
Para anggota keluarga Naga Emas yang sebelumnya terpisah di beberapa Alam kini dengan berkelompok satu persatu berdatangan di Benua Besar Alam Fana, Kelompok ALura, YoLun dan Mayang beserta semua penghuni Istana Kabut Emas di Alam Surgawi yang pertama muncul di Kediaman Naga Emas di Kota Tang Jun daratan selatan Benua Besar.
Rombongan kedua yang datang dari Alam Dewa yaitu semua penghuni Dimensi Bulan yang dipimpin sementara oleh AmPhong, kemudian disusul oleh Lun Fai dan Lun Fei beserta semua penghuni Markas Besar Klan Naga Emas di Puncak Gunung Pedang Alam Tinggi atau Alam Kultivator.
Kedatangan semua anggota Keluarga Naga Emas dan Pasukan Naga tersebut disambut dengan penuh sukacita oleh anggota keluarga di Alam Fana, setelah sekian lama terpisah akhirnya mereka bisa berkumpul kembali walaupun dalam suasana duka karena kehilangan sosok leluhur yaitu Surapong sang Pendekar Belati Emas.
"Selamat datang kembali ke Alam Fana...!, Alura, YoLun dan Mayang...!, aku hanya mengingatkan kembali dengan kondisi kalian bertiga yang sedang mengandung!, jangan menggunakan Energi Spiritual kalian, biarkan yang lain yang akan menyelesaikan permasalahan dengan Kerajaan Shima!, dan Yue Ying kamu dan kelompok Valis yang akan bertanggung jawab untuk keselamatan dan kenyamanan dari ketiga Dewi istri YoLang ini selama berada di Alam Fana!, dan untuk Zuqhi Long...!, kamu yang akan memimpin semua Hewan Ilahi dan Hewan Surgawi cukup berikan dukungan saja dan jangan ikut terlibat secara langsung, biarkan para Pasukan Naga yang akan menyelesaikan pertikaian itu!" kata Li Guai sang Dewa Obat memberikan pengarahan kepada mereka semua.
"Saya mengerti paman Li...!" kata Alura.
"Kami akan melaksanakan perintah Yang Mulia Dewa...!" kata Valis Yue Ying.
"Siap melaksanakan perintah Yang Mulia Dewa...!" kata Zuqhi Long sambil berlutut hormat.
"Lory Mei dan Len Ma...!, kalian berdua sudah mendapat ijin dari Dewa Pengetahuan, sebagai Pemimpin dan Penguasa sementara di Alam Semesta ini, untuk memimpin Keluarga Besar Naga Emas dalam menyelesaikan permasalah kalian di Alam Fana ini, bawalah serta para suami kalian, dan Whang Yhu...!, kamu sebagai Panglima Pasukan Naga, segera siapkan seluruh pasukanmu dan pergilah ke Kota Pelabuhan Bun Nan di Wilayah Daratan Timur, di sana telah berkumpul sebagian Pasukan Boneka dan anggota Keluarga, bergabunglah dengan mereka!" kata Jin Long sang Dewa Naga.
"Terimakasih kepada para Dewa Guru yang sudah mengijinkan kami untuk membantu nenek buyut Lin Mei!, paman Whang Yhu...!, ayo kita berangkat kalau Pasukan Naga sudah siap!" kata Lory Mei.
__ADS_1
"Kami sudah siap nyonya muda...!" kata Jendral Whang Yhu sebagai Panglima Pasukan Naga yang kembali memegang kendali penuh atas seluruh Pasukan Naga Emas dan Pasukan Putri Naga serta ratusan anggota Pasukan Boneka.
"Adik Lory..., katakan kepada ayah dan ibu serta kepada nenek buyut Lin Mei kami sudah datang dan menunggu mereka disini!" kata YoLun.
"Baik kakak...!, akan aku sampaikan, kakak bertiga istirahat saja dan jaga kesehatan, serahkan para pengecut itu kepadaku!, dan aku akan membalas mereka atas kematian kakek buyut Surapong...!" kata Lory Mey dengan tegas kemudian secepatnya pergi.
Whhuuzzz..., Whhuuzzz...
Tanpa melewati gerbang teleportasi, ratusan sosok Pasukan Naga tersebut bersama pasangan Phoenix Api dan pasangan Kekuatan Rembulan menghilang dari Kediaman Naga Emas di Kota Tang Jun daratan selatan Benua Besar.
Di Kota Pelabuhan Nan Bun yang berada di wilayah Daratan Timur, terlihat PiYo, MaiLang, Lun Ping dan Maya serta para anggota Klan Lun yang datang dari markas Klan Lun di Kota Nan Bei sudah berkumpul dan bersiap untuk melakukan penyerangan ke Kerajaan Shima yang berada di Kota Lhu San. Bersama mereka juga terdapat Pasukan Naga dan pasukan Boneka serta ratusan para murid dari Klan-klan yang sudah tergabung dalam Keluarga Besar naga Emas, mereka berdatangan dari seluruh benua yang berada di Alam Fana sehingga setelah semuanya bergabung total kekuatan tersebut mencapai hampir 2.000 orang.
