Wanita Cuek Dan Pria Dingin

Wanita Cuek Dan Pria Dingin
KAKAK


__ADS_3

" Ayyyyy, aku pusing kamu setiap hari minta maaf terus, aku bosen dengarnya." teriak Bunga kesal.


" iya maaf Bun," jawab Haikal memelas.


" tu kan maaf lagi, sekali lagi aku dengar, aku marah" ucap Bee mengancam.


" iya, enggak lagi"


" Sebenarnya kamu kenapa? mau ninggalin aku ya makanya minta maaf terus" tanya Bee menatap tajam Haikal.


" Bunda! aku tidak akan pernah melakukan nya" jawab Haikal.


" terus apa? kamu menghamili anak orang ya" tanya Bee penuh selidik.


" Mana mungkin, kamu satu-satunya wanitaku" jawab Haikal.


" pasti ada maunya makanya minta maaf terus, kalau kamu mau minta kawin lagi, aku akan pergi membawa anakku" ucap Bee mengancam.


" jangan Bun, aku mana bisa hidup tanpa kalian, aku sangat mencintai kalian jangan pernah berpikir meninggalkan aku" ucap Haikal langsung menangis.


" Ayy jangan nangis, hanya bercanda saja kami tidak akan pergi meninggalkan kamu, kami juga sangat mencintai ayah, iya kan nak" ucap Bee mengelus perutnya dan pipi Haikal.


" Ayah cium, sekalian Bunda juga" ucap Bee tertawa karena merasakan geli diperut nya karena diciumi Haikal.


Akbar yang berada di ranjang sebelah pura-pura tidur sambil tersenyum mendengarkan percakapan suami-istri dan juga calon anak.


" Haikal yang dulunya Dingin,kejam,keras sekarang menjadi sosok pria yang lembut penuh kasih sayang, Keluarga Chrispeter yang sangat terkenal sebagai keluarga yang kejam, Keras yang selalu membunuh dan banyak menghancurkan perusahaan besar. tapi sekarang aku akan membuat keluarga Chrispeter menjadi seperti dahulu keluarga yang harmonis,penuh kasih sayang, penuh cinta, dan saling melindungi tidak akan aku biarkan ada yang merusak kebahagiaan keluarga ini, TERIMAKASIH HAIKAL karena dirimu keluarga kita masih kuat dan tidak tersentuh." batin Akbar.


" Kak Akbar, Apa yang kau pikirkan?" tanya Haikal yang sudah duduk disampingnya.


" Tidak aku hanya membandingkan dirimu yang dulu dan sekarang" ucap Akbar tersenyum.


" Aiisssshhh, jangan diingat lagi, yang penting aku masih sama tampannya" jawab Haikal tersenyum.


" hahaha, ya kau memang yang paling tampan, tapi jangan lupa kamu yang paling kecil" jawab Akbar.


" terimakasih kak, kau sudah menyelamatkan aku juga menyelamatkan anak dan istriku, aku tidak akan bisa membalas kebaikan kakak" ucap Haikal..


" Sudah tugasku menjaga kalian semua, tidak peduli siapapun yang ada diposisi kalian, aku akan tetap melakukan hal yang sama, karena aku tahu kalian juga akan melakukan apa yang aku lakukan" ucap Akbar.


.....


Dikediaman Chrispeter sudah berkumpul seluruh keluarga menyambut kedatangan Haikal, Bee,Kia dan Akbar.

__ADS_1


Mereka semua makan bersama, ada keluarga Kia juga ikut bergabung suatu kebahagiaan yang tiada duanya.


Setelah makan mereka semua duduk diruang tamu untuk bercerita tertawa bahagia.


Rian yang biasanya suka bercanda tapi hari ini hanya terdiam bahkan tanpa kata sedikitpun.


Rian melangkah pergi menuju lantai atas sambil menatap Akbar untuk mengikuti nya.


Akbar juga permisi naik keatas,Roy yang melihat perubahan Rian merasa aneh dia langsung menatap kearah Haikal sedangkan Haikal hanya menatap Roy serius.


Rian dan Akbar berada di lantai atas,dengan disaksikan oleh seluruh keluarga yang ditayangkan oleh Roy secara langsung tanpa sepengetahuan Akbar dan Rian.


" Maaf ya nenek, ayah, om,Tante semuanya, aku tidak ingin ada rahasia dalam keluarga ini, perubahan sikap Rian sudah membuat aku risih, aku mengenalnya sejak kecil aku sangat paham sifat dia yang menyembunyikan sesuatu" ucap Haikal.


" Aku juga sudah berusaha untuk bertanya, tapi dia tidak ingin menjawab. mungkin ada sangkut pautnya dengan kak Akbar" ucap Roy.


