
Pesta Berhenti diakhir acara, ketakutan Bee benar terjadi, walaupun dia tidak keluar rumah, Bee tau keamanan rumah mulai berantakan, dan Haikal yang memperkuat nya.
Bunga masih duduk di pelaminan, semau tamu undangan sudah pulang hanya tersisa keluarga inti, dan beberapa tim wedding organizer yang merapikan sisa acara.
Mama Bunga mendekati nya, mengelus pipi Bunga dan menatapnya dengan sendu.
" sayang ayo kita kembali ke kamar mu" ucap mamanya.
" iya ma, mama juga balik ke kamar, beristirahat lah, aku akan menunggu Haikal kembali" balas Bunga.
Bunga menghampiri nenek Petra dan paman Jose dan meminta mereka kembali ke kamar beristirahat,
Bunga mengumpulkan orang-orang nya, dan meminta mereka mengawasi keluarganya.
Kia, dan Riani menemani Bee dikamar, sedang Ara belum juga kembali..
" Kia, bantu aku membuka gaun ini, membuat dadaku sesak" ucap Bee.
Kia langsung membantu membuka resleting baju, sampai terbuka semua, korset yang Bee kenakan juga, Ani yang melihat Bunga hanya menggunakan pakaian dalam menutup matanya membuat Kia dan Bunga tersenyum.
" Bee seperti malam pertama kamu gagal" ucap Kia.
" itu tidak penting Kia, sebenarnya apa yang terjadi" tanya Bee.
" jika orang-orang tersebut ingin menyerang pernikahan mu seharusnya kekacauan terjadi di sini, tapi mengapa terjadinya diluar." ucap Kia.
" kau benar Kia, mereka awalnya ingin menyerang kesini, tapi mereka menemukan sesuatu yang lebih menguntungkan!" ucap Bee membuat Kia binggung.
dreettt dreettt dreettt..
" hallo Ra, apa yang terjadi" tanya Bee.
" Sebenarnya pelakunya dari gerombolan manusia dari dunia gelap, mereka orang-orang yang tidak ingin tunduk padamu, sehingga bergabung mengumpulkan pasukan dan menyerang, yang membuat aku masih aneh.. rencana mereka sudah sangat rapi untuk menghancurkan pernikahan mu, tapi mengapa mereka semua putar haluan ke negara Meksiko, " jelas Ara.
" siapa pemimpin pasukan" tanya Bee.
" mata elang," ucap Ara.
" dia pernah mengalahkan Rios, dan aku hancurkan sampai rata bisnisnya dan membuat nya menjadi pengemis, aku pikir sampah ini sudah mati" ucap Bee senyum sinis.
" mereka bermasalah dengan ku, tapi kenapa Haikal terlibat" tanya Bee.
" Mereka musuh bebuyutan kakek Haikal, karena mengetahui kalian akan menikah mereka akhirnya bergabung menyerang" jelas Ara.
" Bee, aku hanya bisa masuk sampai disini, aku kalah kekuatan tidak ada pengawal ataupun pasukan, aku hanya membawa beberapa bayangan," lanjut Ara.
__ADS_1
" pergi dari sana, temukan keberadaan Haikal" ucap Bee menutup panggilan.
....
Haikal masuk kesebuah markas besar, banyak pasukannya terluka parah, bahkan banyak yang tidak bertahan. Haikal masuk kesebuah kamar yang sangat besar, terdapat cyber yang terhubung dengan para pengawal nya di berbagai Negara.
" Rian, kau terluka parah" tanya Haikal yang menemukan Rian mengeluarkan peluru, dari pundaknya.
Haikal langsung bergerak mengeluarkan peluru dipundak dan perut Rian, darah membasahi kasur. Rian sudah pucat dan terlihat lemas.
Haikal langsung menyuntikkan sesuatu, dan membersihkan darah Rian dan mengobati luka Rian yang cukup parah.
" jangan sampai ayah tau keadaanku" ucap Rian.
" iya, lagian kau tidak akan mati secepat ini, seharusnya mereka menembak kepalamu " ucap Haikal datar.
" brengsek Lo kal, Lo sadar gak , sudah meninggalkan pengantin, gagal deh malam pertama" ucap Rian masih bisa bercanda.
Haikal langsing bangkit mengawasi keberadaan Roy dan Akbar yang sudah melakukan penerbangan ke Meksiko.
" Ian, kenapa paman Rios memancing mereka ke Meksiko" tanya Haikal.
