
Berada diatas Danau Tiga Dimensi, YoLang fokus mengedarkan kesadaran spiritualnya kearah danau tersebut dan pinggiran danau, dia tidak melihat satupun jejak seseorang yang pernah mendatangi tempat tersebut. Tapi kemudian dari dasar danau samar-samar YoLang merasakan puluhan aura kehidupan, segera dia memfokuskan energi spiritualnya untuk memeriksa sosok-sosok makhluk yang berada didasar danau tersebut. Mereka bersembunyi didalam gua-gua di tebing dasar danau yang terbentuk secara alami, tingkat kekuatan mereka sudah berada diatas rata-rata anggota Pasukan Hitam yang baru saja dia kirim ke Alam Bawah. Dengan posisi mereka yang menyebar di sekeliling danau dan mereka terdiri dari 5 kelompok kecil dengan jumlah setiap kelompok 8 orang, dengan tingkat kekuatan yang sudah berada ditingkat Prajurit Dewa Hitam-15 dan dalam setiap kelompok kecil itu terdapat seorang yang tingkat kekuatannya sudah berada ditingkat Jendral Dewa Perunggu-5.
Setelah merasa bahwa makhluk hidup yang ada dikawasan Danau Tiga Dimensi ini hanya orang-orang yang sedang bersembunyi di gua-gua dasar danau tersebut, dengan perlahan YoLang turun keatas permukaan nair danau dan kemudian menyelam menuju salah satu gua yang berada di arah sebelah utara. Dengan tubuh diselimuti formasi pelindung serangan negative dan pengaruh sihir serta formasi penyamaran agar pihak lain tidak bisa merasakan aura keberadaannya, perlahan dia menuju gua tersebut sesampainya disana dia melihat 8 sosok Demon dengan persenjataan lengkap dan menggunakan baju perang. Kemudian dari balik dinding gua sebelah luar dia mencuri dengar percakapan yang terjadi dalam gua itu.
"Seharusnya mereka sudah sampai, tapi kenapa tali untuk memberikan sinyal belum mereka tarik?, apa mereka tidak menemukan ujung tali yang berada di atas sana? ahh..., bodoh betul kalau sampai mereka tidak menemukan tali itu!" kata sosok yang memiliki tingkat kekuatan tertinggi diantara mereka dan dapat dipastikan bahwa dia adalah pemimpin dari kelompok kecil tersebut.
"Komandan tenang saja, kemungkinan mereka belum sampai dikawasan danau ini, karena kakak Demon ke-200 yang memimpin Pasukan Hitam Gabungan itu adalah orang yang sangat teliti dan sangat dipercaya oleh Jendral Pertama!" kata seorang anggota kelompok itu.
"Maka dari itu mereka harusnya tidak terlambat seperti ini!, karena setelah mereka menempati posisi yang telah ditentukan akan ada salah satu dari kami Komandan Pasukan Penyusup yang akan membersihkan bekas pijakan dan aura keberadaan mereka!, agar besok para penguasa brengsek itu tidak akan mengetahui kalau kita sedang menunggu dan akan menjebak kedatangan mereka!" kata sang komandan menjelaskan strategi mereka.
__ADS_1
"Ingat...!, setelah Pasukan Hitam Gabungan mulai menyerang, kita akan mengambil kesempatan saat terjadi kepanikan, kemudian menghabisi semua petinggi Ras Penguasa tersebut secara sembunyi-sembunyi dengan serangan senjata rahasia!" kata sang komandan.
"Siap laksanakan komandan...!" kata sosok anggota kelompok demon itu.
Dari balik dinding gua sebelah luar YoLang mendengar strategi licik yang akan dilakukan oleh kelompok tersebut, kemudian dia mulai merencanakan tindakannya terhadap orang-orang tersebut. Dengan kemampuannya YoLang membuat formasi segel terhadap pintu gua yang berada didinding dasar danau agar sosok-sosok yang berada didalamnya tidak bisa keluar kemudian dia mulai menyerang.
"Tapak Dewa Bumi"
Byyyuuurrr... Byyyuuurrr...
__ADS_1
Aliran air yang sangat deras dengan cepat memasuki gua dan memenuhi isi gua tersebut, dari arah luar YoLang melihat sosok-sosok yang berada didalam gua saling berebut menuju pintu gua untuk keluar. Tapi sayang pintu gua tersebut telah disegel oleh YoLang dengan formasi segel tingkat surgawi, dan hanya sosok dengan tingkat kekuatan yang berada ditingkat Raja Dewa Langit yang dapat menghancurkan segel tersebut. Karena tingkatan tersebut adalah tingkat diatas 1 tingkat YoLang saat ini, dan seandainya juga sama tingkatannya dengan YoLang maka mereka harus bekerja ekstra keras untuk menghancurkan segel yang dibuat YoLang tersebut. 2 jam telah berlalu dan YoLang melihat 7 sosok telah mengambang didalam air dengan tubuh dan wajah yang pucat seperti kertas dan perut mereka mengembung penuh dengan air, sementara sosok sang komandan masih bertahan walau dari mulutnya mulai keluar gelembung-gelembung darah yang bercampur darah.
