Titisan Dewa 2

Titisan Dewa 2
Pembersihan Alam Dewa


__ADS_3

Suara YoLang yang bergema didalam pikiran Theos Lord Sun dan para Peri Putih serta kepada para Hewan Surgawi dan kepada Lian dan QingYi membuat mereka tersentak kaget dan seperti bangkit dari alam mimpi, mereka semua melesat keatas langit kemudian memberikan serangan-serangan terbaik mereka untuk menggempur kekuatan para Militer Iblis dibawah pimpinan Mo Zhi Hui.


"Saudara-saudara mari kita selesaikan pertempuran ini sesuai keinginan dengan perintah tuan muda!" kata Jula kepada para bawahan YoLang lainnya.


"Benar apapun yang dikatakan oleh tuan penolong itu juga adalah sama dengan perintah yang diberikan oleh Yang Mulia Dewi Peri junjungan kami, mari kita berikan serangan terbaik kepada para Iblis jelek itu" kata Valis Yue Ying kemudian memimpin serangan mereka secara serempak.


"Serangan penuh...!, gunakan Elemen Cahaya kalian!, serraaannggg...!"


Whhuuuzzz..., Whhuuuzzz...


@Valis Yue Ying & 5 sosok Peri Putih lainnya


"Elemen Cahaya"


"Cambuk Cahaya Dewi Peri"


Hiaaattt...


Cttaarrr..., Cttaarrr...,


Bhhoomm..., Bhhoomm...,


@Jula dan Juli


"Elemen Cahaya"


"Kebasan Sayap Rajawali"


Whuuzz..., Whuuzz...


Dhuuaarr..., Dhuuaarr...


@BaiShe Po dan BaiShe Shou


"Elemen Cahaya"


"Cahaya Ular Putih"


Whuuzz..., Whuuzz...


Bhoomm..., Bhoomm...


@Maha Patih dan Maha Rani


"Elemen Cahaya"


"Tinju Dewa Gajah"


Whuuzz..., Whuuzz...


Dhuuaarr..., Dhuuaarr...

__ADS_1


@QuanShen Lian dan MuaShen Qingyi


"Elemen Cahaya"


"Cahaya Bulan Menusuk Jiwa"


Whuuzz..., Whuuzz...


Bhoomm..., Bhoomm...


Dari sisi pasukan gabungan Alam Dewa dibawah pimpinan langsung Theos Lord Sun tidak mau ketinggalan dan jika para bawahan YoLang melakukan serangan dari atas langit, maka mereka melakukannya dari arah depan barisan depan medan pertempuran yang mulai didominasi oleh para pasukan Militer Iblis dibawah pimpinan panglimanya Mo ZhiHui.


"Alam Dewa adalah rumah kita!, jangan biarkan diusik oleh para Iblis terkutuk ini!, Seraaannggg...!" teriak Theos Lord Sun memberikan semangat dan perintah untuk mulai menyerang.


Hiiaaattt...


Dhhuuaarrr..., Dhhuuaarrr...


Bhhoommm..., Bhhoommm...


## Flash Back Start ##


Didalam kamar Nirwana Istana Putih Dimensi Bulan terlihat YoLang dan Alura telah memasuki tahap akhir dari proses transformasi kekuatan sang Pilihan Langit, yang telah diwariskan oleh sang Kaisar Dewa kepada putrinya Dewi Peri Alura kemudian nantinya akan diberikan kepada suami takdirnya jika suatu saat mereka berdua telah bertemu. Beban Kekuatan Energi Padat yang selama ini berada didalam tubuh Alura akhirnya sudah diserap semuanya oleh YoLang melalui proses kultivasi ganda bersama sang suami takdirnya itu selama 100 hari atau sebanding dengan 10 hari di Alam Dewa, selain itu akibat menikmati kesenangan yang tiada tara selama 10 hari terus menerus Alura meneteskan air matanya tanpa henti dimana air matanya itu juga mengandung Energi Kekuatan besar yang kemudian diserap oleh YoLun dan Mayang menjadi kekuatan mereka.


@YoLang


Bhhooommm..., Raja Dewa Tertinggi-39


Bhhooommm..., Kaisar Dewa Tahta-49


@Alura


Bhhooommm..., Raja Dewa Kuno-39


Bhhooommm..., Raja Dewa Tertinggi-39


Bhhooommm..., Kaisar Dewa Tahta-49


@YoLun


Bhhooommm..., Raja Dewa Bumi-39


Bhhooommm..., Raja Dewa Langit-39


Bhhooommm..., Raja Dewa Kuno-39


@Mayang


Bhhooommm..., Raja Dewa Bumi-39


Bhhooommm..., Raja Dewa Langit-39

__ADS_1


Bhhooommm..., Raja Dewa Kuno-39


Setelah keempat sosok didalam kamar Nirwana tersebut mengalami peningkatan kekuatan yang besar, maka tampaklah cahaya putih menyilaukan mata menyelimuti tubuh mereka dan terlihat sosok seorang pria tampan dan 3 sosok wanita cantik dan anggun dengan tubuh mereka semua memancarkan cahaya dan sepasang sayap spiritual muncul dari belakang punggung mereka serta sebuah Materai Dewa berbentuk lingkaran awan putih yang berada di atas kepala mereka masing-masing.


