Titisan Dewa 2

Titisan Dewa 2
Banjir Darah di Alam Dewa (7)


__ADS_3

"Saya mengerti Panglima!, tapi kalau kita semua tewas karena meledak, terus siapa yang akan mengambil darah murni dan aura kehidupan para Ras Dewa itu ?" tanya Mo GuanSi sang Jendral Dewa Iblis.


"Kalung Artefak Iblis ini adalah buatan tangan Jiwa Yang Mulia Mo Shen!, siapapun pengikut setianya pasti mengenakan kalung Artefak Iblis ini, dan ketika kalung ini digunakan kemudian meledak!, maka akan ada pecahannya yang langsung terhubung dengan Jiwa Yang Mulia Mo Shen di Alam Bawah!, jadi secara otomatis pecahan kalung Artefak Iblis ini yang akan mengambil darah murni dan menyerap aura kehidupan para Ras Dewa itu!, hanya saja karena posisi kita sedang berbeda Alam maka harus ada salah satu diantara kita yang tetap hidup dan menjaga gerbang teleportasi yang menghubungkan Alam Dewa ini dengan Alam Bawah agar pecahan-pecahan kalung Artefak Iblis ini bisa tetap terhubung dengan tempat dimana jasad Yang Mulia Mo Shen berada!' kata Mo ZhiHui menjelaskan.


"Panglima adalah sosok terkuat diantara kita para pemimpin Militer Iblis, maka sebaiknya Panglima lah yang tetap hidup, dan saya yang akan memimpin para pemimpin Militer Iblis lainnya untuk melakukan hal mulia tersebut, karena akan menjadi suatu kehormatan besar bagiku apabila dapat memberikan sesuatu hal yang berguna untuk bangkitnya Yang Mulia Mo Shen!" kata Mo GuanSi.


"Aku juga berpikiran yang sama Jendral, baiklah...!, kalau begitu segera panggil ketiga Komandan Militer Iblis dan kita akan membuat kesepakatan dan menentukan siapa yang akan tetap tinggal untuk menjaga gerbang teleportasi itu dan siapa-siapa yang akan melaksanakan tugas suci dan mulia itu!"


"Baik Panglima!" kata Mo GuanSi dan segera mengirim pesan suara kepada ketiga Komandan Militer Iblis agar segera berkumpul dimana tempat sang Panglima dan Jendral Militer Iblis berada.


Tidak menunggu lama dari arah yang berbeda-beda munculah sosok ketiga Komandan Militer Iblis itu, Mo GuanYi dan Mo GuanEr serta Mo GuanSan segera memberikan penghormatan mereka terhadap 2 sosok perwira tertinggi didalam jajaran Militer Iblis tersebut. Setelah berkumpul mereka mulai berdiskusi dan membicarakan rencana mulia tersebut dan terlihat masing-masing mempunyai keinginan untuk mengorbankan dirinya untuk menunjukkan kesetiaan mereka kepada junjungan mereka yang tertinggi yaitu Yang Mulia Dewa Iblis Mo Shen, setelah saling beradu argumentasi akhirnya mereka sepakat dan menetapkan Mo GuanYi sebagai sosok yang telah membuat dan merancang gerbang teleportasi dari Alam Bawah menuju Alam Dewa itu berhasil dengan baik yang akan tetap tinggal dan menjaga gerbang teleportasi itu agar tetap berfungsi dengan baik setelah Panglima, Jendral dan 2 sosok Komandan Militer Iblis meledakkan kalung Artefak Iblis milik mereka.

__ADS_1


Hasil diskusi mereka juga menetapkan strategi terhadap lokasi-lokasi yang akan menjadi sasaran peledakan tersebut, Mo ZhiHui akan tetap berada di arena pertempuran dan memimpin langsung para pasukan Militer Iblis menggempur pasukan Penjaga Kemanan Alam Dewa yang sedang dipimpin langsung oleh Pemimpin dan Penguasa Alam Dewa Theos Lord Sun, Mo GuanSi sebagai Jendral pasukan Militer Iblis akan menuju kawasan Gunung Terapung dan Mo GuanEr akan menuju Kota Warrior sedangkan Mo GuanSan akan menuju ke arah Kota Assassin dan masing-masing mereka akan meledakkan diri di lokasi tujuan tersebut.


Mereka akan saling mengirimkan pesan suara jika sudah berada di lokasi masing-masing dan agar proses penghancuran kalung Artefak Iblis itu dapat dilakukan secara bersamaan, sementara itu Mo GuanYi telah membuat sebuah perisai pelindung disertai dengan formasi penyamaran dan ilusi terhadap lokasi gerbang teleportasi agar tidak mudah ditemukan oleh musuh.


