Wanita Cuek Dan Pria Dingin

Wanita Cuek Dan Pria Dingin
PENUSUKAN


__ADS_3

Disebuah rumah sakit terbesar di Meksiko.


Akbar keluar ruangan nya, menggunakan jas putihnya, dia menuju ruangan operasi.


" Siang Dok, " sapa seorang perawat.


" Ya, bagaimana semua siap?" tanya Akbar.


" Siap dok, kita mulai 15menit lagi" ucap perawat tersebut.


Dreettt dreettt...hp Akbar bergetar.


" Halo Ian, ada apa?" Jawab Akbar.


Akbar menjawab telepon dari Rian, dia mendengar kan ocehan adik nya ini, Rian terus menuangkan kekesalan nya.


" oke, baiklahh kakak mengerti, tapi sebentar lagi kakak ada operasi, selesai ini baru kakak menemui mu." jelas Akbar.


Telpon pun terputus, beberapa Minggu ini Akbar sibuk dirumah sakit, walaupun terkadang dia harus mengikuti rapat pemegang saham dengan perusahaan Peter, terkadang dia mengirim wakilnya untuk mengantikan nya, pekerjaan sebagai dokter jauh lebih penting dari apapun. Tapi keluarga bagi nya tetap yang pertama.


" Dokter sangat menyayangi adik nya dokter ya," tanya perawat yang dari tadi dibelakang Akbar.


" Aku sangat menyayangi mereka semua, dan mereka penting untuk ku," jawab Akbar


Akbar dan tim nya sudah bersiap akan memulai operasi mereka, namun tiba-tiba..


Ceklekk pintu dibuka dengan cepat, membuat semua yang didalam menoleh.


" maafkan saya terlambat Dok," pinta wanita yang baru datang.


" Silahkan keluar, " perintah Akbar tegas.


Tidak ada yang berani membantah ketika Akbar sudah mulai bergerak, dia sangat tegas dan disiplin, diluar dia sangat baik, tapi saat berada di situasi seperti ini Akbar sangat dingin. Wanita tersebut langsung keluar, tidak berani membantah, dan tim melanjutkan operator nya...


....


Didalam restoran...


Roy, Rian dan Dara ikut bergabung dimeja makan.


Rian langsung memakan hidangan didepan nya tanpa Basa-basi.


" Ian itu makanan ku" ucap Haikal sinis.


" Aku pikir kau sudah kenyang dengan berciuman, sayang makanannya jadi dingin, Menunggu makanan lama, " jawab Rian santai.


" Lanjutkan saja adegan tadi kal, aku tidak akan menggangu, kau juga boleh lanjut yang tertun'da tadi" ucap Rian melihat kearah Roy .


Haikal dan Roy menatap kesal.


Roy dan Dara hanya memesan minum, Rian masih sibuk ngemil.


" Kenapa nama kalian bisa berubah" tanya Roy menatap Dara dan Bunga bergantian.


" Bukan berubah, hanya nama pasar saja, itu yang terkenalnya."jawab Dara.

__ADS_1


" bukan, kalau Dara wajar dipanggil Ara, masih nyambung..Nah Bunga jangan Lo panggil Bun nanti orang mikirnya Buntel." ucap Rian nyengir kuda.


Bunga menatap Rian tajam, Dara menenangkan Bunga dan tersenyum. Haikal pun melirik kesal.


" Kau tidak tau, betapa terkenal nya Bee, bahkan dia bisa menghancurkan perusahaan kecilmu itu" ucap Bunga menghadap Rian.


Rian menoleh, dan berhenti makan, Memang benar seorang Bee bisa menghancurkan nya jika tidak ada Peter grup, pasti sudah lama gulung tikar, Rian tidak begitu suka kerja kantor, dia lebih nyaman dengan penelitian nya.


" Kau sangat manis, baik, dan anggun saat menjadi Bunga, tapi kau berubah menakutkan saat menjadi Bee" ucap Haikal.


" Awalnya, aku penasaran tentang Bee, tapi saat aku tahu dia seorang wanita, aku mundur, kalau aku tau itu kamu sudah sejak lama kita bertemu" jelas Haikal yang menatap wajah Bunga.


" maafkan aku kal." jawab Bunga.


....


" Hallo kak, Temui aku" Rian menelepon seseorang dengan teriak, mengejutkan semua yang ada di ruangan tersebut, Dia sengaja melakukan nya, karena tidak ada pasangan.


" Kenapa kau sangat sibuk, aku kesepian, sekarang aku sudah jadi nyamuk, hikss hikss hikss..." Rian berpura-pura menangis.


" Haikal dan Roy sangat jahat padaku" suara Rian yang semakin memelas.


Selesai Rian yang sibuk mengadu seperti bayi, dia cengengesan menatap 4orang yang memasang wajah kesal.


