Wanita mandiri

Wanita mandiri
urusan anak


__ADS_3

1 Minggu kemudian


Arum tidak sengaja bertemu dengan Dimas di perempatan lampu merah pusat kota .


" Dimas "


Ucap Arum menghampiri Dimas yang sedang menikmati makanan di tangannya


" eh Arum "


" ya ampun kamu udah sampe sini ?"


" udah Arum , apa kabar mu Dimas ?"


" Alhamdulillah baik Arum "


" kok gak kasih kabar aku sih kalau kamu udah di sini, kalau aku tau kan aku bisa ajak kamu jalan jalan "


" trimakasih loh Arum tapi aku lagi gak pengen jalan jalan "


" ya udah deh nanti kalau kamu pengen jalan jalan kabari aku ya "


" siap bos "


Mendengar kabar kalau Dimas sudah berada di kota yang sama dengan nya, boy semakin khawatir dengan cintanya ia takut Arum akan berpaling dan mencintai Dimas.


" Dimas ada di sini, aku gak bisa biarin Dimas geser posisi aku di hati Arum " ucap boy yang ingin merencanakan sesuatu .


Boy menemui ibunya meminta ibunya untuk menemui ibu Sinta selaku ibu angkat Arum


" kenapa anak mama murung ?"


" boy pusing ma, cowok yang boy cerita waktu itu, dia datang dari kampung dia trus coba dekatin Arum Bu "


" sudah ikhlaskan saja perempuan itu untuk dia "

__ADS_1


" gak bisa gitu ma, kalau boy lepas Arum sama saja boy gak bener sama dia , sekarang gini aja mama pergi kerumah Tante Sinta temui Tante Sinta minta Tante itu buat dekatin boy sama Arum , boy mohon ma pliess bantu boy kali ini "


" yaaa.. Ya.. Nanti Mama coba ke rumah Tante Sinta buat ngomongin ini "


" makasih ya ma "


malam harinya ibu boy pun datang kekediaman Bu Sinta sekalian mau bertemu dengan Arum


Setibanya di depan rumah Bu Sinta , Bu Sinta menoleh ke belakang melihat temannya datang Bu Sinta menghampiri nya dan berkata


" selamat datang jeng, ada apa malam malam ke rumah jeng, kok gak kabari aku dulu "


" gak ada apa apa kok jeng cuma pengen ngobrol sebentar "


" ya ampun jeng biasanya kan wa kalau ada apa apa , ya udah kita masuk aja yuk "


" gak usah jeng, kita ngobrol di depan aja "


" ya udah gimana enaknya aja jeng "


" Silahkan di minum jeng"


" trimakasih jeng , sudah menganggu malam nya"


" iya gak papa jeng emang nya ada apa sih jeng ? Apa nomor saya keluar jeng ?"


" gak jeng kita kan baru Minggu depan kocok arisan "


" trus ada apa jeng "


" begini, anak saya kan satu kampus sama anaknya jeng, jeng anak saya suka sama nak Arum sudah lama apalah salahnya kita adakan perjodohan gitu "


" hmm...."


" gimana menurut jeng , jeng kan tau sendiri boy anak saya anak satu satunya pasti anak jeng bahagia di samping anak saya "

__ADS_1


" maaf jeng, bukannya saya menolak atau apa , cuma soal itu saya blm kepikiran, saya serahin ke Arum aja sepenuhnya apapun pilihan dia lagipula kan mereka masih proses persidangan mau selesaikan kuliahnya , saya gak mau ganggu jeng "


" maaf jeng, saya juga gak mau ganggu , cuma saya takut anak saya kecewa kalau Arum berpaling dari dia "


Bu Sinta menggigit bibirnya , sambil tersenyum


" maaf jeng kalau soal kecewa dan di kecewakan itu sih hal yang wajar ya namanya juga dunia percintaan , apapun keputusan anak anak kita , kita dukung saja ya jeng "


" ya sudahlah jeng saya pulang aja lagian udah malam "


" iya jeng hati hati ya "


merasa tak puas dengan jawaban ibu Sinta , ibunda boy pergi begitu saja dengan wajah masam tanpa berpamitan langsung masuk mobil.


Pak agung yang mendengar obrolan istri dan teman istrinya keluar rumah


" ada apa sih ma? Kok teman mama buru buru pulangnya mukanya cemberut gitu "


Mama tertawa kecil " anu pa, biasa anak jeng itu satu kampus anak kita Arum, dia berencana mau jodohin anak dia sama anak kita"


" ya ampun trus mama jawab apa ?"


" ya... Mama bilang itu terserah anak kita jeng eh dia pulang gitu aja pa kayaknya dia sebel sama jawaban mama , menurut papa apa jawaban mama salah ?"


" gak salah kok, bener jawaban mama , papa kasih nilai 80 "


" kok cuma 80 sih pa "


" yaa... Kalau 100 sekalian ya pasti mama akan merasa puas dan gak mau berusaha lagi kan "


" iya deehhh... Iya , ya udah yok masuk yok , anak kita udah bobo kan pa ?"


" kayak nya sih blm ma "


"mama cek ke atas dulu deh ya pa "

__ADS_1


" iya sayang "


__ADS_2