Wanita Cuek Dan Pria Dingin

Wanita Cuek Dan Pria Dingin
KEMBALI


__ADS_3

Di jalan Ara menyetir mobilnya... dia akan kembali ke kediaman Chrispeter setelah mengurus surat kepulauan nya dan Bee ke Indonesia..


Sesampai dirumah kediaman sepi, Ara langsung masuk dan menyapa beberapa Maid.


Didalam kamar Rian masih terjadi perdebatan..


Ani yang baru tertidur pun terbangun,


dan langsung bangkit.


Bee langsung menutup mata Haikal dan Roy bersamaan dan berteriak menyuruh mereka berdua berbalik, dan dengan cepat mereka menurut.


Sedangkan Rian dengan cepat menutup tubuh Ani yang terbuka dengan selimut dan mendekat kan tubuh Ani dengannya.


" Rian, kau masih saja mencari kesempatan, Ani ayo cepat bangun, jangan dekat-dekat dengan pria mesum seperti Rian" ucap Bee.


Rian langsung bangkit dari kasur dan Bee langsung menutup matanya..


" kau masih mengunakan celana" Tanya Bee.


" kan sudah dibilang, aku hanya mencium bibirnya, memegang dadanya, menyentuh di bawah, tapi belum sempat masuk lobang" ucap Rian cengengesan.


" sialan, " ucap Bee dan dengan cepat Bee mencari baju Riani dan memakaikannya.


Setelah selesai Haikal dan Roy baru berbalik...


" kau ini Ian, barusan kamu mengamuk, ngatain dia siluman lah,kuman lah..tapi nyatanya.. di sosor juga" ucap Roy.


" kalian juga kalau liat Ara sama Bee tanpa busana juga pasti tergoda tanpa nunggu nikah, nah apa bedanya sama aku" balas Rian.


" Ian kau tidak merasa bersalah ya, dia tidak mengerti apa-apa Ian, kalau ayah tau habis lah kamu" ucap Haikal.


Tiba-tiba ditengah perdebatan mereka...


" ada apa ini.." tanya nenek Petra yang baru datang.


" nenek" teriak mereka bersamaan.


" kalian kompak sekali" senyum nenek Petra.


" itu nek Rian, dia...." ucapan Roy langsung ditahan Haikal.


" Rian ingin menikah juga setelah Haikal nek" ucap Haikal.


" mau menikah dengan siapa dia, apa sama Riani" ucap nenek memandang Rian dan Ani yang masih duduk di pinggir ranjang.


" apa Rian nikahin dia.. ogah" balas Rian mata Bee langsung melotot.


" ya sudah, fokus dulu ke pernikahan Haikal dan Bunga, setelah itu bebas siapa yang mau menyusul." ucap nenek Petra melangkah pergi.


Nenek Petra menuruni tangga dan berpapasan dengan Ara, dan Ara langsung menyapanya.


" kamu dari Dara" ucap nenek Petra.


" menyelesaikan surat-surat kepulangan kami ke Indonesia nek" balas Ara.


" kamu juga kembali, apa Roy ikut" Tanya nenek Petra.


" iya Nek, Ara juga kembali.. tapi Roy Ara tidak tahu nek" ucap nya.

__ADS_1


" ya sudah naiklah" ucap nenek Petra lanjut menuruni tangga..


....


Ara masuk ke kamar Rian dan melihat tatapan mata Bee tajam ke Rian sedangkan Riani sibuk menonton sebuah video yang Bee berikan..


" Bee, ada apa?" tanya Ara.


" Rian, mesum ke Riani.. kamu tidak perlu ikut aku kembali ke Indonesia, ajarin segala pengetahuan kepada Riani, terutama jauhkan dia dari manusia mesum ini" ucap Bee.


" tapi Bee.. kau sendirian disana," jawab Ara.


" ada keluarga ku yang membantu" balas Bee.


" kalian mau tau tidak, Riani bisa bicara..mau tau apa yang dia ucapkan" ucap Rian melangkah mendekati pintu sambil menahan tawa.


Semua mata melihat kearah nya..


" dia bilang awwwwww dengan nada mendesah.." ucap Rian yang langsung lari ke luar.. sedangkan Bee langsung melemparkan sebuah bantal.


Diluar tawa Rian terdengar sampai kedalam..


....


Dirumah sakit..


Kia baru keluar dari ruangan operasi, dia berpapasan dengan Akbar yang baru selesai memeriksa pasien.


