
YoLang dan kedua Hewan Surgawinya tiba di Kawasan Danau Tiga Dimensi, mereka tidak menemukan satupun aura kehidupan dalam kawasan tersebut sampai area sejauh 10 kilometer. Secara samar YoLang merasakan adanya ratusan bahkan ribuan aura kehidupan tapi berjarak lebih dari 100 kilometer kearah utara dan sudah berada didalam Wilayah Penguasa, sepertinya pergerakan Pasukan Hitam sudah secara sistematis bergerak jauh memasuki Wilayah Penguasa dan sedang menuju Kawasan Gunung Terapung tempat kediaman para Ras Dewa sebagai Penguasa Alam Dewa.
Didalam kawasan Gunung Terapung terdapat 2 Kota yang menjaga kawasan terpenting di Alam Dewa yaitu Kota Assasin tempat para Kaum Lord Assasin tinggal dan Kota Warrior tempat para Kaum Lord Warrior berada, kedua Kaum itu merupakan bagian dari penguasa Alam Dewa dan selalu bertindak mengatas namakan Penguasa Alam Dewa.
Setelah melihat kenyataan bahwa kelompok Pasukan Hitam telah bergerak jauh memasuki Wilayah Penguasa, maka YoLang beranggapan bahwa pihak Penguasa tidak akan tinggal diam melihat pengerahan ribuan Pasukan yang sedang memasuki wilayahnya. Untuk itu dia meluangkan waktunya untuk segera melakukan penelitian terhadap Kotak Hitam yang ia temukan dalam tubuh sosok Misterius, YoLang segera memerintahkan Jula dan BaiShe Po untuk tetap dalam wujud bayangan mereka dan melakukan tugas pengintaian dan penjagaan disekitar Kawasan Danau Tiga Dimensi selama dia melakukan penelitian terhadap Kotak Hitam tersebut.
YoLang menyelam masuk kedalam dasar danau dan mencari gua-gua alam yang berada disana, gua-gua alam tersebut pernah dia datangi saat membersihkan dasar danau dari para anggota Pasukan Hitam yang akan menjebak para Penguasa saat pertemuan antar Penguasa Wilayah Netral, Wilayah Terlarang dan Wilayah Penguasa. Cara ini diambil YoLang agar tidak ada satupun entitas terkuat di Alam Dewa ini yang akan dan dapat mendeteksi Kotak Hitam tersebut yang kemungkinan dikendalikan dari jarak jauh oleh sipembuatnya, dia menemukan sebuah gua alam yang kosong kemudian memasukinya serta membuat kubah pelindung didalam gua tersebut agar lebih aman.
YoLang mengeluarkan Kotak Hitam tersebut dari dalam cincin jiwanya dan mulai memeriksa dengan teliti, dia melihat isi bagian dalam kotak tersebut terdapat banyak kombinasi formasi tingkat tinggi yang tersusun rapi dan secara sistematis. Formasi rumit itu terhubung dengan sebuah kantung tipis yang didalamnya terisi cairan yang menyerupai cairan organ otak makhluk hidup, YoLang mulai mengira-ngira fungsi dari benda tersebut kemudian dia teringat sebuah benda ciptaannya yaitu bola suara yang juga terbuat dari kombinasi beberapa formasi tingkat tinggi.
YoLang mengerahkan kekuatan spiritualnya dan menggunakan teknik Mata Ilahi untuk melihat lebih kedalam lagi tentang cara kerja dan letak kunci formasi rumit tersebut, selain matanya indera pendengarnya juga bekerja mendeteksi adanya aliran energi spiritual yang halus disetiap jaringan halus yang melilit kotak tersebut dan banyak juga yang keluar membentuk sebuah jaring. Samar-samar YoLang mendengar suara halus dari dalam bagian inti kotak tersebut,
"Ding : Pemilik system telah tewas!, dan system akan hilang dalam waktu 60 menit jika pemilik system tidak dibangkitkan kembali"
"Ding : Pemilik system telah tewas!, dan system akan hilang dalam waktu 55 menit jika pemilik system tidak dibangkitkan kembali"
__ADS_1
YoLang terkejut mendengar suara samar tersebut dan berpikir dengan cepat untuk mencerna arti suara-suara tersebut, dan tiba-tiba ada suara bergema didalam pikirannya.
