Titisan Dewa 2

Titisan Dewa 2
Kematian Abadi Mo Shen


__ADS_3

YoLang langsung mengambil alih pertarungan tersebut dan berhadapan dengan Mo Shen sang Dewa Iblis, saat sedang berhadapan YoLang mengirim pesan suara kepada Lhu Dong.


"Guru..., tolong tinggalkan beberapa orang perwira dari Pasukan Kegelapan, aku memerlukan ingatan mereka untuk mencari tahu tentang keberadaan Mo Shou, dia tadi menghilang begitu saja tanpa meninggalkan jejak!" kata YoLang dalam pesan suaranya.


"Baik nak...!, berhati-hatilah melawan Mo Shen, karena aku melihat kekuatannya bertambah dengan cepat, ada kemungkinan dia menyerap aura kegelapan milik dari para Pasukan Kegelapan yang tewas!" kata Lhu Dong yang juga membalas dengan pesan suara.


Dan bersamaan dengan berlangsungnya komunikasi pesan suara antara YoLang dengan Lhu Dong, terdengar suara Mo Shen yang merasa disepelekan karena sudah beberapa kali berganti lawan bertarung.


"Dewa-dewa busuk...!, bajingan kalian...!, kemarilah dan hadapi aku!" kata Mo Shen sang Dewa Iblis.


"Hei Iblis jahanam...!, akulah lawanmu...!" kata YoLang dengan nada menantang.


"Brengsek...!, hanya bocah kemarin sore sepertimu yang akan meladeni aku dalam pertarungan ini?, hahaha..., 10 orang sepertimu aku tidak akan lari bocah, ayo tunjukkan kemampuanmu!" kata Mo Shen yang memandang remeh terhadap sosok lawan didepannya.


Dengan memiliki dua kali pengalaman saat menghadapi Khun Peng yang kemudian bisa meloloskan diri dan kemudian melawan Mo Shou sand Dewa Hewan Iblis yang berakhir dengan tewasnya Mo Shou, maka saat ini YoLang langsung mengunci area pertempurannya tersebut dengan kubah pelindung dan menerapkan teknik Ruang tingkat Cosmic miliknya.


"Tabir Semesta...!"


"Otoritas Ruang Semesta...!, Kuasai...!"


"Ehh..., bagaimana bisa...?, siapa kamu sebenarnya bocah?, aahhh..., kenapa aku tidak bisa bergerak...?" kata Mo Shen yang terkejut dengan ruang geraknya yang sudah berada dibawah kendali musuhnya, tapi dia tetap masih berusaha untuk mengerahkan kemampuannya sebagai pemegang kekuasaan kegelapan di Alam Semesta ini sebagai Dewa Iblis.


"Kuasa Kegelapan"


"Kekuatan Energi Hitam"


Whhuunnggg...


Brruuusss...


"Ahh..., bajingan...!, kekuatan kegelapan milikku tidak bisa lagi kugunakan!, bocah brengsek...!, kau menggunakan teknik terlarang?" kata Mo Shen yang sudah kehilangan akal lagi untuk menghadapi sosok YoLang sang Dewa Pelindung.


"Hahaha..., gunakan seluruh kemampuanmu, hai Iblis busuk...!" kata YoLang.


"Bajingan...!, aku tidak akan kalah oleh bocah kemarin sore...!" kata Mo Shen yang sudah putus asa kemudian mengerahkan kemampuan Kekuatan Spiritual Kegelapan miliknya untuk menyerang YoLang.

__ADS_1


"Elemen Kegelapan"


"Badai Neraka"


Hiiaattt...


Whhuusss..., Bhhoomm...


Whhuusss..., Bhhoomm...


YoLang yang sudah mengerahkan teknik Ruang tingkat Cosmicnya dapat dengan mudah mengembalikan serangan Spiritual Kegelapan tersebut hanya dengan sekali gerakan telapak tangannya, karena seluruh area pertempuran tersebut sudah dibawah kendali Teknik Ruang miliknya itu.


"Semua ruang ditempat ini sudah berada dibawah kendaliku, hai Iblis busuk...!, semua teknik tingkat Ilahi milikmu tidak berarti apa-apa lagi dihadapanku!, Saya YoLang...!, Dewa Pelindung Alam Semesta ini...!, Dengan ini menagih kembali hutang yang kau tanamkan atas Alam Semesta ini pada 1 juta tahun yang lalu...!, dan nyawa dan jiwamu sebagai bayaran untuk melunasinya...!" kata YoLang yang sudah bersiap melancarkan serangan terakhinya.


"Dewa Pelindung...!, apakah kau adalah reinkarnasi dari Yhu Huang?, dan Kaisar Dewa yang baru...?" kata Mo Shen yang terlihat bingung dengan sosok YoLang sang Dewa Pelindung dengan seluruh kekuatannya.


"Aku adalah YoLang..., Dewa Pelindung dan Putra Pilihan Langit...!, terimalah kematian abadimu Mo Shen...!" kata YoLang dan selanjutnya melancarkan serangan yang sudah disiapkannya.


"Badai Semesta Naga Emas"


Whuunnggg...


Kabut awan yang bercahaya keemasan yang berisikan semua jenis Kekuatan Elemen dan Kekuatan Energi Spiritual perlahan keluar dari kedua telapak tangan YoLang, dan kemudian membentuk sebuah pusaran kabut awan yang semakin lama semakin membesar dan berputar lebih cepat.


"Kekuatan Semesta...!, Bergabung...!"


