Titisan Dewa 2

Titisan Dewa 2
Kota Kosong


__ADS_3

Kota Duan Hong yang berada dibagian timur ujung utara Wilayah Terlarang adalah sebuah Kota Besar yang dikuasai oleh Ras Peri Hitam dan terdapat juga beberapa Ras Iblis dan Ras Hewan Iblis didalamnya, jumlah populasi mereka saat kedatangan BaiShe Po pertama kali untuk menyelidiki Kota tersebut diperkirakan ada sekitar 3.000 sosok kehidupan.


YoLang, Jula dan BaiShe Po mulai mendekati Kota Tersebut dalam wujud bayangan dan tanpa aura kehidupan, dan disepanjang menuju Kota tersebut mereka bertiga merasa kehilangan dengan aura kehidupan dari semua sosok penduduk tersebut. Mereka bertiga memasuki Kota yang sudah tanpa aura kehidupan satupun itu dan memeriksa satu-persatu rumah dan gedung yang mereka lewati, sudah hampir 1 jam mereka memeriksa dan tidak ada satupun sosok kehidupan yang mereka temui.


Mereka terkejut ketika sampai ditengah Kota dimana terdapat alun-alun Kota yang berukuran besar dan berada didepan Gedung Penguasa Kota, sebuah pemandangan tragis terpampang didepan mata mereka dimana ratusan tubuh yang sudah menjadi mayat bergelimpangan tumpang tindih dengan darah berwarna hitam masih terlihat dengan jelas diatas tanah dan rumput alun-alun Kota tersebut.


YoLang memperkirakan mayat-maya tersebut adalah para penduduk Kota Duan Hong yang dibantai oleh Pasukan Hitam, kemungkinan mereka dibunuh karena mengancam keluarga laki-laki mereka yang akan dijadikan anggota pasukan Hitam. Mereka juga melihat bahwa sebagai besar dari mayat-mayat tersebut adalah anak-anak dan para wanita serta sosok-sosok tua renta yang sudah dekat dengan Alam Bawah, hanya ada beberapa mayat laki-laki yang masih muda dan kuat dan mayat-maat mereka tergantung disebuah tiang ditengah alun-alun tersebut.


YoLang menuju gedung Penguasa Kota untuk menyelidiki didalamnya, sementara itu Jula dan BaiShe Po pergi kebagian Kota lainnya untuk hal yang sama. Didalam gedung Penguasa Kota YoLang tidak menemukan sesuatu kehidupan disana, bahkan dia juga tidak menemukan sesuatu kerusakan atau hal mencurigakan lainnya. Diapun keluar dan duduk dibagian depan gedung menunggu kedua Hewan Surgawinya kembali dari pekerjaan mereka menyelidiki bagian lain dari Kota itu, selama 30 menit dia menunggu dan merasakan keberadaan Jula dan BaiShe Po mendekat kearahnya.


"Maaf tuan muda...!, kami tidak menemukan satupun kehidupan di Kota ini!" kata Jula yang juga mewakili BaiShe Po atas penyelidikan mereka kebagian lain Kota Duan Hong tersebut.

__ADS_1


"Ya..., aku sudah memprediksinya, tadi setelah menyerap ingatan sosok terkuat ditenda perkemahan Pasukan Hitam, aku melihat sepintas rencana mereka agar lebih cepat dalam membentuk Pasukan!, mereka akan mengambil para remaja dan anak muda serta orang dewasa yang sehat dan kuat disetiap Kota di Wilayah terlarang ini untuk dijadikan anggota Pasukan, mereka menggunakan Teknik Terlarang yaitu dengan memberikan darah Pasukan yang sudah terlatih dengan baik kepada calon pasukan itu yang tentu saja sebagian besar dengan ancaman hingga membunuh anggota keluarganya seperti yang kalian lihat di alun-alun itu!"


"Hmm..., tindakan Iblis, sudah sewajarnya para pelaku itu dibinasakan!" kata BaiShe Po yang terlihat marah.


"Benar...!, hanya hasrat Iblis yang menguasai hati dan pikiran mereka!" kata Jula menambahkan.


"Ayo kita kuburkan mereka dengan layak!, apapun Ras mereka tetap saja mereka adalah makhluk hidup para penghuni Alam Semesta ini!"


YoLang yang dibantu oleh Jula dan BaiShe Po mulai menguburkan mayat-mayat tersebut dengan membuat sebuah lobang besar ditengah alun-alun Kota Duan Hong, dengan kemampuan dan kekuatan Elemen Tanah yang mereka miliki sebuah lobang besar mulai terbentuk dan ratusan mayat-mayat itu dimasukkan kedalamnya dan kembali lobang besar itu menutup dengan sendirinya yang sudah menguburkan ratusan mayat tersebut. Tak lupa YoLang dan kedua Hewan Surgawinya itu membersihkan isi seluruh Kota dari mayat-mayat lainnya yang mereka temukan untuk membebaskan Kota Duan Hong dari wabah penyakit, setelah mereka merasa bahwa kondisi Kota tersebut telah bersih dan kosong mereka melanjutkan perjalanan mereka menuju Kota Mung Lung.


