Wanita Cuek Dan Pria Dingin

Wanita Cuek Dan Pria Dingin
PERDEBATAN


__ADS_3

Dikediaman Chrispeter....


Keluar seorang gadis cantik dari mobil mewah yang berada dikediaman Chrispeter.


wanita itu baru sudah menyelesaikan pendidikan di Inggris. dia melangkah kakinya masuk, semua maid dirumah tersebut menundukkan kepala menyambut nya. dan turun lah pemilik rumah tersebut, sambil senyum bahagia.


" Kiara.. Oma kangen sayang, sini peluk Oma." sapa nenek Peter setelah dilantai bawah mendekati Kiara.


" kabar baik Oma, bagaimana kabar Oma, Kia juga kangen Oma." Kia mendekat dan memeluk nenek Petra.


" sekarang kamu sudah besar, dan tumbuh menjadi gadis yang cantik sekali." nenek Petra mengagumi kecantikan Kia.


" Oma bisa aja, Oma juga masih cantik" Kia menjawab dengan malu-malu.


" sudah, sebaiknya kita makan terlebih dahulu, setelah itu kamu istirahat,kamu pasti capek sekali." nenek Petra membawa kita ke meja makan"


" siap nenek, ohh iya, kak Haikal mana nek" tanya Kia.


" nanti nenek cerita, setelah kamu istirahat" jawab Nenek Petra yang di anggukan Kia.


....


Di perkampungan...


Haikal dan Bunga masih beradu argument..


tidak ada yang kalah, mereka terus berdebat, sampai- sampai mbok Las, pak Parjo suami mbok Las, Akbar dan Roy menjadi penonton mereka, karena suara mereka yang terdengar mereka.


Bunga lupa jika selama ini dia orang yang cuek,tapi bertemu orang didepan nya ini yang bahkan namanya saja belum tau membuat nya menjadi orang yang cerewet.


Haikal tidak menyadari jika dia dari tadi sudah banyak bicara, dia lupa kebiasaan nya yang bicara seadanya.


sekarang mereka berdua menjadi dua orang yang berbeda..


" kau mau tau siapa aku," tanya Haikal


Bunga hanya diam dengan tatapan kesal.


" a k u s e o r a Ng." suara Haikal pelan mendekati wajah Bunga,yang langsung dipotong oleh Bunga.


" seorang pembunuh, pengedar narkoba, penjual wanita, pembunuh bayaran, penjualan organ tubuh,lalu apa lagi" tanya Bunga yang mata nya menatap mata Haikal. Haikal melotot dan mengedipkan matanya, dia tidak menyangka perempuan didepan nya ini pikiran begitu liar, bukan hanya Haikal yang terkejut, Roy dan Akbar sudah saling pandang, sambil geleng-geleng.


" itu kamu tau" Jawab Haikal dengan senyum menyeringai. tapi Bunga masih tidak menunjukkan rasa takutnya.


Haikal melangkah keluar dan begitu pun Bunga, Haikal berhenti dan menoleh kebelakang.

__ADS_1


" hei nona kau benar-benar tidak ada takutnya." tanya Haikal yang mulai kesal.


Bunga hanya diam, dipikiran nya, pergi ataupun tetap tinggal dia tetap bakal mati. jadi dia memutuskan untuk tetap mengikuti Haikal.


" Baiklah terserah kau saja, tapi aku tidak menjamin keselamatan mu." Haikal dan Bunga melangkah pergi berjalan kaki menuju jalan besar.


sedangkan kan didalam rumah masih begong melihat kucing dan tikus pergi.


" 20tahun kenal Haikal, ini pertama x nya aku melihat nya bicara panjang, sesuatu yang tidak penting" Roy bicara sambil nyengir. Akbar hanya tersenyum mendengar nya.


" kira-kira Mereka mau kemana" Roy melirik Akbar yang hanya diam saja, dan dijawab dengan mengangkat kedua bahunya. dan melangkah pergi.


" kenapa sekarang kau pelit sekali bicara" teriak Roy .


....


Didalam mobil...


Haikal masuk ke mobil, duduk dibangku pengemudi, dan Bunga masuk ke bangku penumpang.


Haikal melihat kebelakang...


" apa yang kau lakukan dibelakang, kau pikir aku supir mu." Bunga keluar lagi dan masuk ke bangku sebelah Haikal.


