
" Nenek, tanyakan ini setelah liontin ketemu ya," jawab Haikal dengan tatapan serius.
" Saat liontin ibumu ketemu kalian harus menikah," jawab nenek Petra tidak kalah serius.
" maafkan Haikal nek," Haikal beranjak pergi.
" Berjanji lah kau tidak akan membenci nenek" ucap nenek Petra.
Haikal kembali duduk dan memandangi neneknya dengan mengaguk .
" Hari itu Kakekmu menikahi seorang wanita karena perjodohan, kakek mu tidak mencintai nya, karena Kakekmu mencintai nenek, 10tahun usia pernikahan mereka belum memiliki keturunan, Dan saat itulah nenek hadir, Kami akhirnya menikah, istri pertama nya sangat baik, nenek merasa bersalah karena Chrispeter lebih menyayangi nenek.
Singkat cerita, nenekmu juga mengadopsi seorang anak yang diberi nama Jose, kami sangat menyayangi nya, dia anak yang baik setelah Jose berusia 7tahun nenek hamil dan dialah pamanmu Rios, dan secara bersamaan nenekmu juga hamil ayahmu Bram..."
Nenek Petra terdiam dan menangis..
Haikal diam menunggu neneknya tenang, dengan mengelus punggung nya..
" Semua semakin kacau karena kekuasaan, Nenek serakah, nenek tidak menyukai ayahmu, karena dia anak istri pertama, nenek takut Chrispeter memilih ayahmu, Sehingga nenek mengajari keburukan terhadap Rios, Rios tumbuh menjadi pria yang jahat, dia tidak hanya membenci Bram tapi Jose, padahal nenek sangat menyayangi Jose."
Nenek Petra semakin menagis dan memeluk Haikal.
" Sudahlah nenek, cukup sampai sini, seperti nya itu luka untuk nenek"
" Haikal, Rios membunuh anak Bram, kakakmu yang baru berusia 3tahun, Nenek menutupi itu, Dari Kakekmu karena nenek tidak mau Rios terluka.
" Jangan bilang, paman membunuh ayah dan ibu dengan alasan kecelakaan dan nenek pun menutupi itu" Tanya Haikal.
Nenek Petra mengaguk, Haikal geleng-geleng dan meremas rambutnya.
" Lalu paman Jose nek" tanya Haikal.
" Paman mu dituduh selingkuh, atas jebakan Rios, istri nya melarikan diri membawa kedua putra kembarnya, istrinya meninggal dan anaknya hilang."
Jose mencari mereka dan mengalami kecelakaan.
nenekmu pergi melarikan diri membawa mu.
Kakekmu mengetahui kekacauan yang terjadi dalam keluarga, dia mengeluarkan Rios dari pewaris, Dan nenek terpukul karena kehilangan Jose.
Rios keluar rumah dengan kemarahan, Selama 10tahun nenek mencari mu dan anak-anak Jose, dan 10tahun juga nenek hidup dalam penyesalan dan rasa bersalah.
" maafkan nenek Haikal, tolong jangan benci nenek," nenek Petra memegang tangan Haikal.
....
Setelah nenek Petra tenang, Haikal pun sudah menerima kebenaran nya.
" Nenek, Terimakasih karena terus berusaha mencari Haikal," Haikal tersenyum
" Nenek menyayangi mu, Roy, Rian, dan Akbar" Jawab nenek Petra.
" Nenek tidak perlu menyimpan luka ini sendiri, masalah nenek, menjadi masalah Haikal." jelas Haikal.
" Haikal juga tau, Rian anak paman Jose, tapi belum tau Dimana kembarannya." Haikal bicara dengan nafas panjang.
__ADS_1
Nenek Petra sangat terkejut dengan ucapan Haikal, tangan nya gemeter dan matanya sudah bening menahan air mata, Haikal melihat perubahan ekspresi nenek Petra.
" Sejauh mana kamu tau kal, apa Rian tau" tanya nenek Petra menangis.
" ya, Rian tau..kami berada di panti yang sama bukan lah kebetulan, Mungkin sudah ada yang merencanakan nya." jelas Haikal.
" nenek tidak mau kehilangan Rian dan Roy, nenek menutupi semua ini, membuang semua tentang keluarga kita biar mereka aman, " jawab nenek Petra.
" Maksud Nenek, Rian dan Roy " mata Haikal membulat.
....
FLASHBACK ON...
Keluarga Chrispeter sedang berduka atas kepergian tuan Chrispeter, dan yang paling terluka nyonya Petra, disaat yang bersamaan nenek Petra mendapatkan berita tentang keberadaan cucunya, maka dengan cepat dia melakukan perjalanan, sampai lah dia disebuah panti asuhan.
Selama 10tahun dia mencari cucunya, dan akhirnya mereka akan bertemu..
