
YoLang, JuLa dan BaiShe Po selanjutnya menuju kesebuah kawasan perbukitan yang jaraknya sekitar 2 kilometer dari kawasaan pemukiaman para Ras Peri Hitam, yang sudah mereka kirim ke Alam Bawah dan meninggalkan puing-puing rumah yang hancur berantakan oleh serangan petir spiritual milik BaiShe Po. Kawasan perbukitan itu sedang ditempati oleh para Pasukan Hitam dari jenis Hewan Iblis Demon dengan jumlah 150 orang dan terdapat 3 sosok terkuat didalamnya dengan tingkat kekuatan mereka sudah berada ditingkat Dewa Spirtual Perak-1, Dewa Spirtual Perak-2, dan Dewa Spirtual Perak-3, dan anggota pasukan Demon yang tingkat kekuatan mereka sudah berada ditingkat Emperor-5 sampai Holy Emperor-3. Dari atas bukit YoLang dan kedua Hewan Surgawi peliharaannya itu mengawasi pergerakan sosok-sosok Demon yang berada dikaki bukit terlihat sedang beristirahat didalam tenda-tenda kain yang mereka dirikan,
"JuLa..., Po..., kalian turun secara perlahan dan buat kekacauan disana!, Jula kamu memulai serangan dari arah sebelah barat dan kamu Po dari sebelah timur bukit itu, saya akan melakukan dari atas sini!" kata YoLang menjelaskan sambil mengatur strategi mereka.
"Kita akan membutuhkan waktu yang lumayan lama!, karena selain jumlah mereka yang banyak juga posisi mereka yang sisi satunya terhalang oleh bukit dan sisi lainnya terdapat jurang yang dalam, hmm...!" kata YoLang menambahkan.
"Saya kira strategi tuan muda dengan membuat kekacauan dikedua ujung lokasi mereka sudah tepat, akan terjadi kepanikan disana, saat itulah tuan muda bertindak dari atas sini!, dan ketika mereka sibuk menerima serangan tuan muda maka kami akan kembali menyerang mereka dari kedua ujung itu!, bagaimana menurut tuan muda?" kata BaiShe Po mengusulkan strategi penyerangan mereka.
"Hmm..., tepat!, bagus Po, strategimu bagus ayo kita lakukan dengan cepat!" kata YoLang kemudian dia bersiap dan sementara itu kedua hewan surgawinya berpencar menuju lokasi penyerangan mereka dikedua ujung tempat perkemahan para Ras Hewan Iblis (Demon) tersebut.
JuLa dan BaiShe Po mendekati tempat kelompok Hewan Iblis itu berada dengan berjalan seperti biasa agar membuat mereka tidak curiga, karena yang pasti kelompok Hewan iblis tersebut hanya akan merasakan kehadiran JuLa dan BaiShe Po sebagai Ras Hewan biasa. Setelah mereka berada dikedua ujung lokasi itu...
"Heii...!, ada sosok hewan lainnya disini, kamu mau kemana sobat?, apakah kamu dikirim oleh pemimpinmu untuk bergabung denan kami disini?" tanya sosok Demon yang berjaga didepan lokasi tersebut.
"Ohh..., saya hanya lewat saja, saya ada keperluan ditempat lain bukan untuk datang bergabung dengan kelompok ini!" kata JuLa.
"Hmm, maaf sobat, bagi sesama hewan saya hanya memperingatkan kepadamu!, pemimpin kami sangat jarang melepaskan seseorang yang melalui tempat kami ini!, dan bagi yang para pelintas diharuskan mematuhi semua perintah pemimpin kami itu kalau tidak nyawa jadi taruhannya dan juga kamu tidak akan rugi karena banyak kesenangan yang akan kau dapatkan jika mengikuti jejak kami, hehehe..." kata sosok demon tersebut.
"Wah..., apakah sudah tidak ada tawaran lainnya?" tanya JuLa.
__ADS_1
"Hahaha..., penawarannya sama saja karena kamu nantinya diharuskan menjadi budak kami! hehehe..." kata sosok demon itu.
Sementara itu YoLang mengawasi pergerakan kedua Hewan Surgawi peliharaannya itu dari atas bukit, sambil bersiap untuk membantu jika terjadi JuLa dan BaiShe Po menghadapi serangan yang tak terduga oleh mereka. Dari yang dia lihat dan rasakan gejolak aura dan emosi dari dalam tubuh anggota kelompok Demon yang mencegat JuLa dan BaiShe Po masih normal dan belum ada peningkatan, namun ada beberapa sosok yang terlihat mulai mencurigainya karena merasakan perbedaan jenis pancaran aura tubuh dari JuLa dan BaiShe Po.
"Awas...!, mereka bukan jenis hewan seperti kita, mereka adalah para Hewan Surgawi yang selalu patuh kepada para Ras Penguasa, mungkin mereka adalah mata-mata yang dikirimkan para Lord dari Kawasan Gunung Terapung, cepat periksa mereka!" kata sosok Demon lainnya.
