
"Dimana pengawas Ram? "
Tanya ibu suri saat dia akan menjenguk raja diruangannya. Kini yang ada disana adalah pengawas lain.
"Yang mulia ibu ratu mengajak pengawas Ram yang mulia. Kami yang akan bertugas menjaga raja hinga pengawas Ram kembali."
Jelas Sohe dalam posisi bersiapnya.
Ditempat lain Ram sedang bertugas untuk mengawal ratu Quina untuk menemui seseorang yang tampaknya berasal dari kerajaan tetangga. Ram bisa mengenalinya lewat atribut kerajaan yang dipakainya sebagai hiasan di atas saku jasnya.
Setelah mereka selesai bicara berdua didalam mobil ibu ratu kemudian mereka memutuskan untuk kembali. Ram sendiri yang mengemudikan mobil untuk ibu ratu sedang dua mobil lain bertugas mengawal dibagian depan dan belakang.
Dari kaca diatas kepala Ram, Ram bisa melihat wajah sang ratu kian tegang. Seolah ada yang menganggu hatinya. Tiba tiba saja mobil yang dikemudikan pengawal Ram berhenti mendadak hingga mengagetkan ratu Quina.
" Ada apa? "
Tanya ratu Quina sedikit khawatir.
"Tidak ada apa apa yang mulia. Saya hanya menghawatirkan yang mulia. Saya melihat yang mulia tampak sangat cemas. Jika ada yang mengganggu hati yang mulia cobalah untuk berbagi dengan saya. Saya mungkin bisa membantu."
Kata Ram menawarkan. Ratu Quina diam sejenak. Tak lama suara HP Ram berbunyi. Ram memastikan bahwa mereka baik baik saja dan akan beristirahat sejenak karna kondisi ratu Quina kurang enak badan.
"Saya rasa tak baik jika yang mulia menanggungnya sendirian. Saya tidak bermaksud memaksa. Saya hanya ingin mengurangi beban yang mulia."
Bujuk Ram lagi. Ratu Quina tampak tersentuh. Dia menyandarkan dirinya dan memandangi rintik hujan diluar.
" Ratu yang kau lihat saat ini adalah pion. Keberadaanku hanyalah sebuah jalan untuk membalaskan dendam mendiang leluhurku terdahulu."
Ratu Quina mulai bercakap cerita. Ram diam mencoba membiarkan sang ratu melepaskan keresahannya.
"Dulu mendiang kakekku adalah seorang raja. Beliau adalah raja yang sangat disegani dan ditakuti. Tak ada yang berani melawannya. Hingga suatu ketika sang raja mengetahui bahwa anak satu satunya adalah anak haram hasil perselingkuhan ratu Safa dengan raja Fatar. Raja Fatar mendekati ratu Safa agar ratu bisa membocorkan rahasia tentang taktik perang dan rahasia kerja sama negara dengan pihak Inggris.
Saat itu raja sangat marah dan berniat membunuh pangeran Yeon. Tapi ratu lalu berinisiatif untuk membunuh raja terlebih dahulu. Setelah mengetahui niat buruk raja Fatar. Ratu Safa lalu tak tinggal diam. Dia mengancam akan membongkar identitas pangeran Yeon. Tentu hal itu membuat pangeran Juyon anak raja Fatar khawatir akan kehilangan tahta berikutnya.
Lalu mereka membuat kesepakatan agar menikahkan raja Adam putra raja Juyon denganku. Aku adalah anak perempuan dari putri Flora. Putri Flora ibuku adalah saudara beda ayah dari ratu Safa.
__ADS_1
Itulah alasan terjadi pernikahan antara dua kerajaan yang sebenarnya saling menjatuhkan.
Saat itu aku tidak punya pilihan. Pamanku raja Yeon mengancam akan membunuh kedua orang tuaku dan juga aku jika aku menolak perintahnya dan juga dia memastikan bahwa aku takkan memiliki keturunan dari raja Adam. Dia memintaku untuk mencelakai setiap selir agar mereka tak melahirkan anak dari raja Adam.
"Bukankah itu hanya sebuah kutukan? Aku mendengarnya dari seseorang. "
" Mungkin benar saat itu orang yang mereka fikir berhianat telah menyumpahi raja Fatar. Tapi sebenarnya semua itu hanyalah Jebakan. Dia adalah orang kepercayaan sang ratu. Dia berencana menyampaikan hal itu pada ratu tapi raja Fatar menyuruh orang untuk membunuhnya agar ratu tak mengetahui kebusukan raja Fatar. Mereka membunuh semua anak lelaki dikeluarga itu."
