
" kakak, aku rindu, kenapa kakak sekarang jarang berkunjung, apa kakak sudah tidak sayang padaku?. panggil Tiara, dengan teriak gadis kecil yang cantik dan lucu, dia menunjukkan wajah sedih nya, yang seakan-akan sedang menahan air mata.
Seorang pemuda tampan, jalan mendekati suara anak kecil yang tadi memanggil nya.
" mana mungkin kakak tidak sayang padamu, kau jantung hatiku nona." jawab Akbar sambil menggendong Tiara , dan mengelus rambutnya. dan melangkahkan kakinya masuk kedalam panti.
....
" assalamualaikum," sapa Akbar saat masuk kedalam panti.
" waalaikum salam, Akbar apa kabarmu nak," sapa ibu Aisyah.
Akbar mendekati ibu Aisyah dan mencium punggung tangan nya.
" Alhamdulillah baik Bu, ibu apa kabar, bagaimana keadaan panti." tanya Akbar sambil duduk diruang tamu, sambil menurunkan Tiara dari gendongan nya.
" Tiara sayang kamu pergi dulu ya, bermain dengan teman-teman yang lain, nanti kakak akan menemui kalian semua," ucap Akbar kepada Tiara sambil mengelus kepalanya.
" baik kakak " Tiara pergi menjauh, tapi sebelum nya dia mencium pipi Akbar terlebih dahulu, membuat Akbar dan ibu Aisyah tersenyum.
" kamu sudah lama tidak datang berkunjung nak," tanya ibu Aisyah.
" maafkan Akbar Bu, Akbar baru punya waktu, karena banyak sekali pasien yang harus Akbar periksa, dan kemarin Akbar baru kembali dari seminar di kota xxxx, sekarang Akbar mau tau keadaan ibu dan anak-anak panti."
Akbar seorang dokter Residen kedua di sebuah rumah sakit yang cukup besar di kota tersebut.
" semua baik nak, kamu tidak perlu khawatir," jawab ibu Aisyah dengan senyuman," dia sangat kagum ke pada Akbar, karena punya jiwa yang sangat penyayang kepada siapapun, sehingga itu anak panti sangat dekat dengannya.
" ibu Jangan sungkan ya sama Akbar , Akbar sayang sama ibu seperti ibu kandung Akbar sendiri, dan Akbar juga sangat menyayangi adik-adik panti. Akbar ingin jadi orang pertama yang tau keadaan ibu dan panti ini, Akbar akan menjaga dan melindungi kalian semua." tegas Akbar sambil mengelus-elus punggung tangan ibu Aisyah. yang sudah keriput.
ibu Aisyah sangat terharu mendengar ucapan anak yang dia besarkan ini, anak yang baik dan penyayang, sehingga air matanya pun menetes, dia menangis haru, karena dia tidak gagal mendidik anaknya ini.
Akbar menundukkan kepalanya mencium tangan ibu Aisyah cukup lama, dan ibu Aisyah mengelus kepala Akbar dengan penuh kasih sayang.
" ibu Haikal akan kembali ke Indonesia," Akbar mengangkat kepalanya dan menatap ibu Aisyah sambil tersenyum.
ibu Aisyah sangat terkejut mendengar ucapannya.
....
" WOOY, how are you bro," sapa Rian dengan cengengesan, menepuk bahu Roy yang sudah menunggunya.
__ADS_1
" kenapa kau lama sekali, aku sudah jamuran duduk disini, dimana kau meletakan otakmu itu," jawab ketus Roy,dengan wajah kesal, dia sudah berada di cafe hampir dua jam, tapi manusia yang dia tunggu, bak ditelan bumi...
" hahahaha... kau masih saja pemarah, pesawat qu tadi ada Delay ," aku hanya sedikit terlambat." jawab Rian sambil nyengir.
" sedikit kau bilang, aku sudah membusuk disini selama 2jam, dan kau bilang sedikit." tangan Roy bergerak menjitak kepala Rian dengan wajah kesal.
" iya iya maaf, salah terus." Rian mendengus kesal dan mengaruk kepalanya.
