
Hari bahagia untuk Haikal dan Bunga tiba..
Mereka akan melangsungkan pernikahan disebuah hotel berbintang, Pesta meriah yang dihadiri oleh para petinggi dari berbagai Negara, Pengusaha-pengusaha sukses dan teman-teman kolega bisnis dari dua keluarga besar..
Undangan mencapai ribuan orang yang terbagi menjadi tiga jadwal, ijab qobul sudah dilangsungkan di pagi hari di kediaman Bunga, sekarang semua keluarga sudah ada di hotel..
Para wanita sudah di hias oleh penata rias, bahkan ada MUA juga Make up artist yang ikut serta mengambil alih make up.
Untuk para pria mereka hanya menggunakan jas warna hitam dan kemeja putih, Serta menggunakan PIN di dasi sebagai tanda dari pihak keluarga kedua belah pihak.
Bunga Berada di ruang yang berbeda dengan Haikal, Bunga menggunakan gaun berwarna putih mengembang, rambut disanggul dan menggunakan mahkota, Bunga menggunakan 2 baju yang akan bergantian satu bajunya berwarna kuning gold yang juga mengembang.
Diruangan Bunga ada Ara Kia dan Riani.
Mereka juga dihias disana sekaligus menjaga keamanan Bunga.
Bunga sudah selesai dihias, wajah cantiknya sekarang sudah disulap menjadi seperti ratu dengan mahkota yang terdapat mutiara nya gaun putih mengembang memperlihatkan bagian bahu dan dada Bunga yang putih, serta lehernya yang cantik..
Bunga sangat sempurna hari ini.
Kia sampai melamun melihat penampilan Bunga, rasa nya dia juga ingin segera menikah, tapi dengan siapa.
" kau cantik sekali Bee" ucap Ara.
" ya, tapi kenapa kamu beda kamar, kalian kan sudah sah" ucap Kia cengengesan.
" apa yang sedang kamu pikirkan Kia" tanya Bunga.
" ya, apa lagi kalau bukan malam pertama, ampun gue penasaran banget rasanya. enak gak ya?" tanya Kia mendongak ke atas.
" makanya nikah sana" ucap Rama melempar kain ke wajah Kia.
" sayangnya tidak ada calon" ucap Kia sendu.
" Bee santai, fokus saja, ini hanya pesta" ucap Ara.
" jika pun ada penyerangan, para petinggi yang hadir dijaga ketat oleh para bodyguard mereka, karena itu tenang lah" ucap Kia.
" selesai ijab qobul, Haikal tidak mau menatap mataku, pasti ada yang dia sembunyikan, sebenarnya apa yang terjadi diluar sana" tanya Bee.
__ADS_1
" percayakan semuanya pada Haikal" ucap Ara yang menepuk-nepuk pundak Bee.
....
Dikamar yang berbeda Haikal berdiri di depan cyber bersama Roy, Rian, dan Akbar.
Mereka melihat semua pergerakan tamu, bahkan alat yang sudah di pasang tidak memberikan tanda.
" kal, ini aneh.. apa yang terjadi, pergerakan mereka hilang semua" ucap Roy.
" ya, bahkan seorang hacker pun tidak bisa menembus teknologi ku" ucap Haikal.
" gue heran ada ya pengantin kayak Lo, seharusnya bahagia memperindah diri menyambut malam pertama, ini kamu di depan cyber menanti perang.. aneh" ucap Rian yang berbaring di kasur.
" kal, gunakanlah jas mu, ubah ekspresi wajah mu, kita bersiap turun" jelas Akbar.
Haikal bergerak menggunakan jas berwarna hitam, membenarkan rambutnya agar terlihat berbeda menggunakan sepatu yang sudah disiapkan, lalu tersenyum mengubah ekspresi wajahnya.
" syukurnya kau memang tampan, jadi tidak perlu di rawat, jika kamu jelek, bubar semua tamu" hhaaaa tawa Rian terdengar diikuti senyum yang lainnya.
Haikal memandang kearah Roy, dan Roy langsung mengedipkan kedua matanya.
Haikal keluarga kamar diikuti yang lainnya, dan Haikal bertemu Bunga yang juga ingin menuju ke bawah, Haikal langsung tersenyum melihat ratunya sangat cantik, Haikal lupa untuk melanjutkan jalan karena terlalu asik menatap keindahan di depannya.
