
angga yang baru saja pulang, langsung masuk kedalam kamarnya. karena orang tuanya sudah mengabari kalau mereka sedang menjenguk amel di rumah sakit.
di dapur arsyila sedang membuat salad buah.ditemani dengan nenek yani yang duduk dikursi yang tak jauh darinya.
nenek yani duduk dikursi sambil membaca buku ditangannya, sambil menunggu salad buatan arsyila' karena dari dulu beliau itu sangat menyukai yang namanya salad buah.
sedangkan arsyila, perempuan itu sangat fokus pada buah yang ada di tangan nya, sampai sampai tak menyadari kalau disamping nya ada laki laki bertubuh tegap yang memandangi nya sambil tersenyum.
secara tidak sengaja pisau yang di pegang arsyila jatuh ke lantai, reflek dia berjongkok dan mengambil nya. merasa ada orang disamping nya arsyila pun mendongak keatas memastikan kalau dia sedang tidak bermimpi ' dan benar saja sudah ada angga yang tersenyum jahil ke arahnya.
"kak angga sejak kapan ada di sini!. ucap. arsyila sambil mencuci pisau di bawah aliran air.
" sejak tadi, ucap.angga dengan santai nya mengambil buah yang ditangan arsyila kemudian memakannya.
" biar kakak bantu ya" ucap. angga dengan lembut
"gk usah kak, biar arsyila saja" ucap. arsyila
"eitss... gk boleh nolak, ucap. angga kemudian memotongi buahnya
arsyila pun hanya bisa mengangguk dan pasrah dengan keinginan angga.
" assalamu'alaikum "ucap.kakek arif yang baru saja datang
" Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh, ucap. mereka dengan kompak
kemudian nenek yani mencium punggung tangan suaminya dan diikuti oleh angga dan arsyila.
" kenapa lama sekali mas, ucap.nenek yani dengan manja
"mas tadi berjumpa sama beberapa sahabat, jadi mas agak lama" ucap. kakek arif kemudian mencium kening istri nya
sedangkan angga wajahnya sudah menciut seperti anak kecil, bagaimana tidak kakeknya datang datang langsung bermesraan di tempat umum. sedangkan arsyila yang memandang wajah angga langsung tertawa cekikikan.
"kenapa ketawak, ada yang lucu!.. ucap. angga dengan heran
__ADS_1
" wajah kakak seperti anak kecil yang tidak dibelikan permen." ucap. arsyila tersenyum
" benarkah, ucap. angga kemudian memegangi wajah nya, dan muncul lah ide jahilnya. kemudian dia berjalan mengambil tepung yang tak jauh darinya dan mencolek hidung arsyila dengan tepung di tangannya.
"apa sudah terlihat seperti anak kecil." ucap. angga sambil tertawa kecil
" kakak nyebelin banget sih, ucap. arsyila kemudian mengelap hidung nya
" benarkah? ucap. angga kemudian tertawa
"ishsss... kak angga... ucap. arsyila kemudian mengambil tepung untuk membalas angga, kemudian dia berlari mengejar angga yang sudah berlarian seperti anak kecil.
" kejar saja, kalau bisa "ucap.angga meledek
" tunggu saja, ucap. arsyila sambil mengejar angga
sedangkan kakek arif dan nenek yani, mereka tertawa terbahak bahak ketika melihat angga dan arsyila sudah dipenuhi dengan tepung.
terus terang mereka sangat bahagia kalau angga dan arsyila menjadi pasangan suami istri.
angga yang mendengar itu langsung berlari mengejar arsyila, sampai akhirnya ibu Anita dan andi berjalan ke dapur barulah mereka mengakhiri permainan nya.
"assalamu'alaikum" ucap. ibu Anita dan andi barengan
"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh" ucap. mereka dengan kompak
"mami kapan datang nya? ucap. angga terkejut
" barusan, tubuh kalian kenapa sampai putih putih gitu "ucap.ibu Anita pura pura tidak tau
"wah... kayaknya ada yg mau kondangan ini" ucap. andi menggoda arsyila dan angga
" maaf mi, sudah membuat rumah mami berantakan, arsyila pasti membersihkan nya!.. Ucap. arsyila kemudian menunduk
" mami gk marah syila, justru mami senang kalian bisa se akrab ini." ucap. ibu Anita tersenyum
__ADS_1
arsyila pun tersenyum kemudian membersihkan tepung yang berceceran di lantai di bantu oleh angga, meskipun arsyila menolak untuk dibantui tetapi angga tetap membantuinya, akhirnya arsyila hanya bisa mengangguk dan tersenyum.
setelah selesai membersihkan semuanya, baik arsyila dan angga mereka sama sama mengganti baju mereka, tentunya pasti di kamar berbeda.
setelah itu arsyila kembali ke dapur dan mendapati bibik yang sedang memasak
"arsyila bantu ya bik" ucap. arsyila kemudian mulai memotongi sayur
"emang nya non arsyila gk capek! ucap. bik anum, asisten rumah tangga tersebut
" arsyila sudah biasa bik, kalau hanya mengerjakan yang seperti ini "ucap.arsyila tersenyum
"wah non arsyila hebat ya, biasanya orang zaman sekarang tu pada malas kalau yg namanya ke dapur." ucap. bik anum dengan lirih
"alhamdulillah, kita harus mensyukuri setiap rezeki yang diberikan oleh Allah bik, ucap. arsyila dengan lembut
" bik Anum sudah lama ya bekerja disini? ucap. arsyila
"alhamdulillah sudah non, sejak non amel kecil." ucap. bik Anum
"lama jugak ya bik, ucap. arsyila
" terus rumah bibik jauh gk dari sini "ucap.arsyila
" rumah bibik ada di samping ini non, ucap. bik Anum
"jangan manggil non ya bik, cukup panggil arsyila saja." ucap. arsyila
"yasudah bibik panggil syila saja ya' ucap. bik Anum dengan lembut
" oke bik, ucap. arsyila tersenyum
tiba tiba HP arsyila berdering
😇🙂😶.....
__ADS_1