Dengan kemampuan para pemimpin tertinggi Militer Iblis itu mereka masih akan membutuhkan waktu selama 1 hari penuh sampai 1 hari setengah untuk mencapai lokasi mereka masing-masing, dan yang terlama adalah lokasi yang menjadi tujuan Mo GuanEr yaitu Kota Warrior yang berada disebelah barat Kawasan Gunung Terapung.


Memasuki hari kelima pertempuran di garis depan masih terus berlangsung dengan sengitnya, dan karena masing-masing kubu telah menggunakan perisai pelindung diri maka hanya terlihat kelebatan kabut awan berwarna putih dan hitam yang saling berbenturan dan melesat kesana kemari.


Dhuuaarrr...


Bhoommm...

__ADS_1


Ledakan-ledakan spiritual akibat serangan kedua belah pihak sudah hampir meratakan kawasan hutan tersebut dan terlihat ada beberapa kawah berukuran besar disekitarnya, pertarungan antar para pemimpin pasukan juga tidak terhindarkan lagi dan hal ini terlihat dengan pertarungan antara Vasil Yue Ying yang sudah berada ditingkat Jendral Dewa Giok yang sedang berhadapan dengan Panglima Militer Iblis Mo ZhiHui dengan tingkat kekuatannya yang sudah berada ditingkat Jendral Dewa Emas.


## Istana Putih Dimensi Bulan ##


Didalam ruang Phoenix terlihat kabut awan berwarna merah dan kuning semakin silau memancarkan cahayanya sehingga 2 sosok tubuh yang sedang melayang dengan posisi saling menyatu itu tidak terlihat lagi karena terbungkus oleh cahaya kabut awan tersebut, proses transformasi kekuatan phoenix merah dan phoenix kuning kepada Lory Mei dan Bao Qian memasuki tahap akhir setelah kurang lebih 90 hari keduanya berkultivasi ganda didalam ruang tersebut dan mereka masih akan menjalani proses pemurnian selama kurang lebih 10 hari didalam ruangan tersebut atau 1 hari di Alam Dewa.


Hal serupa juga terjadi di ruangan Peri Putih dimana warisan kekuatan Dewi Rembulan ibunda terkasih Dewi Peri Alura berada, didalamnya Len Ma dan Bao Jian dengan posisi menyatu dalam kultivasi ganda mereka sedang mengalami proses akhir transformasi kekuatan dari Dewi Rembulan. Peningkatan kekuatan mereka selama kurang lebih 90 hari secara terus menerus melakukan kultivasi ganda sambil menyerap Energi Kekuatan didalam ruangan tersebut menjadikan mereka saat ini sudah berada di Puncak Ranah Kekuatan tingkat Jendral Dewa dan hanya membutuhkan sedikit dorongan lagi untuk masuk ke Ranah Kekuatan tingkat Raja Dewa, peningkatan kekuatan besar-besaran tersebut sama sekali tidak mempengaruhi atau menjadi resiko terhadap tubuh fana mereka, karena dengan jenis tubuh spesial yang mereka miliki semua resiko tersebut akan secara otomatis diabaikan.


Tepat di bagian tengah kedua ruangan tersebut terdapat Kamar Nirwana dimana didalamnya terlihat 4 sosok sedang berkonsentrasi penuh, YoLang dan Alura dengan posisi kultivasi ganda mereka sedangkan disisi kiri dan kanan terlihat YoLun dan Mayang yang sedang menyerap Energi Kekuatan Air Mata Peri yang keluar dari kedua mata Alura tanpa henti selama dia berkultivasi ganda bersama YoLang. Selama kurang lebih 90 hari juga YoLang, YoLun dan Mayang mendapatkan kenaikan tingkat kekuatan tapi tidak untuk Alura yang memang pada posisi ini masih dengan status memberi sampai kepadatan Energi Kekuatan didalam tubuhnya kembali normal seperti biasa, saat ini Kekuatan YoLun dan Mayang telah berhasil menerobos sampai ditingkat kedua Ranah Kekuatan Raja Dewa dan berada ditingkat Raja Dewa Sejati tahap 39 sama dengan tingkat kekuatan YoLang sebelum berkultivasi ganda bersama Alura.


Sementara itu YoLang telah mendapat sebagian kekuatannya yang selama ini berada didalam tubuh sang istri takdirnya, dan membuat tingkat kekuatannya naik drastis menjadi Raja Dewa Kuno tahap 39 melampaui 1 tingkat kekuatan dari sang istri takdirnya yang saat ini berada ditingkat Raja Dewa Langit tahap 39. Kekuatan para pilihan langit itu masih akan bertambah setelah melalui proses pemurnian yang diperkirakan masih akan berlangsung selama 10 hari atau sama dengan 1 hari di Alam Dewa, walaupun disisi dalam hati YoLang masih tetap memikirkan situasi tentang Alam Dewa yang dia perkirakan sedang dalam ancaman para Iblis dari Alam Bawah.

__ADS_1


__ADS_2