" Kenapa, kau sedang berpikir melarikan diri," sindir Haikal, Bunga melihat kearah Haikal.


" Bagaimana kau bisa tau," jawab Bunga. dengan jantung yang dag dig duk...


" kau ingin ikut karena sedang mencari kesempatan untuk melarikan diri dariku" tanya Haikal kembali.


" ya " jawab bunga tanpa dosa, sedangkan Haikal sedang menahan tawanya.


" mau aku memberhentikan mu disini, dengan senang hati aku akan menurunkan mu" Haikal lagi-lagi mempermainkan Bunga yang sedang menahan takut.


" kau gila, kau mau aku dimakan serigala, " wajah Bunga semakin panik.


" dari pada aku akan menjual mu kepada Kakek-kakek, mending jadi makanan serigala, ketus


Haikal." Bunga melihat kearah Haikal dengan wajah yang merah, menahan emosi.


lalu tangan nya bergerak, memukul mukul tubuh Haikal, Buukk buuk...


" Aaawww, apa yang kau lakukan," rintihan Haikal sambil memperlambat laju mobil sampai berhenti.


" kau mau aku menendang mu keluar dari mobil ini," teriak Haikal. Bunga diam dan melihat kedepan, dan Haikal menjalankan mobilnya kembali.

__ADS_1


....


Mobil melaju dengan kecepatan tinggi, dan akhirnya berhenti disebuah bangunan tua. Bunga melihat banyak sekali orang berbadan besar, dan banyak orang yang terkapar di tanah.


Bunga mengedipkan mata nya, dan menahan nafasnya, lalu dihembuskan secara perlahan.


Haikal keluar dari mobil, Bunga pun ikut keluar dengan langkah menyusul Haikal yang sudah lebih dulu berjalan, Bunga berjalan dengan gaya beribawa, agar tidak terlihat takut, padahal kakinya sudah lemas, dan keringat dingin sudah mengalir.


Di dalam gedung tersebut, ada seseorang yang sedang diikat, wajah nya penuh dengan darah, tapi dia masih tersenyum melihat Haikal.


" akhirnya kau kembali, seharusnya kau mati 20tahun yang lalu," pria itu bicara dengan tawa.


Haikal hanya diam dan melangkah mendekat, lalu membisikkan sesuatu.


" 5 tahun lagi, aku akan menjadi pewaris tunggal keluarga Chrispeter, dan katakan padanya, temui aku, mungkin aku akan sedikit bersedekah kepada nya." Haikal senyum menyeringai. dengan tatapan membunuh.


laki-laki tersebut mulai gemetaran, dia tidak menyangka bahwa Haikal tau siapa musuhnya.


" ampunilah saya tuan" saya berjanji akan setia kepada anda." pria itu memohon.


Haikal mendekat lagi," aku baru memberi sedikit jalan, dan kalian sudah bersemangat, menyerang keluarga ku, ckckck, bodohnya." Haikal berdiri " sampaikan kepada nya itu jadi tugas pertama mu." teriak Haikal.


Haikal berbalik dan melihat Bunga berada ditempat tersebut, dia berpikir Bunga masih didalam mobil tapi ternyata, dia hanya geleng-geleng.


" kau tidak takut, disini semuanya laki-laki" bisik Haikal kepada Bunga.


Bunga hanya membalas dengan tersenyum, seakan-akan dia sudah terbiasa dengan hal ini. mereka melangkah keluar menuju mobil, dan berdiam didalam mobil, Bunga pun hanya diam, dia sudah tidak punya selera lagi berbicara.


....


Tokk took took... pintu mobil diketuk, Bunga membuka matanya, ternyata dia tertidur, sedangkan Haikal berada diluar mobil sedang bicara dengan seseorang. dan buuukkk. sebuah pukulan mendarat di wajah orang tersebut.


" astaghfirullah Al azim, teriak Bunga didalam mobil" dia langsung menutup mulutnya dan pura- pura tidur kembali.


tidak lama Haikal pun masuk, menghidupkan mesin mobilnya, dan berjalan, berapa mobil ada didepan nya, dan beberapa dibelakang nya.


....


Masih penasaran keadaan Rian,


ditunggu. up selanjutnya..


JANGAN LUPA LIKE COMENT DAN VOTE YA


TERIMAKASIH YANG SUDAH BACA...

__ADS_1


__ADS_2