" sudahlah, ayo kita pergi, aku sudah muak duduk disini." Rian berdiri dan menuju kasir untuk membayar minumannya.
" tunggu-tunggu, aku bahkan belum minum, apalagi makan, kenapa kita harus buru-buru, setidaknya biarkan aku mengisi sedikit isi perut qu," celoteh Rian yang mengejar Roy yang telah keluar dari cafe.
" kau sudah mulai kejam, seperti Haikal Roy , teriak Rian masuk kedalam mobil Roy,
" kau berisik, mau aku keluarkan kau dari mobil ini," tatap Roy dan langsung menjalankan mobilnya.
....
Di Negara lain, Haikal keluar dari ruangannya, menuju ruang rapat yang sudah di siapkan, dia diikuti oleh sekertaris nya dan asistennya berjalan. menyusuri koridor kantor, dan sampai lah mereka di sebuah ruangan yang cukup besar, roman berjalan mendekati pintu, dan membukanya untuk Haikal agar segera masuk.
didalam ruangan itu terdapat dua pria paru baya, dan satu wanita muda yang sangat seksi.
Haikal duduk di kursi kebesaran, saat memimpin rapat.
" selamat siang," sapa roman kepada ketiga tamu mereka.
" selamat siang"sapa pak Romi, berdiri melangkah mendekati Haikal dan mengulurkan tangannya.
" langsung ke inti nya saja, tidak usah banyak basa-basi," jawab ketus Haikal.
Romi duduk kembali, tanpa ada balasan dari Haikal.
Sekertaris Romi, menjelaskan semuanya tentang perusahaan, dan alasan untuk bekerja sama.
semua memandang kearah wanita seksi yang sedang menjelaskan didepan mereka, tapi tidak dengan Haikal, pandangan kearah lain.
" cukup" teriak Haikal, membuat semua mata memandang kearah nya.
asistennya pun mendekati Haikal, dan melihat sorot mata Haikal, seakan paham apa yang harus dia lakukan.
Haikal melangkah pergi bersama sekretaris keluar dari ruangan tersebut tanpa bicara,.
__ADS_1
" aku akan pergi sementara waktu, handel semuanya pekerjaan ku , dan laporan kepada ku sedetail-detailnya. aku tidak menerima kesalahan sekecil apapun." perintah Haikal .
" baik tuan," dengan tatapan kebawah dan jantung deg degan. Jen sangat takut jika dia akan membuat kesalahan.
....
Dikediaman Chrispeter....
" kenapa kau harus kembali ke sana," tanya nyonya Peter dengan nada tinggi.
" pekerjaan mu di sini sudah sangat banyak, kenapa kau harus menyibukkan diri untuk kembali."
" maafkan aku nenek, tapi aku tetap akan kembali, ini sudah menjadi perjanjian kita kenapa aku bisa pergi kesini, karena kau menjamin aku akan kembali ke sana, nenek tidak perlu menjelaskan apapun, dan aku akan mendapatkan jawaban nya sendiri. jawab Haikal,.
" nenek melakukan ini demi kebaikanmu."
" maafkan aku nek, aku permisi." Haikal melangkah pergi meninggalkan nenek diruang keluarga.
" tunggu" sahut nenek Petra
Haikal menoleh dan kembali ke tempat duduknya kembali.
" kau boleh pergi tapi.." nenek Petra memberikan syarat..
yang akhirnya di anggukan oleh Haikal...
....
Pukul 02.15 dini hari Haikal tiba di Indonesia, dengan menggunakan pesawat pribadi.
dia bebas mau pergi dan pulang kapan pun dia mau, tanpa harus mengikuti protokol penerbangan.
anehnya tidak ada yang datang menjemput nya, semua pengawal berada jauh darinya, yang hanya ditugaskan mengawasi nya...
" sialan mereka benar benar cari mati " gumam Haikal.
oke cukup sampai disini dulu ya Reader..
kalian penasaran tidak bagaimana pertemuan bunga dan Haikal..
author juga penasaran jadi ditunggu ya up nya
__ADS_1
jangan lupa like coment ya, silahkan juga kasih saran tapi jangan di buli yaa.. hhehhe..
terimakasih yang sudah baca...