
Tawa bahagia terdengar di pinggiran pantai, 4 wanita cantik asik berkejar-kejaran dengan bahagia.
uwweeee.. uwweeee... suara Ara mual-mual yang membuat Bee dan Kia langsung berlari kearah Ara. Riani yang melihat Ara muntah langsung berlari mencari Roy.
" kak Roy, Ara muntah-muntah kak" teriak Riani mengejutkan Roy dan yang lainnya.
Roy langsung berlari kepinggir pantai, Ara sudah duduk diperiksa oleh Kia.
" Ara, kamu sudah telat haid" tanya Kia.
" tidak tau, aku tidak pernah menghitung nya" jawab Kia.
" Apa yang kamu rasakan, pusing gak?" tanya Kia.
Ara menggelengkan kepalanya..
Roy tiba dipinggir pantai dengan wajah khawatir..
" Kenapa sampai muntah, kecapean ya?" tanya Roy.
" tiba-tiba saja mual, mau gendong kak" ucap Ara.
Roy langsung mengendong Ara menuju kapal, Haikal Dan Rian memandangi dari kejauhan dan Akbar datang sambil tersenyum.
" Kenapa Ara kak?" tanya Rian.
" Sepertinya kita akan segera menjadi paman" jawab Akbar.
" Ara hamil" teriak Haikal.
" biasa saja Haikal, tidak perlu Teriak" ucap Rian ketus.
....
Kepulangan mereka dipercepat, karena menghawatirkan keadaan Ara..
Sudah tengah malam sebentar lagi kapal tiba di pelabuhan.
Haikal berdiri dipinggir kapal melihat lautan malam yang diterangi cahaya bulan.
Ada sesuatu yang menggangu pikiran Haikal.
" Apa yang kamu pikirkan Haikal?" tanya Roy.
" selamat ya, Lo akan segera jadi ayah" ucap Haikal tersenyum.
" sudah satu tahun kal, bagaimana hasil pencarianmu tentang surat paman Rios." tanya Roy.
" Jalan buntu" jawab Haikal.
" Kau menyerah" tanya Roy.
" jalan terakhir, aku akan turun tangan sendiri mencari ke Indonesia" ucap Haikal.
" bersama Bee" tanya Roy.
" sendirian" Jawab Haikal.
" aku akan menjaga Bee selama kamu pergi" ucap Roy.
" terimakasih Roy, dan tetap rahasiakan dari siapapun," pinta Haikal.
__ADS_1
" Pasti Kal."jawab Roy.
....
FLASHBACK ON
Setelah pemakaman paman Rios, Haikal membuka kertas yang diberikan Roy dari paman Rios..
" Haikal maafkanlah paman yang menghancurkan keluarga mu, dan satu berita yang ingin paman sampaikan. ini soal kakak kandungmu aku menyabotase mobil yang membawa kakakmu sampai terjadi kecelakaan, dia dinyatakan meninggal tapi pada kenyataannya itu bukan dia.
Dia masih hidup Haikal, hanya saja paman tidak tahu keberadaannya. pernah paman mencarinya tapi hasilnya nihil, Dia benar-benar menghilang.
Jika kamu ingin meneruskan mencarinya, dia memiliki tanda lahir di dadanya berwarna merah, dia juga memiliki golongan darah mirip seperti dirimu." itulah isi kertas paman Rios.
Haikal tidak tahu harus memulai dari mana, binggung sudah pasti, tapi Haikal menyakinkan dirinya sendiri jika dia mampu menemukan kakaknya, dia juga berharap kakaknya benar masih hidup.
FLASHBACK OFF
....
" Ayy, aku ikut ya" pinta Bee.
" jangan sayang, hanya sebentar saja" ucap Haikal.
" Seharusnya Roy yang pergi, tapi Ara butuh Roy." jelas Haikal.
" tapi aku juga butuh kamu" ucap Bee sedih
" Ayolah sayang, sekali ini saja" mohon Haikal.
Haikal langsung melumut bibir Bee menghisap nya sangat dalam, bibir yang sudah menjadi candunya untuk beberapa saat akan dia tinggalkan.
Erangan, desahan, terus keluar dari mulut Bee membuat Haikal terus mempercepat gerakannya.
" kasihan juga sama punya kamu, kalau enggak masuk lobang, yang tidak cukup 1 sampai 2 ronde, awas ya kalau mencari lubang lain" teriak Bee ditengah-tengah rasa panas yang berada dimiliknya.
Haikal meletakkan tubuh Bee yang bermandikan keringat, mencabut miliknya dan tidur disamping Bee..
