Titisan Dewa 2

Titisan Dewa 2
Kebersamaan di Kediaman Baru


__ADS_3

Mulai terlihat ada keramaian di Dimensi Bulan khususnya di Kota ShenWu Yue yang adalah sebuah Kota Terapung, sebelumnya daratan Dimensi Bulan hanyalah sebuah hamparan luas padang rumput yang dikelilingi perbukitan hijau. Dari kejauhan nampak sebuah Istana Megah dengan didominasi oleh warna keemasan berdiri kokoh dengan banyak bangunan lainnya disekitarnya, Istana Dewa Naga Emas yang sebelumnya terlihat di Ruang Dimensi milik YoLang sekarang sudah berpindah di Dimensi Bulan tepat di Kota Terapung ShenWu Yue.


Satu persatu anggota keluarga Naga Emas mulai bermunculan dari dalam gerbang teleportasi yang berada tidak jauh dengan lokasi Istana, dan terlihat mereka kembali memasuki dalam Istana tersebut karena masing-masing mereka telah mempunyai kediaman baik didalam Istana atau di gedung-gedung yang berada di sekeliling Istana Dewa Naga Emas tersebut.


Lain halnya dengan para Hewan Surgawi yang langsung di teleportasikan oleh pemimpin mereka masing-masing ke Ruang Nirwana dimana Istana Putih milik Dewi Peri Alura berada, dan mereka semua akan dipersiapkan ditempat itu agar siap untuk ikut naik ke Alam Surgawi bersama YoLang.


YoLang bersama ketiga istrinya melihat satu-persatu anggota keluarga mereka berdatangan memasuki Istana Dewa Naga Emas dari atas kubah di gedung utama Istana tersebut, Alura yang penasaran dengan sosok PiYo dan MaiLang senantiasa menatap setiap orang yang memasuki dalam Istana sabil menatap wajah sang suami takdir untuk memastikan sosok yang tepat dari kedua mertuanya itu.


"Itu ayah dan Ibu, dan dibelakang mereka kedua mertuaku ayah dari saudarimu YoLun dan ibu dari saudarimu Mayang!, pergilah dan sambutlah mereka sekalian perkenalkan dirimu!" kata YoLang kepada Alura.


"Baik suamiku!"


Whhuuzzz...


Alura segera melesat pergi menyongsong kedatangan kedua mertuanya yaitu PiYo dan MaiLang serta orang tua dari kedua saudarinya yaitu Lun Ping dan Maya,


"Terimalah salam hormat dariku ayah dan ibu mertua!, saya Alura istri ketiga dari putra kalian YoLang!" kata Alura yang kemudian bersujud didepan PiYo dan MaiLang.

__ADS_1


"Ehh..., istri ketiga?, bangkitlah nak!, kami terima hormatmu, hmm..., sepertinya kamu adalah sosok terkuat dari istri-istri anakku itu, karena kami tidak bisa melihat tingkat kekuatanmu lagi!" kata MaiLang.


"Salam juga untuk kedua ayah dan ibu dari saudari-saudariku!" kata Alura sambil memberi hormat kepada Lun Ping dan Maya.


"Salam nak...!, wahh..., cantiknya bagai Dewi melebihi kecantikan putri-putri kami YoLun dan Mayang" kata Maya yang menyambut hormat Alura dengan hangat.


Whhuuzzz..., Whhuuzzz...


"Alura memang adalah seorang Dewi yang lahir di Alam Surgawi, tapi karena situasi dia terlempar ke Alam Fana kemudian naik ke Alam Dewa ini dan menetap dan tumbuh menjadi dewasa di Dimensi Bulan Alam Dewa sampai saat ini, apa kabar kalian semua ayah..., ibu...!" kata YoLang yang tiba-tiba sudah muncul ditempat itu bersama YoLun dan Mayang.


"Salam kepada semua ayah dan ibu" kata YoLun dan Mayang memberi salam.


"Saya akan menjelaskan semuanya ayah..., ibu...!, mari ikut kami kekediaman utama, kita akan berbicara panjang lebar di sana!, tapi adik Lun Bao ada dimana? kenapa dia tidak bersama ayah Lun Ping dan Ibu Maya?" kata YoLang.


"Adikmu ada bersama Len Ma dan suaminya Bao Jian di luar, dia ingin ikut untuk melihat-lihat suasana diluar Istana!" kata Maya.


"Ya sudah biar nanti dijemput YoLun kesana, aku ingin semua anggota keluarga inti agar bisa berkumpul sekalian memperkenalkan istriku Alura!" kata YoLang kepada mereka semua dan YoLun segera melesat pergi mencari keberadaan sang adik Lun Bao.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian mereka semua telah berkumpul di ruangan pertemuan yang berada di gedung utama kediaman YoLang dan para istrinya, kemudian dia mulai memperkenalkan Alura kepada semua anggota keluarga intinya itu disamping itu YoLang juga menceritakan sedikit asal-usul tentang Alura dengan tetap masih menyembunyikan informasi istrinya itu sebagai putri satu-satunya dan kesayangan sang Kaisar Dewa. Untuk memberitahu semua informasi tentang sosok Alura, YoLang membutuhkan persetujuan dari yang bersangkutan dan untuk sementara ini dia tidak ingin mengekspose lebih detail tentang keberadaan sosok istri ketiganya tersebut.