" mana aku tau, jika dia tidak mengalihkan kesana, pasti pernikahan Lo gagal, tim sialan si mata elang dibagi dua, setelah dibagi dua saja tim kita banyak mati" ucap Rian.
" kau diam saja, aku tidak akan tinggal diam, akan aku tunjukkan siapa Haikal Chrispeter, akan aku buat mereka terkoyak-koyak." ucap Haikal menggenggam tangannya.
" Semua tim mereka disini sudah rata, sisa yang ada di Meksiko, gue gak mau ikut lagi,," ucap Rian.
" seperti nya ini bukan kau Ian, bukannya kamu tidak takut mati, dan sangat haus darah" tanya Haikal.
" iya tapiiii.." ucap Rian mengerutkan keningnya.
" tapi kau ingin hidup, punya keluarga, menikah, dan hidup bahagia" lanjut Haikal.
" sekarang, apa sudah jatuh cinta pada siluman mu itu" tanya Haikal.
" dia sudah tidak jadi siluman lagi Kal, cuman masih jadi kuman, menempel pada siapapun! tidak usah mengurus diriku, urus masalah di Meksiko, biar cepat kamu malam pertama" ucap Rian ketus.
" buat dia menempel hanya padamu, " ucap Haikal pergi meninggalkan Rian.
" baru menikah saja kau sudah cerewet sekali Kal," gumam Rian.
....
DI MEKSIKO..
__ADS_1
Roy dan Akbar tiba di Bandara..
" kak Akbar kita ikuti instruksi dari Haikal" ucap Roy.
" iya Roy, kau pergilah, aku akan mengecek kondisi perusahaan dan kediaman serta keamanan lainnya, kau berhati-hati lah." ucap Akbar.
Roy dan Akbar langsung berpisah, menuju tujuan Masing-masing, gerakan Roy dikendalikan Haikal dari Indonesia..
Semua pasukan sudah terkumpul, Roy tiba dan langsung disambut dengan hormat, strategi penyerangan sudah dikerahkan menjadi tiga tim, Roy akan memimpin tim pertama yang akan menghancurkan markas mata elang yang langsung dipimpin oleh mata elang langsung.
Sedangkan dua tim berada disisi Roy menyerang langsung.
Mereka akan menyerang dari tiga posisi, dan tidak akan membiarkan satu orang pun berhasil keluar..
" Kal, aku rasa kau sangat marah tidak biasanya mengerakkan pasukan seperti ini, apa karena malam pertama mu yang gagal" batin Roy sambil tersenyum.
Pas jam 12 malam pasukan bergerak, pihak musuh tidak menyangka penyerangan secepatnya ini, bahkan mereka tidak mendapatkan waktu bersiap apa lagi membalas.
" haaikkall...." teriak mata elang.
" keponakan ku memang hebat" ucap Rios yang sudah bermandian darah.
" hei, pria tua, jika aku mati hari ini, kau juga mati" ucap nya.
" tidak masalah, aku sudah membayar hutang kepadanya, sebagai gantinya dia akan bahagia bersama keluarga kecilnya yang dia impikan selama ini" ucap paman Rios meneteskan air mata.
....
" Haikal kendalikan pasukan" ucap Akbar yang tersambung ke Haikal dan Roy.
" Ada apa, aku akan meratakan mereka Semua" balas Haikal.
" paman Rios kemungkinan disana, dia memanipulasi berkas perusahaan Chrispeter tapi semua itu palsu, paman Rios menarik mereka ke Meksiko dengan jaminan kerja sama memberikan perusahaan Chrispeter karena paman Rios satu-satunya putra Chrispeter yang punya hak penuh, mata elang mempercayai nya, tapi paman Rios menipunya, perusahaan disini aman bahkan pasukan paman Rios menjaga keamanan disini." jelas Akbar.
" Selamat paman Rios Roy, dia menjadi tujuan pertama kita, tidak perduli mereka lolos yang penting bawa paman Rios hidup-hidup," ucap Haikal tegas tapi nada tersebut terasa pilu bagi Roy.
" baiklah, aku pasti menyelamatkan.. dan sekaligus membasmi mereka Semua" ucap Roy yang juga merasa dadanya sesak.
Roy mengerakkan pasukan nya, dan dia memisahkan diri dari pasukan menghidupkan Drone mininya untuk menemukan keberadaan paman Rios.
....
TERIMAKASIH YANG SUDAH BACA YA..
JANGAN LUPA LIKE COMENT DAN VOTE...
__ADS_1