" Bagaimana mencari yang lain, jika kebahagiaan ku ada padamu, wanita satu-satunya yang mencuri hatiku, wanita yang membuat aku ketakutan kehilangan mu, kau kelemahan terbesarku, wanita yang selalu aku rindukan, kau pemilik diriku seutuhnya Bunga, bagaimana aku mengatakannya jika aku sangat mencintaimu?" bisik Haikal sedang Bunga sudah tertidur.
....
Bee mengantar kepergian Haikal ke Indonesia dalam urusan bisnisnya.
pelukan tangan Bee di Legan Haikal tidak mau lepas, matanya juga sudah berkaca-kaca, Haikal melihatnya sudah tidak tega rasanya ingin dibatalkan saja kepergiannya.
" Kalau kamu nangis aku tidak pergi" ucap Haikal.
" Ayy jangan lama, aku takut" ucap Bee.
" melihat aku akan pergi, mengapa manja sekali?" ucap Haikal menciumi seluruh wajah Bee.
Bee memeluk Haikal, hiks hiks hiks hiks.. tangisannya pecah di dalam mobil membuat Roy dan Haikal begong, wanita cuek, dingin, dan kejam ini menagis seperti itulah yang mereka pikirkan.
" Roy, kita kembali kerumah" ucap Haikal membatalkan kepergian nya.
" Lo yakin kal" ucap Roy serius.
" ya, daripada melihat wanita ku menangis, lebih baik tidak pergi" ucap Haikal.
" Ayy pergi saja, aku tidak tahu mengapa air mata ku keluar" ucap Bee.
__ADS_1
" yakin, jika kamu tidak mengizinkan,aku tidak akan pergi" ucap Haikal.
" tapi janji kabarin aku terus ya" pinta Bee.
" pasti Bun." ucap Haikal.
Pesawat Jet milik keluarga Chrispeter terbang ke Indonesia, Bee yang siap pulang bersama Roy menangis lebih kencang dari tadi.
Roy binggung harus melakukan apa?, dia membiarkan Bee menagis sampai tertidur.
Tiba dirumah, Roy tidak berani menyentuh Bee, apa lagi membiarkan pengawal menyentuhnya bisa ngamuk si Haikal. Roy memanggil istrinya yang sedang mengandung 3 bulan untuk membangun Bee.
" sayang bangunan Bee" pinta Roy.
Ara langsung membangun Bee, dan saat Bee terbangun dia kesal melihat Ara. Bee keluar mobil dengan menghentakkan kakinya dengan kuat.
" Sayang gendong" ucap Ara.
Roy langsung menggendong Ara, membawanya kedalam.
Bee yang melihat matanya kembali berkaca-kaca dan menagis dengan kencang.
Pengawal yang menjaga kebingungan melihat Nona muda menangis sesenggukan, Bee melangkah masuk dengan tangisannya yang semakin kuat, yang di dalam rumah langsung berlari semua, mencari siapa yang menagis.
" cucuku, kamu kenapa nak" teriak nenek Petra.
tatapan Bee langsung jahat kepada Roy dan Ara dengan air mata yang masih mengalir.
" Roy sama Ara jahat" teriak Bee membuat Ara dan Roy saling pandang.
Bee melangkah masuk ke kamarnya, dengan kakinya yang di hentakan dengan kuat.
" Setan apa yang merasuki Bee?" tanya Roy.
" iya, aneh sekali" ucap Riani.
" kamu melakukan kesalahan apa Roy?" tanya Nenek.
" tidak tahu Nenek, Bee yang aneh" jawab Roy.
....
Haikal tiba di Indonesia langsung melangkah memasuki panti yang pernah dia tinggali, terjadi percakapan panjang bersama ibu Aisyah pemilik panti, Haikal mencerna setiap penjelasan ibu Aisyah.
Haikal akan menetap disana beberapa hari..
" kau sekarang banyak berubah Haikal" ucap ibu Aisyah.
" iya Bu, Haikal sekarang bahagia dengan keluarga kecil Haikal" katanya.
" Semoga kamu berhasil menemukan kakakmu, sehingga kebahagiaan mu semakin lengkap" ucap ibu Aisyah tersenyum.
" Semoga saja kebenarannya dia masih hidup" jawab Haikal.
....
SEMALEM GAK UP MAKLUM YA MALMINGš¤
SELAMAT HARI MINGGU PARA READER..
TERIMAKASIH YANG SUDAH BACA YA..
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE COMENT DAN VOTE..