YoLang juga menjelaskan tentang Dimensi Bulan tempat kediaman mereka yang baru ini, juga di sana telah tersedia berbagai sumber daya tingkat tinggi dan sudah ada sejak Alura dan kedua belas pelayannya menempati Dimensi tersebut. Hal itu karena tempat ini dibuat sendiri oleh sang Kaisar untuk sang putri satu-satunya itu agar tumbuh menjadi sosok yang kuat, dan semua itu nantinya akan diwariskan kepada semua anggota keluarga YoLang dan pasukan Naga Emas setelah YoLang dan yang lainnya naik ke Alam Surgawi.


Pada kesempatan itu juga YoLang menjelaskan perihal tugasnya di Alam Dewa yang akan segera selesai dan akan segera naik ke Alam Surgawi, kemudian dia juga menjelaskan tentang siapa saja yang akan ikut menyertainya dan alasan kenapa tidak semuanya bisa ikut naik ke Alam yang lebih tinggi tersebut.


"Jadi untuk kedua ayah dan ibu agar bisa mengerti dengan situasinya, aku dan Alura akan berusaha untuk mencarikan solusinya setelah kami menemui Yang Mulia Kaisar Dewa, hal terpenting sekarang yang harus kedua ayah dan ibu serta saudara-saudara yang lainnya dilakukan adalah tetap fokus berlatih memperkuat fondasi tubuh dan berkultivasi untuk secepatnya meningkatkan kekuatan" kata YoLang menjelaskan.


"Suamiku benar ayah..., ibu...!, nanti akan ada 12 pengawal setiaku yang akan mengantar dan menunjukan kepada kalian, semua tempat-tempat yang terdapat kebun tanaman herbal, juga kawasan hutan mana yang bisa dijadikan tempat perburuan, ada ada satu tempat yang menarik yaitu danau petir!, di sana bisa dijadikan tempat untuk menjalani kesengsaraan petir jika seseorang telah memasuki Ranah Kekuatan Baru, dan dengan resiko kecelakaan yang sangat kecil tapi tingkat kesengsaraan nya sama dengan jika menerima sambaran petir dari atas langit!" kata Aluran menambahkan penjelasan dari YoLang.


"Selanjutnya untuk interaksi dengan kawasan diluar Dimensi Bulan ini atau dalam hal ini para penghuni Alam Dewa, nanti akan dituntun oleh paman Kun Ouw dan bibi Whang Nie sebagai sosok yang lahir dan tumbuh menjadi besar di Alam Dewa ini, nanti juga saya akan mengundang para pemimpin Kaum Ras Dewa dan pemimpin Ras lainnya agar bisa datang berkunjung ke Istana Dewa Naga Emas ini dan berkenalan dengan kedua ayah dan kedua ibu serta dengan saudara-saudara yang lainnya" kata YoLang menambahkan.


"Baiklah nak, kami sebagai orang tua hanya akan menerima semua keputusanmu, terlebih kamu adalah sosok yang memiliki tugas berat dan luas, bukan hanya kami keluargamu yang harus kau pikirkan tapi seisi Alam Semesta ini!, dan untuk itu menjadikan kami bangga memilikimu sebagai putra kami, hanya 1 hal yang harus kamu ingat!, sampai kapan kami harus menunggu kelahiran tiga orang cucu dari para istri-istrimu itu?" kata MaiLang yang sudah sangat mengharapkan adanya keturunan dari sang putranya tersebut.


"Hehehe..., bersabarlah ibu...!, masih ada tugas berat yang sedang menantiku di atas sana, mungkin setelah itu aku baru bisa memberikan kalian beberapa orang cucu!" kata YoLang yang mendapat tatapan serius dari Alura, YoLun dan Mayang.


"Bu...!, tenanglah..., kami akan berusaha untuk secepatnya memberikan kalian seorang cucu dari masing-masing kami bertiga!" kata Alura yang berinisiatif memberikan pernyataan karena melihat kerinduan yang amat sangat dari wajah sang ibu mertuanya itu.

__ADS_1


"Ya..., ibu menunggu janji kalian itu!"


Setelah pertemuan keluarga inti di gedung utama Istana Dewa Naga Emas, Yolang dan ketiga istrinya pergi ke ruang pertemuan di Gedung tempat Pasukan Naga Emas berada. Sebelumnya dia telah mengirim pesan suara kepada Panglima Pasukan Naga Emas Whang Yhu agar mengumpulkan semua anggotanya diruang pertemuan karena dia ingin memberikan beberapa pengarahan.


__ADS_2