Setelah memastikan kelompok itu sudah tewas, YoLang melanjutkan ke lokasi berikutnya yang berada tidak jauh dari lokasi gua pertama yang didatanginya. Didalam gua tersebut juga sama seperti sebelumnya terdapat 8 orang dengan satu sosok terkuat yang tingkat kekuatannya sudah berada ditingkat Jendral Dewa Perunggu-6, dan dengan cara yang sama YoLang membuat segel tingkat Surgawi terhadap pintu masuk gua dan dengan kekuatan elemen airnya dia memenuhi isi gua tersebut dengan air. Kegiatan Membersihan Danau dari para Pasukan Hitam berlangsung selama hampir sehari penuh karena jumlah kelompok tersebut menyebar di-12 titik dalam gua-gua tebing di dasar danau, kemudian YoLang keluar dari dasar danau dan mencari tali yang akan digunakan oleh pasukan hitam gabungan sebagai pemberi tanda kehadiran mereka dikawasan Danau Tiga Dimensi ini.
Kemudian YoLang mencari lokasi strategis yang berada diatas sebuah pohon besar dan tertutup oleh cabang dan ranting serta daun-daun pohon tersebut, kemudian membuat kubah pelindung dan penyamaran aura keberadaannya agar posisinya tidak dapat dideteksi oleh orang-orang yang akan datang berkumpul dikawasan Danau Tiga Dimensi itu dalam waktu beberapa jam lagi. 2 jam kemudian hari mulai terang dan kicauan burung pagi serta suara ayam hutan yang berkokok bersahutan mewarnai pagi hari itu, YoLang yang sedang berkultivasi di atas sebuah pohon besar merasakan kehadiran banyak aura kehidupan yang sedang bergerak dengan cepat datang dari 3 arah yang berbeda. Kelompok pertama datang dari arah barat dengan kisaran jumlah 40 orang dengan tubuh berwarna merah yang menandakan mereka adalah sosok Ras Dewa, dari arah selatan bergerak 36 sosok lainnya dengan tubuh yang memancarkan warna biru dengan aura kehidupan memancarkan cahaya biru cerah pertanda yang sedang berdatangan itu adalah sosok dari Ras Peri Biru.
Dari arah Timur bergerak dengan cepat sekelompok orang yang berjumlah 42 orang dengan tubuh memancarkan warna merah dengan aura kehidupan berwarna merah gelap terpancarkan dari dalam tubuh mereka, dan YoLang memastikan yang datang tersebut adalah para Ras Dewa dengan membawa sebuah kemarahan sampai ada niat membunuh didalam hati mereka. Hanya dalam waktu 10 menit satu persatu anggota kelompok itu mulai menempati lokasi disekitar Danau Tiga Dimensi, terlihat mereka membuat tempat disekitar mereka menjadi nyaman untuk diduduki karena beberapa sosok kuat diantara mereka telah membuat tempat duduk dari elemen tanah dan elemen logam milik mereka. Ada juga yang membawa tempat duduk sendiri yang mereka simpan didalam cincin jiwa mereka atau diambil dari dalam dunia jiwa mereka, karena tingkat kekuatan mereka rata-rata sudah berada di Ranah Alam Surgawi dan tingkat terendah berada ditingkat Prajurit Dewa Pemula-2.
Sosok dengan tingkat kekuatan tertinggi datang dari kelompok yang datang dari arah barat, sosok pria tua dengan janggut putih sampai di dada dan menggunakan pakaian khas Ras Dewa memiliki kekuatan ditingkat Jendral Dewa Giok-10. Sementara itu kelompok yang datang dari arah timur dengan sosok terkuat kedua dengan tingkat kekuatan yang berada ditingkat Jendral Dewa Giok-5, sedangkan sosok terkuat yang datang dari arah selatan tingkatan kekuatannya berada ditingkat Jendral Dewa Kristal-29. Pertemuan belum dimulai dan terlihat ketiga kelompok itu masih diam dalam kelompoknya masing-masing seperti sedang menunggu kedatangan orang lain, YoLang fokus melihat kelompok yang datang dari arah timur yang memancarkan aura merah gelap dari dalam tubuh mereka. Para Ras Dewa tersebut memiliki jumlah anggota terbanyak dari 3 kelompok yang sudah hadir di lokasi sekitar Danau Tiga Dimensi tersebut, dengan jumlah 42 orang dan sosok pemimpinnya adalah yang terkuat kedua setelah pemimpin kelompok yang datang dari arah barat.
__ADS_1