
Kekhawatiran YoLang sangat beralasan karena dia merasa bahwa dengan dia sendiri yang tingkat kekuatannya sudah berada di Ranah Kekuatan Raja Dewa pasti akan sangat kesulitan untuk menghadapi puluhan orang yang sudah berada dipuncak Ranah Kekuatan Jendral Dewa, walaupun dia dibantu oleh kedua istrinya dan empat hewan surgawi peliharaannya tetapi mereka masih berada di Tahap Awal Ranah Kekuatan Prajurit Dewa.
YoLang kemudian menyendiri dan mulai memikirkan sebuah strategi untuk menghadapi kesulitan yang sudah berada didepan mata, madu tidak mau ia harus mengikut sertakan kedua istrinya dan keempat hewan surgawi miliknya itu sedangkan untuk sang adik dia masih belum yakin karena tingkat kekuatannya masih berada di Ranah Kekuatan Dewa Spiritual. YoLang juga memikirkan strategi pertempuran yang akan dia jalankan ketika situasi pertempuran secara terbuka tidak bisa dia dielakkan, tapi opsi tersebut merupakan alternatif paling akhir yang akan dia jalankan jika strategi penyergapan tidak menghasilkan hasil yang maksimal.
Saat ini YoLang masih berada di Kota Kun Lung yang kosong bersama Jula dan BaiShe Po,
"Jula..., Po...!, kalian tetaplah berada disini sambil mengamati perkembangan situasi didepan sana!, aku akan kembali sebentar ke Desa Shan Hung untuk menjemput kedua istriku dan istri-istri kalian!" kata YoLang kepada kedua Hewan Surgawinya itu.
"Baik tuan muda, kami akan menunggu kedatangan kalian segera!" jawab Jula.
Whhuuzzz...
Dalam sekejap YoLang menghilang dari hadapan mereka dan sudah berpindah tempat di kediaman paman Kun Ouw dan bibi Whang Nie yang berada di Desa Shan Hung, dia segera menemui YoLun dan Juli yang berada dikamar mereka dan mengatakan segera bersiap karena mereka akan ikut dengannya saat ini.
"Sayang apa kamu serius mau mengajak kami?"
"Ya...!, aku juga akan menjemput BaiShe Shou dan Mayang di Ruang Dimensi, segera persiapkan diri kalian, dan setelah aku kembali dari Ruang Dimensi akan aku sampaikan permasalahan yang sedang kita hadapi saat ini!" kata YoLang menjelaskan.
"Baiklah suamiku, segeralah jemput adik Mayang dan Shou agar kita segera berangkat menemui Jula dan Po!" kata YoLun.
Whhuuzzz...
__ADS_1
YoLang muncul dari kekosongan dan sudah berada dikamarnya dalam Istana Dewa Naga Emas Ruang Dimensi, dengan kesadaran spiritualnya dia melihat keberadaan aura istrinya Mayang sedang berada dikamar ibunya Maya sedangkan BaiShe Shou sedang bersama keluarganya para Ular Putih yang masih fokus dengan kultivasi mereka. YoLang juga melihat perkembangan anggota keluarganya dan para Pasukan Naga yang ada peningkatan tingkat kekuatan mereka walau tidak banyak, karena seiring dengan tingginya Ranah Kekuatan maka untuk naik satu tingkat kekuatan akan membutuhkan waktu yang lama dan sumber daya yang sangat banyak. Hanya ada beberapa orang yang menunjukkan prestasi gemilang karena memang mereka adalah para jenius, yaitu adiknya Lory Mei telah berada di tingkat Dewa Spiritual Berlian tahap 9 dan hanya membutuhkan dorongan sedikit lagi untuk masuk ke Ranah Prajurit Dewa, kemudian Bao Qian dan Bao Jian berada ditingkat Emperor-4 serta Wang Yu dan Xiao Lai yang sudah bada ditingkat Holy Emperor-3.
YoLang kemudian mengirim pesan suara kepada istrinya Mayang, Lory Mei, BaiShe Shou dan Panglima Pasukan Naga Wang Yu untuk segera menemuinya di kediamannya dalam Istana Dewa Naga Emas, tidak menunggu lama keempatnya terlihat sedang bergegas mendapati YoLang yang sedang duduk diruangan tamu kediamannya itu.
"Sayang..!, apakah kamu sudah lama menunggu?" kata Mayang.
"Belum lama aku tiba ditempat ini, segeralah kamu, adik Lory dan Shou bersiap untuk ikut denganku!, sementara itu paman Wang Yu aku tetap menitipkan tempat ini dibawah kendali paman, tetap berlatih dan berkultivasi karena musuh didepan mata kekuatannya paling rendah berada ditingkat Half God-3 dan banyak dari mereka dengan jumlah ratusan sudah berada di Ranah Kekuatan Prajurit Dewa dan bahkan ada puluhan yang sudah berada di Ranah kekuatan Jendral Dewa, dan yang belum aku ketahui adalah para kartu truf mereka yang sudah berada di Ranah Kekuatan yang sama denganku ditingkat Raja Dewa!" kata YoLang menjelaskan peta kekuatan musuh yang sedang mereka hadapi.