Terlihat semua jenis Kekuatan Elemen mulai bergabung dengan Energi Spiritual sehingga terlihat memancarkan cahaya keemasan yang sangat menyilaukan mata, yang kemudian mulai membungkus seluruh tubuh YoLang.


"Bajingan..., kekuatan apa itu?, ahh..., ternyata Dewa-dewa busuk ini memiliki seorang sosok Kaisar Dewa baru yang sangat kuat!, Khun Peng...!, Mo Shou...!, ayo laarriii...!" teriak Mo Shen yang merasa ada sebuah kekuatan yang sangat kuat sedang menghampirinya, dan dia juga belum mengetahui bahwa sosok Mo Shou sang Dewa Hewan Iblis telah lebih dulu melarikan diri dan sosok Khun Peng yang telah berubah menjadi kabut darah oleh YoLang sang Dewa Pelinduung.


"Kekuatan Semesta...!, Lepas...!"


Dengan kecepatan cahaya pusaran kabut awan berwarna keemasan tersebut melesat kearah sosok Mo Shen, yang keadaannya sudah tidak bisa bergerak lincah lagi karena terkunci oleh teknik Ruang tingkat Cosmic milik YoLang.


Zhhuunnggg..., Bllaaarrr...

__ADS_1


Zhhuunnggg..., Bllaaarrr...


Aaahhkkk..., Aarrgghhkkk...


Teriakan kematian Mo Shen sang Dewa Iblis terdengar bergema dikawasan sekitar Istana Surgawi yang menjadi arena pertempuran, tubuhnya hancur lebur berubah menjadi kabut darah bersama jiwanya yang tidak sempat keluar untuk meloloskan diri kembali seperti dahulu. Sosok cahaya kegelapan jiwa Mo Shen terlihat terbungkus oleh cahaya keemasan yang kemudian lenyap musnah dan tidak bisa bereinkarnasi kembali, hal itu menjadi pertanda atas kematian abadi bagi Mo Shen sang Dewa Iblis dan terlihat suasana kawasan Istana Surgawi kembali tenang dan tidak terdengar lagi suara-suara pertempuran.


Disisi lain yang jauh dari tempat YoLang berada terlihat Lhu Dong bersama pasangan Phoenix Api Lory Mei dan Bao Qian serta pasangan Kekuatan Rembulan Len Ma dan Bao Jian, yang bersama dengan jutaan anggota Pasukan Surgawi sedang mengurung ratusan perwira dan prajurit anggota Pasukan Kegelapan yang sudah terikat oleh tali spiritual.


Whhuuzzz...


"Guru...!" kata YoLang ketika tiba ditempat tersebut.


"Selamat Dewa Pelindung...!, kau telah berhasil memusnahkan ketiga Penguasa Kegelapan, Alam Semesta kembali menjadi aman dan tenang saat ini, ini pesananmu...!, apa yang akan kau lakukan terhadap mereka?" kata Lhu Dong sang Dea Pengetahuan.


"Terimakasih Guru...!, sebenarnya Alam Semesta ini belum sepenuhnya aman!, karena sosok Mo Shou sang Dewa Hewan Iblis?, sebelumnya berhasil kabur melarikan diri, maafkan aku...!, itu karena kesalahanku yang tidak mengunci ruang gerak Iblis itu!, aku menginginkan ingatan para anggota Pasukan Kegelapan itu untuk mencari tahu semua tempat yang biasa didatangi oleh Mo Shou, karena aku akan mengejarnya sampai dimanapun dia berada!" kata YoLang menjelaskan tujuannya yang meminta untuk menyisakan beberapa anggota Perwira dan Prajurit dari Pasukan Kegelapan tersebut.


"Hmm..., kalau begitu lakukan dengan cepat...!, jangan biarkan Iblis itu pergi terlalu jauh, dan membiarkan dia kembali menyusun Kekuatan Kegelapan lainnya untuk membuat kekacauan kembali di Alam Semesta ini!" kata Lhu Dong menegaskan.


"Baik Guru...!, kalian semua minggirlah...!, dan biarkan para tawanan itu berkumpul ditengah" kata YoLang kepada para Pasukan Surgawi.


YoLang kemudian menggunakan teknik pembaca pikiran miliknya dan mengarahkan kepada para Pasukan Kegelapan didepannya,


"Mata Jiwa Semesta...!"


Whhuuzzz...


Shhuuttt..., Aaahhhkkk...


Shhuuttt..., Aarrgghhkk...


Satu persatu anggota Pasukan Kegelapan itu diambil ingatannya oleh YoLang dan setelah selesai tubuh mereka mengering dan hancur tewas menjadi debu, selama kurang lebih 10 menit YoLang melakukan hal tersebut terhadap ratusan Pasukan Kegelapan yang tersisa dari jutaan jumlah mereka yang datang sebelumnya.


Banyak tempat yang terdiri dari 3 Alam yang sering didatangi oleh Mo Shou, yang pertama adalah Alam Bawah tempatnya Mo She sang Dewa Iblis, kemudian Alam Hewan Buas yang menjadi tempat berasalnya para Pasukan Kegelapan yang awalnya adalah para Ras Hewan Buas yang kemudian dirubah oleh Mo Shou menjadi Hewan Iblis untuk dijadikan Pasukan Kegelapan miliknya.


Dan yang terakhir adalah Alam Kegelapan tempat asalnya sosok Khun Peng yaitu dari Danau Kegelapan, dan juga Alam Kegelapan adalah wilayah kekuasaan Mo Shou sang Dewa Hewan Iblis yang tempatnya berada di Istana Kegelapan.

__ADS_1


__ADS_2