" Kenapa, baiklah mulai sekarang aku juga mau bermain wanita" ucap Rian.


KELETOKK..kepala Rian mendapatkan jitak dari Roy dan Haikal secara bersamaan.


dan Rian meringis kesakitan, dan langsung melangkah keluar dengan kesal.


....


" Kak, Akbar maafkan Kia," ucap wanita yang tadi diusir Akbar.


" Kau tidak disiplin Kia," Akbar bicara dengan terus melangkah, dan diikuti Kiara.


" Seorang dokter tidak boleh seperti itu Kia, pasien mu bisa saja tidak selamat." jelas Akbar.


" iya kak, Kia tidak akan mengulanginya lagi." ucap Kia dengan tersenyum.


" Baiklah, jika kau ulangi lagi, kakak pastikan kamu keluar dari tim kakak." jawabnya.


....


Sebuah mobil melaju, menuju sebuah hotel berbintang, Roy membawa mobil yang disampingnya Dara, sedangkan Haikal dan Bunga ada di kursi penumpang.


Bunga memejamkan matanya, lalu tertidur, Haikal memandangi wajah Bunga tanpa berkedip, diletakkan nya kepala Bunga di dadanya dan mendekatkan tubuh mereka, Haikal memeluk pinggang Bunga. Haikal perlahan mengantuk dan mereka berdua pun akhirnya tertidur.


AUTHOR: pas nulis bagian ini, author juga ngantuk berat, akhirnya nyerah, dan memejamkan mata sebentar 🤣🤣🤣


....


Mobil berhenti disebuah Danau, danau sedikit ramai karena sudah sore, banyak orang yang sedang bersantai..


Roy keluar, dan membuka pintu samping yang ada Dara, lalu menggendong nya.

__ADS_1


Dara sedang memejamkan mata sedikit mengantuk dan sangat kaget karna ada yang menggendong nya.


" Lepas Roy,malu" ucap Dara.


Roy menurunkan Dara, dan memegang tangannya, mereka melupakan dua insan yang ada di mobil.


Mereka berjalan-jalan melihat danau yang sangat indah.


" Roy, Kenapa kau tidak melupakan aku" tanya Dara sambil berhenti.


" karena aku mencintaimu" ucapnya


" Kenapa baru sekarang," ucap Dara yang langsung duduk di pasir pinggir danau.


" aku juga menyesal kenapa tidak dari dulu, aku berpikir masih terlalu muda untuk jatuh cinta, aku pikir dengan berpisah semua akan berubah, tapi ternyata aku salah, aku mencari mu tapi hasilnya nihil" jelas Roy


" Haikal yang sudah menyatakan saja masih berpisah, bahkan Haikal tidak bisa mendekati keluarga Bunga, apa lagi keberadaan nya," batin Roy.


....


Didalam mobil Bunga terbangun, dilihatnya pria tampan disamping nya yang sedang memeluknya, dan melepaskan diri secara perlahan.


Bunga membuka pintu mobil yang tidak terkunci, dia heran mengapa bisa ada di taman pinggir danau, dia mencoba membangun kan Haikal tapi tidak tega dan menutup pintu mobil perlahan.


Bunga menarik nafas dalam menghirup udara segar.


awwwwww anakku, teriak seseorang, Bunga langsung berlari menuju suara, dan dilihatnya ibu-ibu sedang mengejar 2orang membawa bayi, dan menuju sebuah mobil.


tempat itu sepi, karena orang banyak dipinggir danau, Bunga berlari mengejar nya.


Buukk.. Tendangan Bunga melayang pada salah satu orang tersebut, belum orang itu bangkit, Bunga langsung menyerang pria yang membawa bayi,.


Hanya beberapa gerakan, Bayi berada ditangan Bunga, dan menyerahkan nya pada ibunya.


" Pergilah dari sini panggil polisi" perintah Bunga kepada ibu tersebut dan melangkah menjauh.


Kini ada 3orang yang Berdiri di hadapan Bunga, 2 pria yang menculik, 1 yang membawa mobil, tanpa bicara Bunga maju menyerang.


Tendangan dan pukulan mendarat di wajah dan perut mereka, bahkan Bunga belum tersentuh, gerakannya terlalu lincah, Membuat pria tersebut babak belur.


tanpa Bunga sadari seseorang berlari dari arah belakang menuju kearah nya dengan membawa pisau yang tajam, mengangkat nya..


dan tetesan darah mengalir...


....


Lanjut up malam ya.. ditunggu...


....


TERIMAKASIH YANG SUDAH BACA YA READER.


JANGAN LUPA LIKE COMENT DAN VOTE...


MAMPIR JUGA KE KARYAKU...

__ADS_1


SUAMIKU MASIH ABG..


__ADS_2