
Para Pemimpin Kaum dan Ras di Alam Dewa sepenuhnya mulai mendengar arahan dan pengaturan dari Pemimpin dan Penguasa di Alam Dewa yaitu Theos Lord Sun, para pemimpin itu menyadari kekeliruan mereka selama ini yang menganggap Theos Lord Sun tidak perduli dengan keadaan dan situasi Alam Dewa selama dia memimpin ternyata secara diam-diam telah melakukan yang terbaik untuk keselamatan mereka semua.
"Ancaman yang datang dari Iblis sudah ada didepan mata, bagian kecilnya sudah terlihat dengan adanya puluhan ribu Pasukan Hitam yang berasal dari Wilayah Terlarang, mereka telah diperdaya dengan tipu muslihat Iblis dan iming-iming kekuasaan serta kemewahan, padahal yang sebenarnya hanyalah kematian pemusnahan Ras yang sedang menanti mereka!" kata Theos Lord Sun.
"Apa yang harus kami lakukan Yan Mulia?" tanya Dhoom Warrior.
"Sasaran utama mereka adalah kita Kaum Ras Dewa!, untuk itu langkah awal kita harus bekerjasama mengirim semua anggota keluarga Ras Dewa kedalam Dimensi Perlindungan yang dimiliki Kaum Lord Moon atau di Dimensi Ras Peri yang terkenal dengan kabut perlindungannya yang sangat kuat dan tersamar itu!, selain Ras Dewa yang menjadi sasaran utama Raja Iblis itu?, kita juga harus menyelamatkan seluruh generasi penerus dari semua Ras terutama anak-anak dan perempuan!" kata Theos Lord Sun melanjutkan arahannya.
"Kami siap menampung mereka dan Dimensi Peri Biru terbuka bagi siapa saja yang datang meminta tempat perlindungan!" kata Ratu Jiang Hua pemimpin Ras Elf.
"Terimakasih kesediaannya Ratu Jiang...!, dan selanjutnya persiapkan seluruh pasukan milik setiap Kaum dan Ras untuk menghadapi serangan pasukan militer Iblis, dan sesuai informasi yang saya dapatkan tingkat kekuatan prajurit mereka yang terendah berada di Ranah Kekuatan Alam Dewa dengan tingkat kekuatan berada ditingkat Half God!"
"Semua anggota pasukan yang sudah berada ditingkat Ranah Kekuatan Alam Surgawi Awal agar bersatu berkumpul didalam kawasan Gunung Militer dan akan diarahkan oleh Panglima dan para Jendral Pasukan Penjaga Keamanan Alam Dewa, sedangan tingkat kekuatan yang berada dibawahnya bersiap dan berjaga Wilayah masing-masing"
"Waktu persiapan kita tidak banyak, sumber informasi yang saya dapatkan memberikan kita waktu selama 100 hari dari sekarang untuk memobilisasi pasukan dan memperketat penjagaan di wilayah masing-masing Kaum dan Ras!, berhati hatilah dan dengan mata awas terhadap sisa-sisa para penghianat yang kemungkinan masih ada dan sedang bersembunyi!"
__ADS_1
"Kami akan melakukan pembersihan di Wilayah kami sendiri Yang Mulia...!, dan akan mengirim kekuatan kami ke Gunung Militer sesuai permintaan serta menyiagakan kekuatan tersisa di Wilayah kekuasaan kami!" kata Blink Assassin.
"Baik!, kembalilah ke wilayah kalian masing-masing dan segera persiapkan semuanya, tingkatkan kewaspadaan kalian karena bisa saja orang terdekat dan kepercayaan kalian yang akan menusuk kalian dari belakang!" kata Theos Lord Sun mengakhiri pertemuan tersebut.
Para pemimpin Kaum dan Ras kembali ke Wilayah kekuasaan mereka masing-masing dan mulai melakukan pengaturan sesuai arahan sang Pemimpin dan Penguasa Alam Dewa Theos Lord Sun, wilayah tersibuk terlihat di Wilayah kekuasaan Kaum Lord Sun dan Wilayah kekuasaan Ras Peri. Mereka membuka Ruang Dimensi milik mereka untuk menampung para pengungsi yang meminta tempat perlindungan, dan terlihat masing-masing pengungsi membawa banyak ransum persediaan untuk konsumsi mereka selama dalam pengungsian.
Sudah seminggu penuh YoLang dan keenam Hewan Surgawi nya mengitari kawasan hutan antara wilayah perbatasan dan kawasan gunung terapung tapi belum menemukan sesuatu yang mencurigakan, dia akhirnya meyakini bahwa Mo Wang sang Raja Iblis sedang melakukan persiapan pasukan militernya dan membuat gerbang teleportasi yang dia perkirakan akan membutuhkan waktu kurang lebih 100 hari.
