Titisan Dewa 2

Titisan Dewa 2
Gelombang Serangan Pasukan Kegelapan


__ADS_3

Didalam Ruang Cermin Surgawi wajah-wajah cemas jelas terlihat dari keenam sosok yang sedang memperhatikan kearah Cermin Surgawi, karena setelah Benua Pulau Hitam di Alam Fana yang mendapat gelombang serangan Pasukan Kegelapan kini hampir setiap Hutan Terlarang yang berada di setiap Benua di Alam Fana mulai bermunculan Pasukan Kegelapan.


Pendekar Belati Emas Surapong yang menjadi pemimpin Keluarga Besar naga Emas di Alam Fana, sudah menyebarkan anggota pasukan Naga dan pasukan Putri Naga untuk membantu anggota Keluarga Naga Emas yang tersebar di 5 Benua Pulau di Alam Fana. Mereka saling membantu bersama para Pasukan Surgawi yang berjumlah 1 juta anggota pasukan dibawah pimpinan Li Guai sang Dewa Obat, tapi karena keterbatasan jumlah mereka sangat merasakan kekurangannya, banyak penduduk di Ala Fana yang tidak menguasai beladiri sehingga mereka juga tidak membantu.


Jutaan hewan Iblis mulai menyerang pemukiman penduduk di setiap Benua yang berada di Alam Fana, korban mulai berjatuhan terutama di Benua yang tidak memiliki Pemerintahan atau Kerajaan dan mereka hanya bergantung dari kekuatan beberapa Klan dan Sekte yang sudah bergabung bersama Klan Naga Emas milik YoLang.


YoLang kemudian mengirim pesan suara kepada Gurunya Li Guai untuk membantu mengarahkan Pasukan Surgawi agar menyebar secara merata di setiap Benua, karena YoLang melihat pergerakan pasukan Kegelapan tersebar secara merata di setiap Benua.


Pertempuran sudah berkecamuk di Alam Fana, kemudian datang berita dari Alam Tinggi bahwa Pasukan Kegelapan telah uncul di Hutan Tangisan Malam, dan sesuai dengan pemantauan Len Ma di Cermin Surgawi bahwa dia melihat hanya di satu tempat itulah yang menjadi tempat kedatangan para pasukan kegelapan. Sepertinya mereka langsung mengincar ibukota kekaisaran Yin yang menguasai Alam Tinggi yang lokasinya berdekatan dengan Hutan Tangisan Malam, para Pasukan Kegelapan tidak menyangka bahwa Markas Pasukan Naga Emas milik YoLang juga tidak jauh tempatnya dengan lokasi mereka yaitu berada di Kawasan Gunung Pedang.


Hui Guang yang memimpin Pasukan Surgawi di Alam Tinggi langsung memerintahkan untuk mengunci Hutan Tangisan malam tersebut, dari berbagai arah 1 juta pasukan Surgawi dan ribuan berbagai pasukan yang sudah bergabung dengan Pasukan Naga Emas melakukan penjagaan dan penyergapan terhadap setiap pasukan Kegelapan yang muncul di dalam Hutan Tangisan malam tersebut.

__ADS_1


Demikian juga dengan Alam Dewa yang mendapat serangan dari Pasukan kegelapan yang tempat kemunculannya datang dari Danau Tiga Dimensi, tingkat kekuatan para Pasukan Kegelapan yang datang ke Alam Dewa jauh lebih tinggi tingkatannya dari yang muncul di Alam Fana dan Alam Tinggi. Namun demikian kesiapan Pasukan Surgawi maupun Pasukan Penjaga Keamanan Alam Dewa telah bersiap dan sudah bersiaga dengan baik, dibawah pengarahan oleh Jin Long dan Lang Shen yang dibantu oleh QuanShen Lian serta MuaShen QingYi yang mengetahui banyak tentang daratan Alam Dewa.


Dewa Pengetahuan belum banyak memikirkan gelombang serangan yang sedang terjadi di 3 Alam tersebut, pusat perhatiannya saat ini sedang tertuju di Alam Bawah dimana saat-saat kebangkitan Mo Shen sang Dewa Iblis yang sudah pada tahap akhir. Hal ini dapat terlihat dengan jelas karena didalam ruang penyucian di Istana Hitam Alam Bawah ada 3 sosok yang sedang mengerahkan kekuatan kegelapan mereka kearah tubuh kaku Mo Shen yang secara perlahan mulai terlihat bersinar dan menunjukkan adanya tanda-tanda kehidupan, Khun Peng, Mo Shou dan Mo Wang dengan tubuh mereka yang sudah basah berkeringat dan tubuh mereka yang masih bergetar terlihat masih fokus mengerahkan Energi Kekuatan Kegelapan milik mereka untuk segera membangkitkan Mo Shen dari tidur panjangnya.


"Dewa Pelindung, bersiaplah...!, waktunya telah tiba, segera perintahkan seluruh bawahanmu untuk bersiap, Panglima Pasukan Surgawi sudah aku perintahkan untuk berada di posisinya bersama seluruh anggota Pasukan Surgawi!" kata Dewa Pengetahuan.