"Heemm..., coba lihat!, seorang muncul dari depan, dan ada satu lagi yang muncul dari belakang, jelas mereka adalah penyusuop yang sedang memata-matai kita!, ayo segera laporkan kepada komandan!" kata sosok lainnya lagi. kemudian terlihat ada seorang sosok Demon yang berlari menuju kebagian tengah kelompok itu untuk menemui komandan mereka.
Melihat akan hal itu, YoLang segera mengirimkan pesan suara kepada JuLa dan BaiShe Po agar bersiaga karena keberadaan mereka sudah diketahui oleh anggota kelompok itu dan sedang melaporkan kehadiran mereka kepada komandan mereka. JuLa dan BaiShe Po segera meningkatkan kewaspadaan mereka setelah mendapat pesan suara dari tuan mereka YoLang, kemudian mengerahkan seluruh kekuatan spiritual mereka keseluruh tubuh dan membuat sebuah formasi pelindung yang kasat mata atas tubuh mereka dari serangan senjata-senjata rahasia atau serangan spiritual yang tiba-tiba. Demikian juga dengan YoLang yang sudah bersiap untuk melancarkan serangan kejutannya, untuk membuat kepanikan atas kelompok Demon yang berada dibawah kaki bukit dimana dia berada diatas bukit tersebut.
Setelah mendapatkan laporan anak buahnya, sang Komandan Pasukan Demon segera bergegas kearah dimana JuLa berada dan melihat tingkat kekuatan JuLa yang hanya berada ditingkat Holy Emperor-1. Sehingga membuatnya tenang karena merasa dengan tingkat kekuatan ratusan anak buahnya saat ini akan dapat mengatasi JuLa tanpa dia turun tangan, sementara itu 2 orang wakilnya menuju kearah yang berlawanan untuk menemui BaiShe Po yang juga sudah dicegat oleh anggota pasukan Demon tersebut.
"Maaf tuan...!, saya hanya akan melewati tempat ini karena saya ada keperluan dihutan sebelah sana" kata JuLa menjelaskan sambil tetap bersiaga.
"Hmm..., tidak ada sesuatu yang berguna didalam hutan sana!, karena semua tanaman herbal disekitar hutan ini telah kami ambil!, tapi Ras Hewan Spiritual sepertimu selalu menjadi budak para Ras Dewa yang menjadi Penguasa Alam dewa ini, bukan tidak mungkin kamu dikirim untk memata-matai kami, hahh...!" kata sang komandan pasukan demon itu.
"Buat apa aku memata-matai kalian?, itu bukan urusanku!, terlebih ras rendahan seperti kalian yang hanya selalu menghambakan diri kepada para Ras Iblis?, buat apa aku pusingkan, hahh...!" kata JuLa memancing emosi sang komandan.
"Brengsek...!, hewan rendahan dengan tingkat kekuatan sepertimu itu masih banyak tingkah didepanku?, hahh...!" kata sang komandan yang terlihat mulai naik emosinya.
__ADS_1
"Buat apa aku bertingkah didepan mahkhluk rendahan yang hanya menjadi budak para Ras Iblis?, ppuuiihh...!, tingkatan Rasku masih lebih tinggi dari pada kalian para Ras Budak Iblis, hehehe..." kata JuLa lebih menaikkan suhu emosi sang Komandan Ras Hewan iblis tersebut.
"Bajingan...!, kunyuk korengan!, kau telah menghinaku?, terimalah ini!" kata sang komandan Ras Demon itu sambil memberikan serangan tangan kosong kearah JuLa.
Hiiaattt...
Bhuuss... Bhuuss...
JuLa yang sudah bersiaga segera menghindar dengan tekniknya.
"Sayap Bayangan Rajawali"
Whhuuzzz... Whhuuzzz...
"Hahaha..., serangan seorang budak, hanya cocok untuk menangkap seekor cecak, hehehe..." kata juLa masih membakar emosi sang komandan demon tersebut.
"Brengsek...!, pasukan demon, hajar kunyuk bajingan ini, buat dia menderita sebelum dikirim ke Neraka!, serraaanngg...!" kata sang komandan demon memberi perintah kepada anggota paskannya yang berjumlah 147 orang itu.
Sementara itu 2 orang sosok Demon yang adalah Wakil Komandan sedang menginterogasi BaiShe Po ditempat lainnya, sama seperti keadaan ditempat JuLa kedua wakil komandan itu juga mendapat provokasi dari BaiShe Po sehingga mereka menjadi marah dengan emosi yang meluap-luap. Diatas bukit terlihat YoLang masih diam dan mengamati dengan serius kejadian yang sedang berlangsung dibawa kaki bukit sambil tetap bersiaga untuk memberikan bantuan jika kedua Hewan Surgawi peliharaannya itu terdesak oleh ratusan anggota pasukan demon dibawah sana.
__ADS_1