"Lalu mengapa kini yang mulia merasa khawatir? "
Tanya Ram kian penasaran dia sedikit melirik kebelakang.
"Faja Visar telah mendapatkan mandat dari raja Yeon agar merebut tahta dan istana raja Adam. Kecelakaan pangeran dan insiden yang mencelakai raja sudah diatur. Selama ini pangeran Jimin tinggal diasrama dengan keamanan yang sangat ketat itu sebabnya dia aman tapi setelah kembali ke istana raja Visar berniat membunuhnya agar tak ada lagi keturunan yang tersisa. Ada penyedap yang dipasang dikamar pangeran sehingga mereka tahu kalau pangeran akan kabur malam itu.
Setelah pangeran meninggal. Dia juga akan membunuh raja segera namun sebelum itu dia akan memaksa raja untuk menuliskan wasiat bahwa tahta akan diberikan padaku dan setelah tahta diberikan padaku, dia akan mengambilnya dan menyatukan kedua kerajaan.
"Tapi yang mulia, bukankah yang mulia raja adalah suami yang mulia, apakah yang mulia sampai hati menghianatinya begini? "
"Lalu apa yang akan yang mulia lakukan? "
"Entahlah Ram, disatu sisi aku takut mati dengan semua acaman dari raja Visar tapi disisi lain aku berharap aku bisa melakukan sesuatu."
"Sekarang saya mengerti mengapa yang mulia begitu gelisah. Tapi jika saya menjadi yang mulia saya takkan mau menjadi pion begitu saja. "
Kata Ram berpendapat. Sang ratu menatapnya dan dia tampak penasaran.
"Jika pangeran dan yang mulia raja mati maka otomatis yang mulia ratu yang akan memegang kendali. Lalu mengapa yang mulia tidak mnggunakan cara itu untuk mengajak petinggi kerajaan bersatu untuk melawan raja Visar? "
"Yah kau benar, mengapa tak terfikirkanku sebelumnya."
"Yang mulia ratu memiliki cara yang sangat mudah, yang mulia hanya perlu mengikuti permainan raja Visar tapi juga sekaligus menghianatinya."
__ADS_1
" Kau benar Ram. Aku setuju denganmu. Tapi.... "
" Tapi apa yang mulia? "
" Saat ini aku harus mencari keberadaan anak itu sebelum ibu suri menemukannya."
" Maksud yang mulia? "
"Sebenarnya sebelum kami menikah raja Adam memiliki anak dari seorang gadis desa tapi kemudian raja Juyon memerintahkan orang untuk menggugurkan bayi itu. Baru baru ini aku tahu bahwa anak itu masih hidup dan ibu suri ingin menjadikannya sebagai raja berikutnya."
**
Kinan baru saja selesai membaca tulisan dimana Grace menceritakan masa lalunya yang menyebabkan dia menjadi bisu.
"Mengapa tak memberitahuku sebelumnya? "
"Apa itu penting? "
Tanya Grace balik. Kinan terdiam.
"Aku tak suka jika kau putus asa. Walaupun kehidupan kita tidak sempurna tapi itu tak menjadi alasan untuk kita menjadi lemah. Lihatlah aku, untuk menjadi seperti sekarang ini bukanlah sesuatu yang mudah buatku tapi untuk membuktikan bahwa aku juga mampu maka aku berusaha. Kita semua manusia sama saja. Kita makan makanan yang sama yang membedakan hanyalah usaha dan keberanian untuk menunjukkan kemampuan kita. "
"Aku tahu tapi ketidak sempurnaanku berbeda darimu. Sekalipun aku berusaha juga akan percuma. "
Balas Grace dengan bahasa isyaratnya. Matanya tampak kesal dan marah akan kondisinya sendiri. Kinan berniat memeluknya tapi Grace segera menolaknya. Grace memberi batas agar Kinan tak mendekat lagi padanya.
Grace berniat menulis sesuatu tapi dia tak punya kertas lagi. Lalu Grace merogoh saku jaketnya. Ada sebuah kertas pemberian Johana semalam. Grace lalu menulis disana dan memberikannya pada Kinan.
"Aku tak ingin merusak hubungan kalian, pergilah dan minta maaf padanya."
Pesan Grace dibaliknya lalu pergi. grace tak sadar kalau kertas itu pemberian Johana.
__ADS_1