- Zhi : Dewa Spiritual Perak 9


- QuanShen Lian : Prajurit Dewa Hitam 19


- MuaShen QingYi: Prajurit Dewa Hitam 19


- LianShen Moya : Dewa Spiritual Perak 9


- LiaShen Moyi : Dewa Spiritual Perak 9


Para bawahan YoLang dibawah pimpinan Zuqhi Long mulai mengatur anggota keluarga mereka dengan membagi-bagi tugas sesuai pengarahan dan YoLang sebelumnya, terlihat para kawanan Gajah Terbang dan Ular Putih yang memiliki jumlah anggota keluarga terbanyak segera berpencar ke seluruh wilayah Gunung Kabut. Mereka ditugaskan untuk menandai seluruh kawasan yang menjadi wilayah kekuasan dari Pemimpin dan Penguasa Istana Kabut Emas yaitu Dewa Pelindung YoLang, sementara itu para Valis dibawah pimpinan Valis Yue Ying mulai mempersiapkan seluruh kebutuhan rumah tangga Istana termasuk dapur dan bahan-bahan makanan yang diperlukan oleh seluruh penghuni Istana Kabut Emas.


Zuqhi Long juga mulai membentuk sebuah pasukan dengan jumlah puluhan orang yang terdiri dari para Naga dan Gajah Terbang, dengan tingkat kekuatan mereka yang sudah berada di Ranah Prajurit Dewa untuk menjaga kawasan Istana Kabut emas secara bergantian. Pasukan penjaga Istana ini juga dilengkapi dengan zirah perang serta senjata tingkat Surgawi buatan YoLang, demikian juga dengan para prajurit yang bertugas menjaga wilayah kawasan Gunung Kabut dibawah pimpinan Maha Patih. Mereka juga menggunakan peralatan yang sama walaupun jumlah mereka tidak banyak, serta tingkat kekuatan mereka yang rata-rata masih berada di Ranah Dewa Spiritual.


Walaupun demikian para prajurit tersebut sudah memiliki tingkat kekuatan yang seimbang dengan para bala tentara Surgawi, hal ini disebabkan karena keberadaan para prajurit tersebut sebagai Hewan Surgawi yang merupakan sosok makhluk peliharaan para Dewa Penguasa sebelum malapetaka 1 juta tahun yang lalu.


Semua pengaturan yang telah dibuat YoLang atas Istananya disambut dengan perasaan senang oleh ketiga istrinya, mereka berempat yang sedang berada didalam kamar Nirwana dan sedang membicarakan banyak hal yang akan mereka lalui di Alam Surgawi ini. Tugas-tugas sebagai salah seorang Dewa Penguasa hanya sebatas pada Alam Surgawi saja tapi tugasnya sebagai Dewa Pelindung mencakup keseluruhan dari Alam Semesta, mulai dari Alam Fana, Alam Tinggi, Alam Dewa sampai di Alam Surgawi serta ratusan Ruang Dimensi yang masih belum terlihat karena keadaannya tersembunyi atau terlindung oleh sebuah pelindung yang sangat kuat.


"Suamiku!, pengaturan yang kau berikan kepada mereka sudah sangat baik!, tinggal kepada pasangan Phoenix Api dan pasangan Kekuatan Rembulan yang belum mendapatkan tugasnya?, apakah kamu mempunyai rencana untuk mereka?" kata Alura.


"Benar!, mereka akan menjadi utusanku dan bertugas membantuku untuk melindungi Alam-Alam yang lebih rendah dari Alam Surgawi ini!" kata YoLang menjelaskan.


"Suamiku, nanti kalau mereka akan pergi mengunjungi alam Fana dan Alam lainnya apakah kami bisa mengikuti mereka?, aku merasa rindu dengan tempat kelahiranku!" kata YoLun dan diiyakan oleh saudarinya Mayang.


"Tentu saja, karena dengan tingkat kekuatan kalian yang masih berada di Ranah Raja Dewa?, belum ada batasan untuk memasuki Alam yang lebih rendah termasuk ke Alam Fana, sedangkan aku dan Alura sudah mendapat batasan dan hanya oleh sebuah Artefak Ilahi pemberian Kaisar Dewa maka kami berdua bisa memasuki semua Alam yang lebih rendah itu!" kata YoLang menjelaskan situasinya.


"Suami kita benar saudari-saudariku, dan hal itu sudah berlaku sejak dulu terhadap semua Dewa Penguasa yang berada di Alam Surgawi ini!, bahkan ayahku sendiri tidak diperkenankan untuk datang langsung dan hanya bisa mengutus para Dewa Penguasa dengan menggunakan sebuah Artefak tingkat Ilahi pemberian ayahku, itulah sebabnya selama ratusan ribu tahun aku hanya bisa berkomunikasi dengannya melalui pesan suara dan tidak pernah bertemu muka!" kata Alura menambahkan dan merasakan kerinduan untuk bertemu dengan dengan sosok sang ayah.


"Bersabarlah kakak Alura!, kami juga merasakan kerinduan mu itu, mmm..., bagaimana kalau kita berkultivasi saja disini?, aku rasa hal itu akan membuat semua perasaan gundah kita akan terlupakan!" kata Mayang dan seketika ketiganya menatap wajah sang suami dengan penuh harap.

__ADS_1


"Hmm..., apa ada kata tidak untuk kalian bertiga?, aku siap kapan saja jika kalian bertiga menghendakinya, dan aku akan memberikan yang terbaik untuk hal itu!, eennmm?" kata YoLang yang kemudian mulai mendapat serangan dari ketiga istrinya itu.


__ADS_2