Nenek Petra bertemu ibu Aisyah, dan dia memegang sebuah liontin, milik menantunya.
Dia melakukan tez DNA terhadap Haikal, ternyata memang keturunan Chrispeter, saat melihat Haikal nenek Petra seperti melihat Bram kecil.
" Haikal, ini nenek, " nenek Petra memeluk Haikal dengan haru.
Bram lihatlah putramu, maafkan ibu Bram karena pernah membenci mu, sekarang ibu akan melindungi anakmu, batin nenek Petra.
" HAAAAIIIKKAAALLL" teriak seorang anak kecil dengan amarah.
Nenek Petra pun melihat kearah anak tersebut, Petra sangat terkejut dan menutup mulutnya.
Kini Rian Berada didepan nenek Petra.
" Nenek, jika datang kesini mau membawa Haikal, nenek juga harus membawa kami, kami tidak boleh terpisahkan." ucapnya dengan ketus.
" Rian gak boleh bicara seperti itu, maafkan Rian nyonya" ucap ibu Aisyah.
Tiba-tiba Roy datang bersama Akbar,
Akbar menundukkan kepala memberi hormat kepada nenek Petra.
Dan nenek Petra kembali terkejut lagi, kepalanya pusing dan tidak bisa berpikir, dia sangat terkejut dengan apa yang dia lihat.
" Bu, Aisyah bisa kita masuk kedalam, ada yang harus saya bicarakan" Pinta nenek Petra.
....
" Roy dan Rian datang ke panti ini diantar seorang wanita, dia menitipkan dua bayi tersebut, tapi wanita itu tidak pernah kembali" jelas ibu Aisyah.
" Saya akan melakukan tez DNA untuk mereka berdua, karena saya yakin dia cucu saya, mereka kembar tapi tidak identik." jawab nenek Petra.
Ibu Aisyah terkejut mendengar nya...
kenapa bisa kebetulan..
Saat akan membawa Haikal, Rian, dan Roy pergi.
__ADS_1
Rian menangis histeris, Karena ingin membawa Akbar dan akhirnya Rian diam karena Akbar pun ikut....
FLASHBACK OFF..
....
" Jangan katakan dulu pada mereka, nenek tidak mau berpisah dengan mereka" pinta nenek Petra.
brraakkkk... pintu terbuka..
Haikal dan nenek Petra sangat terkejut melihat siapa yang datang.
" Roy," ucap Haikal.
Mata Roy sudah merah, air matanya mengalir, tangan pun gemetar, nenek Petra langsung berlari memeluk Roy.
" Maafkan nenek sayang, nenek melakukan ini karena takut kehilanganmu, dan nenek takut kau akan membenci nenek, nenek sangat menyayangi mu Roy" nenek Petra menangis sejadi-jadinya di pelukan Roy.
Lama mereka berpelukan, dan tiba-tiba Rian dan Akbar datang.
" Ada apa ini?, kenapa kalian menagis, ini pemandangan yang aneh," ucap Rian.
Roy melepas pelukannya Kepada nenek Petra, Akbar pun mendekatinya dan menghapus air mata nenek Petra lalu memeluknya.
" nenek, baik-baik saja, menagis lah, nenek jangan berusaha untuk kuat, kami ada disini bersama nenek." ucap Akbar
" Akbar, nenek menyayangi kalian, tidak mau kehilangan kalian" nenek Petra memeluk erat Akbar.
" tidak ada yang akan pergi, dan tidak akan ada yang meninggalkan, kita akan selalu bersama" Akbar menenangkan .
Roy mendekati Rian dan memeluk nya dengan penuh kasih sayang. tapi Rian langsung mendorong Roy.
" apa yang kau lakukan? masih normal kan, menjijikkan sekali, lebih baik aku memeluk nenek" Rian mendekat nenek Petra dan memeluk nya dari belakang...
....
Bunga dan Dara tiba di Meksiko, mereka sedang menuju ke hotel.
" Bee, jam 1 nanti kita akan bertemu dengan perusahaan Peter, kau tau itukan, ini berkas-berkasnya, pelajarilah." Dara menjelaskan apa yang akan mereka bahas dengan pimpinan perusahaan Peter.
Bunga menyimak, dan sesekali memejamkan mata mencerna ucapan Dara.
....
udahh ya author kurangi konflik nya, kita fokus ke perjalanan cinta mereka.
dan nanti kita lanjut konflik bersama pamannya.
TERIMAKASIH YANG SUDAH BACA YA..
JANGAN LUPA LIKE COMENT DAN VOTE YA..
BACA JUGA NOVEL TERBARU AKU..
SUAMIKU MASIH ABG...
__ADS_1
TINGGALKAN LIKE DAN COMENT..