"Itu adalah pengendali system yang dibuat oleh Dewa Iblis, alat itu dimasukkan kedalam sosok makhluk pilihan mereka untuk menjadi seorang pembantai dan mereka akan dengan cepat meningkatkan kekuatan dan kultivasi mereka dengan menyerap semua jenis aura dari musuh-musuh yang mereka bunuh"
"Kamu harus menghancurkan setiap tubuh pemilik benda itu, agar mereka tidak bisa lagi dibangkitkan untuk kembali seperti semula"
"Pengendali benda itu masih berada di Alam Bawah, para pengikutnya merekrut para jenius di Alam ini untuk dijadikan sosok mengerikan dan terkuat di Alam Dewa maupun di Alam Surgawi nantinya, dan masih ada 3 sosok lagi di Alam Dewa saat ini yang sedang meningkatkan kekuatan mereka menuju puncak Kekuatan Ranah Jendral Dewa, dan jika tidak dihentikan mereka akan menerobos dan mencapai puncak Kekuatan Ranah Raja Dewa dalam waktu singkat!"
"Hindari pertempuran dan membunuh banyak makhluk hidup jika mereka berada disekitar tempat itu karena semua aura kehidupan dari yang terbunuh akan secara otomatis diserap oleh benda seperti itu dan membuat kekuatan pemiliknya meningkat dengan cepat!, berhati-hatilah anakku"
YoLang kembali keatas permukaan danau dengan wujud bayangan dan tanpa aura kehidupan, dia segera melesat keatas langit untuk menemui Jula dan BaiShe Po yang masih berputar mengelilingi wilayah Danau Tiga Dimensi untuk berjaga dan mengawasi wilayah itu.
"Apakah sudah selesai tuan muda?" tanya Jula ketika melihat YoLang yang sedang mencari mereka dan membawa tuannya itu keatas punggungnya.
"Iya..., sudah beres Jula, ayo kita lanjutkan perjalanan kita ke Wilayah Penguasa!" kata YoLang.
__ADS_1
"Baik tuan muda!, biarkan Jula yang memimpin dan aku akan berjaga disampingnya!" kata BaiShe Po.
Whuuzzz..., Whuuzzz...
Mereka melesat dengan kecepatan cahaya menuju Wilayah Penguasa, saat ini tujuan YoLang adalah mencari keberadaan para Pasukan Hitam lainnya yang diyakininya telah berada didalam WIlayah itu. Dia juga berkeinginan untuk menemui salah satu petinggi Ras Dewa yang menjadi pemimpin salah satu Penguasa di Wilayah ini, mereka adalah Kaum Lord Sun, Kaum Lord Star dan Kaum Lord Mon atau salah satu dari 2 pembantu mereka yaitu Kaum Lord Warrior atau Kaum Lord Assasin. YoLang akan memberitahukan detail rencana para Pasukan Hitam dan antek-anteknya yang berencana membuat kekacauan sampai dengan rencana mereka untuk menguasai Alam Dewa dengan menumbangkan kekuasaan para Ras Kaum Dewa yang terdiri dari 3 penguasa besar itu.
YoLang juga ingin menyelidiki siapa penghianat diantara para Ras Kaum Dewa tersebut yang bersekongkol dan membantu para Ras Iblis untuk menguasai Alam Dewa, dan YoLang juga tidak senang dengan gaya kepemimpinan dari oknum-oknum penguasa yang hanya mementingkan diri mereka sendiri dan kelompoknya sampai tidak memperhatikan hajat hidup semua makhluk penghuni Alam Dewa.
"Tuan muda, indera pelacak milikku mulai mendeteksi dengan jelas keberadaan para Hewan Surgawi lainnya di Alam Dewa ini!" kata Jula yang tiba-tiba disaat YoLang sedang berpikir keras tentang konflik yang terjadi di Alam Dewa.
"Hahh..., apakah itu benar Jula?, kenapa aku tidak bisa merasakan keberadaan mereka?" kata YoLang yang menyangsikan perkataan Jula.
"Itu karena indera pelacak milik kami para Rajawali Dua Alam, sudah terhubung langsung dengan setiap jenis Hewan Surgawi yang berada di Alam Semesta ini!, hanya saja untuk mengetahui jenisnya kami harus berada dijarak terdekat sejauh 100 kilometer dari target" kata Jula menjelaskan.
"Hmm... apakah kamu sudah mengetahui jenis Hewan Surgawi yang kau rasakan itu?"
__ADS_1
"Benar tuan muda!, mereka adalah para Gajah Terbang yang dulu menguasai Gunung Putih di Alam Surgawi!, dan aku mengenal dengan baik salah sosok Gajah Terbang tersebut, dan dia adalah salah satu pemimpin kawanan Gajah Terbang bukit selatan, namanya Maha Patih dan mudah-mudahan dia masih hidup" kata Jula menjelaskan secara rinci keberadaan para Hewan Surgawi yang dirasakannya itu.