"Kakek...!" terdengar teriakan suara Lory Mei dan Len Ma yang tiba-tiba datang sambil berlari menuju kearah jenasah Surapong terbaring dikuti oleh PiYo, MaiLang, Lun Ping dan Maya serta anggota keluarga inti lainnya di belakang mereka.
"Lory..., Len Ma...!, ahh... cucu-cucuku telah kembali...!, tapi dimana YoLang...?" sambut Lin Mei, Putong dan RouLang.
"Kakak masih menjalankan tugas di Alam Surgawi, dia sedang mengejar salah seorang Pemimpin Iblis yang sempat meloloskan diri, mudah-mudahan dia secepatnya menyelesaikan tugasnya dan segera datang kesini, tapi kami semua sudah kembali ke Alam Fana ini setelah mendengar Kakek Surapong mendapat musibah, termasuk ketiga kakak ipar istri dari kakak YoLang!" kata Lory Mei menjelaskan.
__ADS_1
"Ahh..., tiga...?, maksudnya YoLang menambah 1 istri lagi di atas sana?, dimana mereka...?" kata Lin Mei yang terkejut mendengar istri cucu buyutnya itu sudah menjadi 3 orang.
"Nenek buyut nanti bisa bertemu dengan mereka nanti!, saat ini saya akan memimpin pasukan untuk membalas perlakuan Kerajaan Shima kepada keluarga kita!, untuk itu nenek buyut dan semua kakek nenek akan membawa jenasah kakek menuju ke Kediaman Naga Emas di Kota Tang Jun, kita akan membahas pemakaman kakek Surapong nanti di sana!, setelah kami selesai memberi pelajaran kepada Kerajaan Shima!" kata Lory Mei menambahkan.
"Baiklah..., aku menyerahkan tugas membalaskan sakit hati nenekmu ini kepadamu Lory...!, jangan biarkan satupun dari mereka untuk bisa menghirup udara di Alam Fana ini!, lihat kakek buyutmu..., buat dia tersenyum kembali sebelum dimakamkan!" kata Lin Mei dengan perasaan duka yang mendalam.
"Baik nenek... aku bersumpah dihadapan jasad kakek, untuk menumpas semua pasukan dan anggota keluarga kerajaan Sima!" kata Lory Mei yang mulai dipenuhi dengan kemarahan.
"Lakukan yang terbaik untuk keluarga kita nak...!, ayah dan ibu juga menyerahkan tugas ini kepadamu, dan kami akan segera pergi membawa jenasah kakek buyutmu ini ke Kediaman Naga Emas!" kata PiYo
"Aku akan melakukannya ayah!, kalian semua pergilah...!, dan biarkan kami yang muda-muda ini yang bertindak, tunggulah kami kembali dan kita akan membicarakan rencana selanjutnya!" kata Lory Mei kemudian mengantar jenasah sang kakek buyutnya serta para lansia menuju gerbang teleportasi yang terhubung dengan Kediaman Naga Emas di Kota Tang Jun.
Sambil mengusung jenasah Surapong para sesepuh Keluarga dari Keluarga Pong, Keluarga Mei, Keluarga Lun dan Keluarga Lang memasuki gerbang teleportasi tersebut, dan selanjutnya Lory Mei mulai memberikan pengarahan kepada anggota keluarga yang tinggal serta kepada Jendral Whang Yhu yang menjadi pemimpin dari Pasukan Naga untuk bersiap melakukan penyerangan ke Kerajaan Shima.
"Paman Whang Yhu...!, lakukan serangan dari arah utara, barat dan selatan!, dan pasukan anggota keluarga akan melakukan serangan dari arah timur, sementara saya dan Len Ma dan suami kami akan melakukan serangan dari atas langit Kota Lhu San, jangan biarkan satupun dari antara mereka yang hidup, karena hal itu hanya akan meninggalkan bibit balas dendam dikemudian hari!, bersiaplah...! kita akan mulai melakukan penyerangan saat tengah malam nanti!" kata Lory Mei menjelaskan strategi penyerangan mereka terhadap Kerajaan Shima tersebut.
"Baik nyonya muda..., saya sudah mengirim 300 orang pasukan pengintai, yang akan melihat pergerakan musuh serta mencegah jika ada diantara mereka yang akan melarikan diri!, sementara 1.500 anggota pasukan lainnya akan segera bergerak menuju ke posisi mereka sesuai dengan 3 arah mata angin!" kata Jendral Whang Yhu.
__ADS_1
"Bagus paman...!, dan untuk semua saudara-saudaraku?, bersiaplah...!, kita akan segera bergerak, dan ingat jangan melawan sosok yang tingkat kekuatannya jauh lebih tinggi dari tingkat kekuatan kalian, gunakan artefak pelindung yang sudah dibagikan!" kata Lory Mei menambahkan.
Di menit selanjutnya mereka semua terlihat mulai bergerak dengan kecepatan penuh, menuju ke lokasi koordinat yang sudah mereka sepakati bersama. Terlihat pasangan Phoenix Api dan pasangan Kekuatan Rembulan melesat terbang diatas langit wilayah Daratan Timur, pergerakan kekuatan besar tersebut tidak disadari oleh pihak Kerajaan Shima yang menganggap bahwa pasukan Keluarga Naga Emas tersebut telah musnah oleh para Pasukan Kegelapan.