
Bee dan Ara masih bergelut dengan berkas-berkas, Ara melempar sebuah amplop coklat, Bee langsung membukanya, dilaporkan Haikal meminta orang mencari tau tentang KBC dan kejadian pimpinan KBC 3tahun yang lalu, Bee menatap Ara dengan intens.
" Haikal akan meletakkan Orang untuk mengawasi mu, kita bertukar identitas, serahkan semuo milikmu dan kau gunakan identitas ku" ucap Ara.
" tempat yang akan aku tuju berbahaya Ra, " tatap Bee serius.
" aku tau, tapi ini jalan satu-satunya, kau pergilah ke markas Haikal, habisan orang yang bernama Mak, dapatkan info tentang sahabat mu putri, dia kunci bertemu nya kita dengan Rios." jelas Ara.
" Dia telah menjadi musuhku,sejak pengkhianatan nya" balas Bee dengan tatapan amarah.
Ara hanya mengangkat alisnya dan tersenyum sinis, dia tau betul bagaimana amukan Bee saat tau orang yang mengkhianati dan membocorkan informasi penyerangan 3tahun yang lalu sahabatnya SMA nya sendiri, Bee menghancurkan banyak perusahaan bahkan menaklukkan banyak bisnis ilegal Karena kejadian tersebut.
" Bee, jangan terlalu percaya padaku, terkadang aku pun sering berpikir mengkhianati mu di beberapa misi," ucap Ara santai.
" emhh.. " balas Bee pergi.
....
" Apa dirimu tidak kalah mengerikan, " tatap Bee tidak kalah didepan Rian.
" karena aku mengerikan, istri ku harus wanita polos, tidak seperti dirimu, berlindung dibalik nama yang lembut.... BUNGA. tapi.." Rian menghentikan ucapan nya, karena tatapan Bunga dan Haikal bersatu seakan siap melenyapkan nya.
" Anak mereka akan menjadi orang yang hebat, memiliki kedua orang tua yang jenius, sifat anak tergantung didikan orang tua, bukan masa lalu orang tuanya" jelas Akbar.
" kak, Kenapa tidak mendukungku" Rian memajukan bibirnya kesal.
" kau pun berlindung di balik sifat mu yang ceria, tapi aslinya kau seorang psikopat." ucap Haikal
Deggg.. Rian langsung menunduk memegang dadanya, Akbar dan Haikal langsung berdiri mendekati Rian.
" kenapa bayangan Roy melintas, dan dadaku sesak, apa ini ikatan batin kami.
Haikal memahami ekspresi wajah Rian, dia langsung mengontrol cyber dan mencari keberadaan Roy, beberapa bayangan Roy pun diminta mendekati nya.
....
Roy tiba disebuah bangunan yang terlihat seperti rumah Belanda, pengawal Roy mulai maju bergerak, Roy mengerakkan Drone mini buatan nya, tempat tersebut kosong pengawal sudah mengeledah semua sisi, bangunan tersebut sudah lama tidak digunakan, dan beberapa saat yang lalu memang terlihat bekas aktivitas, ada beberapa tetes darah.
mereka semua melangkah memasuki hutan, Roy mengikuti arah Drone yang sudah mengawasi keadaan dibawah, Roy mengerakkan pengawal ketempat Drone berhenti, ada seorang wanita terkapar, dia meninggal.
__ADS_1
Roy mengirim foto tersebut Kepada Haikal, dan melanjutkan pencariannya.
" Dara tidak jauh dari sini, " batin Roy.
baku tembak pun terjadi beberapa pengawal sudah berjatuhan, Roy sudah menyembunyikan diri, mereka sudah kejar-kejaran, Ara yang tidak jauh dari tempat tersebut bisa melihat baku tembak antara tim Rios dan tim Roy.
beberapa bayangan Roy sudah mendekat untuk menyerang, Roy pergi dari sana, karena tujuannya mencari Dara...
Roy melihat Dara berdiri disebuah bukit tidak jauh darinya, tapi saat mata mereka bertemu Ara langsung berlari dan Roy mengejarnya, pengawal yang menyadari Roy pergi cepat mengejar, sedangkan pengawal Ara yang menyadari pimpinan mereka dikejar langsung Maju menyerang.
Roy sangat kesal melawan tim Ara, emosinya mulai naik, tanpa aba-aba, Roy melepaskan penyebaran jarum beracun dari atas Drone nya, dan menyingkirkan mengejar Ara yang sudah menjauh.