" wooyy, kapan ne jalan .. nanti copot mata Lo kal" ucap Rian kesal berada dibelakang tidak jalan-jalan.
Haikal maju mendekati Bunga, dan berbisik sesuatu membuat Bunga tersipu malu, tapi yang lainnya memasang wajah kesal, karena beraninya Haikal menggoda saat ada mereka seperti dianggap makhluk astral.
" Riani, kamu lebih cantik dari Bunga dengan menggunakan gaun berwarna gold" ucap Rian yang membuat Haikal memandang Rian sinis.
" siapa bilang dia lebih cantik, Ara ku lebih cantik, baju berwarna gold lebih cocok di kulitnya" ucap Roy. yang membuat Haikal makin kesal.
" apaan si kalian ini, tidak ada yang akan memuji aku, oke tidak apa-apa, Ara dan Lo Ani, gue kasih tau rahasia mereka berdua, kalau mereka" ucap Kia yang membuat Roy dan Rama berteriak bersama membuat Akbar tertawa.
" jangan dilanjut Kia, kita sudah sepakat mengubur cerita lama itu" ucap Rian.
" baiklah jadi siapa yang paling cantik" tanya Kia.
" Bunga" jawab mereka berdua.
__ADS_1
Kia memandang dua manusia kembar ini dengan mata melotot, maksudnya bukan menyebut Bunga tapi dia, Akbar yang melihat ekspresi Kia langsung tertawa begitu Ara, Bunga dan Haikal.
" sialan, " ucap Kia menggakat gaun panjang nya siap berlari ke lift.
" gue kasih tau ya Ara,Ani, Roy sama Rian dulunya pernah di cium oleh bencong" teriak Kia yang langsung berlari.
Roy dan Rian melotot dan terdiam, Ara langsung menatap Roy terkejut, Ani hanya diam saja tidak mengerti..
Sedangkan yang lainnya berjalan kearah lift mendekati Kia.
Sampai di bawah sudah banyak tamu undangan yang hadir, keluarga juga sudah ada di sana menyambut raja dan ratu yang terlihat sangat serasi tampan dan cantik menaiki singgasana..
Tamu undangan yang melihat mereka tersenyum, langsung bersorak menyambut ikut bahagia..
Roy sudah bergerak kearah lain, Ara yang menyadari kehadiran Roy yang menghilang membuat nya paham, tempat ini dijaga ketat.
Sedangkan Rian sibuk berkeliling mengawasi berjalannya acara..
Nenek Petra bergabung bersama paman Jose dan keluarga Bunga..
Acara mewah, makanan mewah membuat tamu undangan puas, satu persatu tamu undangan bergantian datang dan pergi saat acara hampir selesai, Bunga dan Haikal sudah berganti baju kedua tiba-tiba wajah Haikal yang tersenyum langsung berubah tegang.. Beberapa Orang mulai menyadari perubahan Haikal begitupun Bunga..
Tanpa aba-aba Haikal langsung turun dari pelaminan, langsung melepaskan jas nya langsung berlari keluar.. Ara dan Bee saling pandang dengan cepat Ara berlari juga keluar.. Rian Roy Akbar sudah menghilang.....
Nenek Petra dan paman Jose berdiri mereka baru sadar jika dari tadi Rios tidak ada..
wajah nenek Petra berubah begitupun keluarga Bunga..
MC mengambil alih mikrofon dan meminta para tamu undangan meninggalkan hotel secara perlahan karena acara sudah selesai dan ada kendala kecelakaan dari pihak pria yang membuat pengantin pria berlari keluar, MC tersebut orang yang Haikal kirim untuk berjaga-jaga jika ada terjadi sesuatu .
Suasana kembali tenang, tamu mulai melangkah pergi, Kia coba menenangkan nenek Petra, nenek Petra memandang kearah Bunga yang masih duduk diatas pelaminan, nenek Petra tau bagaimana keadaan keluarga jadi dia tau MC berbohong tentang kecelakaan ada masalah lebih besar dari itu.
Bunga menatap mata nenek Petra sambil tersenyum sebagai tanda dia mengerti keadaan...
....
LANJUT MALAM....
TERIMAKASIH YANG SUDAH BACA YA READER..
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE COMENT DAN VOTE YA..