Kia hanya menundukkan kepalanya lalu melangkah pergi, ini bukan pertama kalinya Kia mengabaikan nya.. dan Akbar mulai terganggu dengan perubahan sifat Kia.


Didalam ruangan Kia langsung duduk di kursi kerja nya ada rasa sakit di dadanya.. kini dia harus menjauhi orang yang dicintai demi kebaikan bersama.


tokkk tokkk tokkk.. pintu diketuk..


Kia coba bangkit, karena pintu dia kunci dan saat dibuka ternyata Akbar yang mengetuk.


" boleh aku masuk dokter Kiara" ucap Akbar.


" silahkan dokter Akbar" balas Kia mempersilahkan.


Kepala Kia semakin sakit, bahkan Akbar bicara pun Kia tidak bisa mendengarnya, Kia melangkah tapi tiba-tiba kesadaran nya hilang.. dan Akbar langsung menangkap tubuh Kia.


" Kia, kamu kenapa, Kia.. Kia.." panggil Akbar.


Akbar langsung mengendong Kia ke tempat tidur yang berada di ruangan tersebut.


Dia memeriksa tubuh Kia, dan mengambil sebuah suntikan, dan memasang infus.


" kenapa memaksa diri Kia, bagaimana kamu menjaga dan menyembuhkan orang lain, jika kamu sendiri tidak menjaga tubuhmu." ucap Akbar.


Akbar duduk menunggu Kia sadar, dan saat sadar Kia melihat infus ditangan nya dan ada Akbar tidak jauh darinya.


"Tetaplah berbaring... sampai infusnya habis." ucap Akbar.


....


Malam semakin larut, Bee berdiri di dekat balkon kamarnya. Bee tidak bisa tidur sisi lain dia bahagia akan menikah tapi disisi lainnya dia takut dengan pernikahan...


tiba-tiba seseorang memeluknya dari belakang..

__ADS_1


" kenapa kamu masih diluar sayang" ucap Haikal.


" dari mana kamu masuk" tanya Bee.


" dari balkon sebelah, apa yang kamu pikirkan" tanya Haikal lagi sambil mengeratkan pelukannya.


" aku takut dengan pernikahan, aku takut gagal kal." ucap Bee.


" menikah saja belum, tau dari mana kamu," ucap Haikal tersenyum.


" aku mencintaimu, aku berjanji akan menjaga pernikahan kita, membesarkan anak-anak kita, dan kita akan hidup normal seperti orang lain, aku berjanji akan memberikan kebahagiaan terbaik untuk rumah tangga kita," jelas Haikal.


Bee langsung membalik badannya, dan memeluk Haikal..


" aku sudah takluk di tanganmu kal, jangan khianati aku, maka aku akan pergi dari hidupmu" ucap Bee.


" tidak akan pernah, tidak akan terjadi sampai kapan pun" jawab Haikal.


" sekarang kamu tidur ya besok kita akan pergi pagi, apa mau tidur bareng" ucap Haikal yang membuat Bee memukul dadanya.


" kau mulai mesum seperti Rian Ayy" ucap Bee.


....


Matahari pagi bersinar..


Kia dan Akbar datang ke kediaman Chrispeter bersamaan..


" kalian berdua, orang baru keluar kamar, tapi kalian baru pulang" ucap nenek Petra.


" iya nenek Kia ada beberapa operasi jadi lembur" ucap Kia sambil memeluk nenek Petra.


" kenapa bisa berduaan, kalian yakin hanya dari rumah sakit" tanya nenek Petra.


" iya Nek, Kia langsung mau kesini tapi ketemu kak Akbar diparkiran, Kia juga mau menyapa Bee sebelum mereka kembali ke Indonesia, jadi sekalian." ucap Kia sambil tersenyum.


" ya ya ya.. alasan mu" balas nenek Petra.


....


Semua sudah berkumpul dimeja makan, mereka sarapan bersama setelah itu mengantarkan Haikal dan Bunga ke bandara untuk berangkat ke Indonesia.


" Kia, Ara jaga Riani dari makhluk mesum seperti Rian" ucap Bee sambil memeluk Ara dan Kia.


" apa, kenapa? ada apa sama mereka" tanya Kia yang langsung kepo.


" nanti biar aku yang jelaskan, berhati-hati lah Bee, kami akan segera menyusul" ucap Ara.


....



RIANI


VISUALNYA AOM SUSHAR


....


TERIMAKASIH YANG SUDAH BACA YA...

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE COMENT DAN VOTE YA...


__ADS_2