"Kakak..., bisakah aku mengajak Qian?" tanya Lori Mei,
"Ya sudah kalau begitu panggil dia dan segera bersiap, juga beritahu ayah dan ibu tentang hal yang sudah kukatakan tadi, jangan lama-lama karena keadaan sudah mendesak di Wilayah Penguasa saat ini dan Jula dan Po sedang mengawasi didaerah sana!"
YoLang hanya akan membawa YoLun, Mayang, Juli dan BaiShe Shou ke Kota Kun Lung dimana Jula dan Po sedang menanti kedatangan mereka, sedangkan Lory Mei dan Bao Qian akan menemani paman Kun Ouw dan bibi Whang Nie di Desa Shan Hung.
YoLang memberitahu tentang situasi terkini Alam Dewa serta peta kekuatan Pasukan Hitam dari hasil penyelidikan dan pencarian informasi yang mereka lakukan kepada kedua istrinya, Juli dan Shou sementara itu Lory Mei, Bao Qian, paman Kun Ouw dan bibi Whang Nie ikut juga mendengar dengan perasaan was-was karena mengetahui peta kekuatan musuh YoLang yang begitu besar.
Setelah semuanya siap YoLang memasukkan kedua istrinya, Juli dan BaiShe Shou kedalam dunia jiwanya dan kemudian dia sendiri berteleportasi ke Kota Kun Lung untuk menemui Jula dan Po.
Whhuuzzz...
YoLang muncul dari kekosongan dan sudah berada di Kota Kun Lung, dia mendapati Jula dan Po sedang terbang diatas langit mengawasi keadaan disekitar Kota Kun Lung tersebut. Melihat tuannya sudah kembali serempak kedua Hewan Surgawi itu turun untuk menemui tuannya.
__ADS_1
"Tuan muda sudah kembali?, bagaimana dengan kedua nyonya serta Juli dan Shou?" tanya BaiShe Po.
"Mereka berada didalam dunia jiwaku, bagaimana apakah ada perkembangan situasi baru?" tanya YoLang.
"Tidak ada tuan muda, hanya saja Pasukan Hitam yang berada di bagian utara Danau Tiga Dimensi tidak bergerak sama sekali, sementara ada pergerakan yang kami rasakan dari arah timur menuju bagian tengah Wilayah Penguasa.
"Kemungkinan mereka adalah Pasukan Hitam yang datang dari Kota Duan Hong dan Kota Mung Lung, apakah kalian masih menemukan para penduduk yang melarikan diri dari Kota ini?".
"Ada tuan muda, kami telah menyelamatkan 23 orang Ras Manusia dan Peri Biru yang sedang bersembunyi dalam Goa di Hutan Berbatu, dan kami sudah mengantarkan mereka ke perbatasan dengan Wilayah Netral" kata Jula menjelaskan.
"Bagus..., baiklah aku akan menarik para wanita itu dari dalam dunia jiwaku sebelum kita membahas tentang strategi menghadapi para Pasukan Hitam itu"
Whhuuzzz...
Seketika YoLang menarik keempat wanita itu dari dalam dunia jiwanya, dan mereka mulai membicarakan tentang strategi yang akan diterapkan dalam menghadapi jumlah ribuan Pasukan Hitam yang sudah mereka ketahui dan ditambah yang belum mereka ketahui keberadaannya. Seperti biasa YoLang akan membagi kelompok berdasarkan tingkat kekuatan yang mereka miliki walaupun hanya berjumlah 7 orang, dan mengarahkan kepada mereka untuk menghadapi sosok pemimpin Pasukan Hitam yang berada dibawah tingkat kekuatan mereka. Yolang sendiri nantinya yang akan menghadapi para pemimpin kelompok yang tingkat kekuatannya sudah berada diatas Ranah Kekuatan Dewa Spiritual Berlian keatas, YoLang juga menyiapkan sebuah Artefak Pelindung tingkat Ilahi dan sebuah Artefak teleportasi yang menuju Ruang Dimensi kepada masing-masing mereka.
Tindakan ini adalah untuk memperkecil resiko yang akan mereka hadapi, dan sebagai strategi terakhir YoLang akan membawa mereka kembali kearah timur dan mulai menyisir daerah perbatasan mulai dari sana. Karena YoLang tidak mau mengambil resiko dengan berhadapan langsung dengan ribuan musuh sekaligus, dia tetap melaksanakan strategi menyergap sedikit demi sedikit terhadap Pasukan Hitam itu.
YoLang kemudian membuat gerbang teleportasi sekali jalan yang menuju ke Kota Duan Hong yang berada dibagian sebelah timur Wilayah Terlarang, dan strategi penyergapan yang dia rencanakan akan dimulai dari sana. Mereka semua memasuki gerang teleportasi tersebut dengan sebelumnya sudah melapisi diri mereka dengan aura pelindung yang dibuat YoLang.
Whhuuzzz..., Whhuuzzz...
__ADS_1