Roy melihat Ara berhenti, dihadapan seseorang dan saling menodongkan senjata, kedua orang didepannya belum menyadari keberadaan nya.
" Kenapa kau membunuh putri" tanya pria dihadapannya.
" karena dia pernah mengkhianati ku" balas Ara santai.
" Rios, akan membunuh kalian semua, apa lagi dengan kematian putri" balasnya.
" kedatangan diriku, memang untuk memancing nya keluar, karena itu aku membunuh ******* nya." Ara tersenyum sinis.
Roy melangkah mendekat dan Ara langsung melihat kearah Roy dengan tatapan sinis. melihat Ara lengah pria tersebut mengambil kembali senjatanya, Roy yang melihat langsung mendorong tubuhnya dan Dara sambil melepaskan tembakan dikepala Pria tersebut.
mereka terjatuh ke dalam jurang dipinggir tebing, Roy memeluk tubuh Ara dengan tangannya berada di pinggang Ara dan satu tangannya bergantung disebuah kayu yang akan roboh karena tanah terus terkikis, Ara melihat darah dari tangan Roy, pohon tersebut tidak bisa menampung bobot tubuh mereka berdua, harus ada satu yang jatuh.
" jangan pernah berpikir untuk menjatuhkan diri" ucap Roy menatap mata Ara.
" kau bodoh, kenapa mendorong sampai kita di posisi ini" Tanya Ara emosi.
" aku tidak mau berkorban nyawa untuk dirimuu , karena aku ingin hidup bersamamu, bukan mati." jelas Haikal yang mengecup bibir Dara.
* brengsek... dalam posisi seperti ini, kau masih bisa berbuat mesum" protes Ara.
....
Bee Haikal Rian dan Akbar bisa melihat keadaan Roy yang terjatuh ke bawah tebing, dan mereka pun tau jika Putri sahabat Bunga tewas ditangan Ara.
Haikal melihat ekspresi Bee yang terlihat mendung, bagaimana pun mereka pernah tertawa bersama, belum sempat dia membawa putri keluar dari dunia gelap, tapi takdir tidak memberikannya kesempatan. Putri yang mengkhianati Bee dan membocorkan informasi keamanan rumah Bee sehingga menyebabkan Rios bisa dengan mudah masuk.
__ADS_1
Bahkan putri menjadi wanita simpanan Rios.
" ternyata Rios punya nafsu juga ya, gue pikir cuman punya hasrat menghancurkan Chrispeter" ucap Rian yang dari tadi tegang dan sekarang mulai bersuara.
dreeeetttttt dreeeetttttt handphone Haikal bergetar.
" bagaimana" tanya Haikal.
" jika kau tidak bisa membawa Roy, aku Pastikan kepalamu menjadi makanan anjing, " bentak Haikal.
Bee hanya diam dengan tatapan kosong, Haikal mendekat dan memeluknya dari samping.
" seharusnya aku yang pergi ke sana, sehingga Ara tidak perlu membunuh putri" ucap Bee.
" sudahlah Bun, semua sudah terjadi, emosi Ara sedang mengebu-gebu karena akan bertemu Rios, dia menyimpan dendam" balas Haikal.
" aku tidak ingin Rios mati" tatap Bunga pada Haikal.
" aku juga, niatku membawanya kembali, tapi kita tidak tau apa yang akan terjadi,besok kita bertemu dia dipesta kapal" jelas Haikal.
....
Sebuah tali mendekati Roy dan Ara yang sudah bertahan kurang dari 1jam, Roy memegang tali tersebut, dan perlahan naik, saat tiba di atas Roy dan Dara sama-sama terkejut, Ara yang replek langsung mencekik leher pria tersebut, Roy mencoba menghentikan Ara.
" kau yang membuka keamanan kamar yang ikut berkhianat" ucap Ara
" maafkan kakak Ara" ucap Austin.
" tidak ada maaf bagi PENGKHIANAT.." Ara memukuli Austin Sampai dia terduduk lemah dan menundukkan kepalanya.
Roy memeluk Ara dengan mengelus kepala Ara..
....
MALAM INI KITA KETEMU DIPESTA KAPAL...
TERIMAKASIH YANG SUDAH BACA YA..
MINTA LIKE COMENT DAN VOTE...
__ADS_1
BIAR AUTHOR TAMBAH SEMANGAT... TQ