Di lantai atas tatapan wajah Rian sangat tajam, dia tidak biasanya bicara dengan Akbar seserius ini.


" Kak, Apa ini?" tanya Rian menyerahkan sebuah berkas.


" Darimana kamu mendapat nya" tanya Akbar.


" semua berkas ini milik Haikal hasil pencarian dia ke Indonesia, sebelum terjadi kecelakaan aku tidak sengaja menemukannya dan mengetes DNA kakaknya Haikal dan 100% milik kak Akbar" teriak Rian.


" Awalnya aku berpikir seperti itu, 10x aku meneliti ulang dan aku nekat mengambil stempel darah kamu dan Haikal 99% Sama." ucap Rian serius.


" Terus mau kamu apakan" tanya Akbar..


" Seperti kakak tidak terkejut, apa jangan-jangan kakak memang sudah tahu kebenarannya"


" Menurut kamu!"


" Kak, sejak kapan kamu mengetahui nya" Teriak Rian.


" Sejak sebelum Roy menikah, Dari kecil aku selalu bertanya siapa aku dan mencari tahu dimana keluarga, aku berharap juga memiliki keluarga seperti kalian, tapi kenyataannya hasil dari pencarian kakak selama ini menyatakan Haikal keluarga sedarah"


" Mengapa kakak diam saja?"


" Sebenarnya aku ingin mengatakannya, tapi saat melihat keributan di restoran saat bertemu Kia dan James telah membuktikan bahwa keluarga Chrispeter tidak pernah membedakan kita, apalagi melihat Nenek aku yakin mau aku sebagai Akbar ataupun Raffi aku tetap keluarga Chrispeter." jelas Akbar.


" Tapi Haikal berhak tahu kak"


" aku tahu! tapi entahlah aku ingin Haikal mencari tahu sendiri"

__ADS_1


" Sebenarnya apa yang terjadi pada Kakak saat kecil"


" aku hilang ingatan karena itu aku menghilang dan bertemu seorang ibu-ibu yang membawa ku ke panti, Dan saat kecelakaan aku melihat diriku masih kecil, dirimu dan Roy yang baru lahir, satu tahun kemudian aku mempunyai adik laki-laki namanya Raffa Chrispeter dialah Haikal."


" Kakak harus mengatakan langsung ke Haikal, dia pasti sangat bahagia"


" Ian, aku juga bertemu ibu dan ayah aku melihat semua kebahagiaan keluarga kita dulu, sungguh aku ingin semuanya kembali seperti dulu, dan aku ingin kita semua memulainya kembali itu yang mereka inginkan, Tawa mereka semua masih teringat dikepala dan mereka meminta aku kembali menjaga adik-adikku dan aku langsung terbangun dari tidur panjang"


" Kakak melihat Riani disana,"


" ngapain dia disana"


" Dia pernah meracaw Raffi, Raffa, Riki dan Raka"


" hahahaha, Riani punya keistimewaan" tatap Akbar sambil tertawa.


" Aku pikir dia kenalan dengan cowok ternyata itu nama kita dulu"


" hahaha, kau terlalu pencemburu Rian"


" Siapa Riki dan Siapa Raka" tanya Rian serius.


" Roy Riki dia memiliki lesung pipi sebelah"


" Jadi aku Raka" tawa Rian terdengar mendengar nama kecilnya.


....


Semua keluarga yang mendengar percakapan mereka menagis sesegukan, Roy dan Haikal diam mematung sungguh dunia sangat sempit, dua bocah yang dulunya selalu bertengkar berebut apapun Ternyata saudara kembar, dua orang anak yang memiliki sifat jauh berbeda bagai langit dan bumi ternyata saudara kandung, rahasia apa yang dunia miliki, begitu luasnya dunia ini tapi bisa menyatukan mereka di satu tempat.


Akbar dan Rian turun ke bawah dengan tersenyum tapi mereka binggung melihat orang tua Kia, Nenek Petra, ayah Jose, Ara, Kia,Bee dan Riani menangis hanya Roy dan Haikal yang seperti patung tanpa ekspresi.


Mereka melihat kedepan arah pandangan Roy dan Haikal sebuah layar yang memperlihat tempat pembicaraan mereka tadi, Rian dan Akbar yakin semua keluarga sudah mengetahui identitas asli Akbar.


Nenek Petra langsung berlari memeluk Akbar dan memanggil nama Raffi, Raffi, dan Raffi.


Akbar mendekati Haikal yang masih terdiam langsung memeluknya dengan erat.


" Adikku yang selalu kurang ajar, lebih sopan lah kepada kakakmu ini" ucap Akbar tertawa dan menjitak kepala Haikal.


...


terimakasih yang sudah baca yaaa...

__ADS_1


jangan lupa like coment dan vote


__ADS_2