YoLang mengajak para peliharaannya itu kembali kekediaman QuanShen Lian yang berada di Gunung Ketiga wilayah kekuasaan kaum Lord Moon, sesampainya di Gerbang masuk YoLang melihat keramaian karena banyaknya Ras Dewa dari berbagai arah berdatangan memasuki gerbang Gunung Ketiga. Kelompok YoLang mau tidak mau harus mengikuti antrian banyak orang itu untuk bisa masuk kedalam Gunung Ketiga, dalam keadaan seperti ini YoLang tidak lagi memperhitungkan statusnya yang sebagai seorang Dewa karena lebih mementingkan keselamatan para Ras Dewa itu dari ancaman kehancuran yang akan ditimbulkan oleh Mo Wang sang Raja Iblis.
"Suamiku...!" teriak YoLun dari taman bunga melihat kedatangan YoLang dan para Hewan Surgawi nya.
"Sayang...!, akhirnya kamu kembali, uuhh..., kamu telah meninggalkan kami seminggu lebih!" kata Mayang.
"Hmm... tidakkah kalian melihat tingkat kesibukan di tempat Kaum Lord Moon ini?" tanya YoLang.
__ADS_1
"Ya sudah 2 hari ini banyak Ras Dewa yang berdatangan kesini dan antri memasuki ruang dimensi milik Kaum Lord Moon, apakah para Iblis sudah memulai peperangan?" tanya YoLun.
"Belum..., hanya saja Theos Lord Sun sedang mengadakan pengaturan sebagai persiapan menghadapi peperangan dengan Iblis tersebut, dan hal ini juga akan menjadi tugas dan tanggung jawab kita!, persiapkan diri kalian semua dan juga aku akan mengikut sertakan anggota keluarga Naga Emas kita yang sudah berada di Ranah Kekuatan Alam Surgawi atau bagi mereka yang sudah berada di Puncak Ranah Kekuatan Alam Dewa untuk mengambil bagian dalam peperangan dengan para Iblis kali ini!" kata YoLang menjelaskan.
"Hmm..., ya aku setuju dengan pemikiran mu suamiku!, karena itu juga akan menjadi pengalaman berharga mereka sebagai pengikutmu" kata YoLun.
"Baiklah, kalian berdua mari temani aku beristirahat sebentar didalam dunia jiwa, eennmm?" ajak YoLang kepada kedua istrinya itu.
"Ya...!, ini yang kami tunggu-tunggu sayang!" kata YoLun dan Mayang kompak kemudian merangkul lengan suami mereka dan selanjutnya menghilang dari pandangan Keenam Hewan Surgawi nya dan pasangan QuanShen Lian dan MuaShen Qingyi.
Para pasangan Hewan Surgawi itu juga satu persatu menghilang menuju peraduan mereka masing-masing dan meninggalkan sepasang suami istri pemilik Istana Kecil itu, QuanShen Lian juga mendapatkan kode kedipan mata dari sang istri untuk menyusul mereka yang sudah lebih dulu mengayuh dayung asmara dan mengarungi lautan gelora cinta.
Didalam Istana Naga Emas dunia jiwa terlihat 3 sosok tubuh polos sedang terlelap setelah mengarungi lautan asmara bersama selama 6 jam lebih, dalam lelap mimpinya YoLang dengan samar mendengar alunan syahdu nyanyian kerinduan yang diiringi suara merdu dari alat musik sitter atau guzheng.
"Surya manisku..., lama sinarmu tak memberikan cahaya...!, Air mataku telah lama surut bersama penantianku..., hanya langit yang bersamaku disisi asa...!, siang berganti malam..., kerinduan berubah harapan...!, aku tetap menantimu disisi bulan...!"
__ADS_1
Suara nyanyian syahdu tersebut berulang-ulang terngiang didalam pikirannya, seakan memberi pesan kerinduan dari seseorang yang telah lama menanti kedatangan kekasih hatinya. YoLang tersadar dari mimpinya dan bangkit dari tidurnya, kemudian kembali mengulang bait-bait syair nyanyian yang didengarnya dalam mimpi itu. Dia merasa tidak asing dengan syair lagu tersebut karena merasa pernah membaca kata-kata yang mirip dengan syair lagu tersebut, akhirnya dia memutuskan untuk berkultivasi untuk menyerap Energi Yin dari kedua istrinya yang sudah dia tampung didalam tubuhnya setelah sebelumnya berkultivasi ganda dengan kedua istrinya itu.