"Baik Guru!, Lori, Qian, Len Ma dan Jian pergilah dan tempati posisi kalian seperti pengaturan kita sebelumnya, perintahkan Zuqhi Long untuk memimpin para Hewan Surgawi dan Hewan Ilahi lainnya untuk menyergap setiap Pasukan Kegelapan yang muncul, berhati-hatilah, dan ingat jangan memberi ampun kepada setiap pemilik aura kegelapan!" kata YoLang memberikan pengarahannya.


Whhuuuzzz...


Sementara itu di Benua Pulau Hijau Alam Fana, tepatnya di Kawasan Hutan Tembo yang dulunya adalah tempat favorit bagi penduduk Kota Klentang dan sekitarnya untuk melakukan perburuan, kini terlihat sangat mencekam dikarenakan tempat tersebut saat ini sedang dikepung dari berbagai arah oleh ratusan ribu Pasukan Surgawi yang dibantu oleh Pasukan Naga Emas dan anggota Keluarga Naga Emas dibawah pimpinan PuTong kakek YoLang yang juga adalah sebagai pemimpin Kota Klentang.

__ADS_1


Ikut bergabung dengan mereka juga Klan Mu dari desa YaoYo dibawah pimpinan Mu Chin dan Klan Belati Emas dari Kota Klentang dibawah pimpinan Ratong sebagai ketua Klan Belati Emas, didalam kedua Klan tersebut sudah terdapat banyak murid dengan tingkat kekuatan tingkat Hitam dan Emas. Surapong dan Lin Mei sebagai pemimpin Keluarga Naga Emas di Alam Fana saat ini sedang bersiaga di Benua Besar, sementara wakilnya yaitu Lun Xiao dan Shin YuWen pergi ke Benua Pulau Hitam untuk membantu anggota Keluarga Naga Emas yang kekurangan tenaga di sana.


Korban sudah banyak berjatuhan di pihak Pasukan Kegelapan, dan bahkan di Benua Pulau Biru dan benua Pulau Merah hampir semua perwira Pasukan Kegelapan telah tumbang ditangan para Komandan Pasukan Surgawi yang tingkat kekuatannya lebih tinggi. Hal ini juga berkat perlengkapan perang serta Artefak yang diberikan YoLang untuk mereka kenakan sangat membantu dalam pertempuran itu, demikian juga dengan kondisi yang berada di Benua Pulau Hijau dan Benua Pulau Hitam yang satu persatu mulai kembali terkendali dan dikuasai sepenuhnya oleh Pasukan Surgawi dan pasukan naga Emas.


Tersisa pertempuran yang terjadi di Benua Besar yang langsung dipimpin oleh Komandan Pasukan Surgawi yang dibantu oleh Piyo, MaiLang, Lun Ping dan Maya serta Whang Yhu sebagai Panglima Pasukan Naga yang kembali ke Alam Fana untuk menyertai kedua orang tua dan mertua YoLang tersebut. Luasnya area Benua Besar dan terdapatnya lebih dari 1 gerbang teleportasi yang digunakan oleh Pasukan Kegelapan, membuat Pasukan Surgawi maupun Pasukan Naga Emas kewalahan.


Padahal mereka sudah menyebar dan membagi tugas masing-masing dengan perbandingan kekuatan yang seimbang, tapi kemunculan para Pasukan Kegelapan tidak bisa mereka prediksi sehingga mereka harus bergerak jauh untuk menyongsong kedatangan para Hewan Iblis tersebut.


Surapong dan Lin Mei dengan seribu anggota pasukan Naga Emas serta 500 anggota pasukan Surgawi mendapat tugas bersiaga di Wilayah Daratan Timur Benua Besar, di sana ada juga Kerajaan Shima yang dulunya merupakan musuh keluarga Lun karena salah satu anggota keluarga mereka tewas ditangan YoLun yaitu BaiZhu.


Dengan kejadian tersebut terkesan pihak Kerajaan Shima tidak mau ikut campur apalagi mengambil bagian dalam pertempuran melawan Pasukan Kegelapan tersebut, Surapong tidak memperdulikan hal tersebut dan tetap fokus memimpin pasukannya menghadapi Pasukan Kegelapan yang mulai berdatangan dari arah tepi pantai timur.

__ADS_1


Sepasang Pendekar Belati Emas itu mulai mengerahkan kemampuan dan teknik mereka menyambut kedatangan para Pasukan Kegelapan, yang tingkat kekuatan mereka sudah berada di Puncak Ranah Kekutan Alam Fana atau berada ditingkat Emas Mahir dan Emas Akhir. Pertempuran juga sudah terjadi dibeberapa tempat yang berada di Benua Besar itu, dan kesemua pertempuran terlihat didominasi oleh pihak Pasukan Surgawi dan Pasukan Naga Emas sehingga dapat dipastikan kemenangan akan mereka peroleh dengan mudah.


__ADS_2