Ketiga wajah sosok Dewi tersebut terlihat hampir sama bentuknya dan sangat susah untuk membedakannya, dan yang membedakan mereka bertiga adalah sosok Alura dengan dua lesung dikedua sisi pipinya sementara YoLun dengan lesung di pipi sebelah kiri sementara itu Mayang dengan lesung nya yang berada disisi kanan.


"Suamiku...!, saudari Lun serta saudari May...!, nanti saja kita bicarakan apa yang sudah kita alami bersama selama 100 hari ini, tapi ada hal yang sangat mendesak sedang terjadi di Alam Dewa dan sepertinya tidak bisa dihadapi oleh para Pemimpin di sana, para bawahan sang Raja Iblis telah bergerak terlalu jauh dan akan segera memusnahkan sebagian dari Alam Dewa!" kata Alura menjelaskan ketika mereka berempat terbangun dari kultivasi mereka.


"Baiklah...!, aku juga merasakan bencana besar yang sedang mengancam Alam Dewa, untuk itu kalian istri-istriku pergilah ke lokasi sesuai koordinat yang aku berikan ini...!, dan selamatkan Alam Dewa dari kehancuran, aku sendiri akan pergi menemui Theos Lord Sun!" kata YoLang yang juga dapat merasakan pergerakan dan rencana para Iblis tersebut kemudian mengirim koordinat lokasi dimana para iblis itu merencanakan akan meledakkan diri kepada ketiga istrinya itu.


Whhuuzzz..., Whhuuzzz..., Whhuuzzz...


Tiga sosok Dewi sejati segera melesat dari hadapan YoLang kemudian menghilang menuju sesuai lokasi koordinat masing-masing kemudian disusul oleh YoLang sendiri yang pergi menemui Theos Lord Sun di hutan perbatasan Wilayah Penguasa,


Whhuuuzzz...


Dengan kekuatan Alura, YoLun dan Mayang saat ini YoLang merasa sangat yakin bahwa ketiga istrinya itu dapat menyelesaikan tugas mereka dengan baik, hanya saja YoLang memperingatkan mereka untuk berhati-hati menggunakan kekuatan mereka saat ini agar jangan sampai mengakibatkan kerusakan besar di Alam Dewa.


Ketika YoLang tiba di lokasi arena pertempuran dan melihat situasi yang sepertinya kekuatan kedua belah pihak yang seimbang sehingga pertempuran mereka akan berlangsung lama, sehingga dia berinisiatif memberikan sedikit kejutan Energi Kekuatan kepada para pemimpin pasukan gabung Alam Dewa dan kepada para bawahannya agar bangkit dan lebih serius lagi menghadapi para pasukan Militer Iblis tersebut.


Whhuuzzz..., Whhuuzzz...


Dalam sekejap dia melihat kebangkitan semangat pertempuran yang terpancar dari para pemimpin pasukan gabungan Alam Dewa tersebut juga dari semua bawahannya yang ikut membantu dalam pertempuran itu, kemudian YoLang memberikan perintahnya kepada mereka semua dan selanjutnya dia menghilang.


Sementara itu YoLun telah berada di Kota ShenWu DongZai tempat kediaman para Kaum Lord Assassin, dalam wujud bayangan dan menghilangkan aura kehidupannya dia mengedarkan kesadaran spiritualnya untuk mencari keberadaan para iblis yang akan membuat kekacauan di Wilayah Penguasa Alam Dewa ini.


YoLun menemukan sosok Iblis dengan tingkat kekuatan yang sudah berada di Ranah Kekuatan Prajurit Dewa sedang bersembunyi seorang diri dan di jarak 10 kilometer di arah belakangnya terdapat 50 sosok Prajurit Iblis sedang bersiaga seperti menunggu perintah sang pemimpin.


Dengan kemampuan khusus YoLun sebagai pengguna Kekuatan Elemen Petir dia mulai mengerahkan tekniknya untuk segera menghancurkan para pembuat keonaran di Alam Dewa tersebut, target pertamanya adalah sosok iblis dengan kekuatannya yang sudah berada ditingkat Prajurit Dewa.


"Elemen Petir"


"Langkah Petir"


"Asmara Petir Rembulan"


Whhuuzzz..., Jdeerrr...!


Aahhkk...


Seketika sosok tersebut yang adalah Mo GuanSan salah satu Komandan Militer Iblis merasa dirinya terikat oleh sebuah tali spiritual yang dipenuhi dengan rantai petir kemudian hanya dapa melihat sebuah cahaya menyilaukan mata, tanpa dia sadari tubuhnya telah hancur dan berubah menjadi kabut darah akibat serangan Petir yang dilakukan oleh YoLun, serangan berikutnya diarahkan kearah 50 sosok prajurit Iblis yang masih tak percaya dengan apa yang mereka lihat didepan mata mereka sendiri bahwa pemimpin mereka tewas dan lenyap tersambar oleh sebuah petir yang sangat kuat.


"Elemen Petir"


"Cahaya Rembulan"


"Hujan Amarah Petir"


Shuutt..., Shuutt...


Jdeerrr..., Jdeerrr...

__ADS_1


Mereka tidak menyadari bahwa sebuah formasi telah terbentuk di sekeliling mereka dan telah membatasi ruang gerak mereka sehingga tidak bisa lagi lari kemana-mana, dan tiba-tiba sekumpulan rantai petir telah mengikat kemudian mulai membakar tubuh mereka sampai hangus menjadi debu.


Aahhkk..., Aahhkk...


__ADS_2