Setibanya di Kota itu mereka mulai menyisir satu-persatu rumah-rumah dipinggiran Kota Mung Lung, merekapun menemukan puluhan mayat dari ratusan rumah yang mereka datangi kemudian mayat-maya tersebut mereka kumpulkan disatu lahan yang agak luas dan menguburkannya disitu. Setelah berkeliling memeriksa keadaan Kota kembali mereka diperhadapkan dengan situasi yang sama, disebuah lapangan depan Balai Kota tempat Penguasa Kota biasa berada terdapat tumpukan mayat yang terdiri dari anak-anak, para wanita dan sosok-sosok lanjut usia. Tanpa menunggu lama YoLang dan kedua Hewan Surgawinya menguburkan tumpukan mayat tersebut sama seperti yang mereka lakukan sebelumnya di Kota Duan Hong, dengan perasaan cemas YoLang memikirkan nasib Kota Kun Lung yang berada dekat dengan kawasan Danau Tiga Dimensi karena disanalah perkiraannya sebagai pusat kosentrasi dari Pasukan Hitam yang akan menyeberang ke Wilayah Penguasa.

__ADS_1


Setelah membersihkan Kota Mung Lung yang sudah kosong dari terinfeksinya wabah penyakit, akhirnya mereka dengan perasaan cemas menuju Kota Kun Lung, sudah 12 jam lebih mereka melakukan perjalanan sejak dari Kota Xuan Hong dan telah melewati 2 Kota kosong. Saat ini mereka telah berada diatas langit yang mendekati Kota Kun Lung, fokus kesadaran spiritual mereka arahkan ke Kota tersebut namun tidak mendapati jejak aura kehidupan. Mereka merasakan keberadaan puluhan aura kehidupan tapi berada diarah selatan Kota Kun Lung, dan ratusan jejak aura kehidupan yang menuju arah utara dari kawasan Danau Tiga Dimensi. YoLang membagi tugas kepada Jula untuk melihat keberadaan puluhan aura disebelah selatan Kota Kun Lung, sementara itu BaiShe Po segera menuju arah utara Danau Tiga DImensi dan dia sendiri akan melihat keadaan Kota Kun Lung secara langsung.


Di sana YoLang menemukan banyak mayat dari anak-anak, para wanita dan sosok-sosok lanjut usia dengan jumlah hampir seribu, demikian juga dengan jenis Ras dari mayat-mayat tersebut juga terdapat Ras Manusia dan Ras Peri Biru. YoLang berasumsi bahwa Ras tersebut diculik oleh Pasukan Hitam dari beberapa pemukiman yang berada di Wilayah Netral untuk dijadikan anggota pasukan mereka, dan hanya karena menolak sehingga akhirnya mereka dieksekusi mati dan dibiarkan membusuk di halaman depan Balai Kota Kun Lung.


YoLang menguburkan mereka seperti yang dibuatnya di 2 Kota sebelumnya serta membersihkan Kota Kun Lung dari virus wabah yang dapat mengancam kehidupan penduduk Kota yang akan kembali dari pelarian mereka. Setelah selesai dengan pekerjaannya dia merasakan kehadiran Jula dan BaiShe Po yang kembali dari tugas penyelidikan di dua tempat yang diperintahkannya,


"Bagaimana temuanmu Jula?"


"Puluhan sosok Ras Peri hitam itu terdiri dari ibu-ibu dan anak-anak, mereka melarikan diri setelah melihat banyak anggota keluarga mereka dieksekusi mati oleh Pasukan Hitam, itulah pengakuan mereka dan saat ini mereka sedang menuju pemukiman terdekat dengan Kota Huan Yong" jawab Jula memberikan laporannya.


"Hmm..., perjalanan mereka akan memakan waktu berhari-hari dengan berjalan kaki apalagi mereka tidak mempunyai kemampuan untuk bergerak cepat, mudah-mudahan mereka bisa melaluinya dengan aman dan selamat, dan bagaimana denganmu Po?"

__ADS_1


"Aura yang tuan muda rasakan itu adalah pergerakan Pasukan Hitam yang dipimpin oleh sosok dengan kekuatannya sudah berada ditingkat Prajurit Dewa Hijau-10, dan juga ada 4 orang dengan tingkat kekuatan Prajurit Dewa Pemula-15, dan juga ada puluhan pemimpin kelompok yang tingkat kekuatan mereka berada ditingkat Dewa Spiritual Emas-9 dan Dewa Spiritual Berlian-3, sementara itu jumlah pasukan mereka ada sekitar 1.300 anggota, saya juga melihat ada beberapa Ras Manusia dan Ras Peri Biru diantara mereka"


"Hmm..., situasi semakin serius yang akan kita hadapi, karena kemungkinan besar para pemimpin Ras dengan tingkat kekuatan Jendral Dewa ada disana, belum lagi para pelindung yang sudah berada dipuncak kekuatan Ranah tingkat Raja Dewa!, saya belum mengetahui dengan pasti berapa jumlah kekuatan mereka yang berada ditingkat tersebut, aku harap kalian berhati-hati nanti" kata YoLang cemas karena jika perkiraannya benar maka tingkat kekuatan yang akan dia hadapi tidak selisih jauh dengan tingkat kekuatannya yang sekarang sudah berada di tingkat Raja Dewa Sejati tahap 39.


__ADS_2