Wanita mandiri

Wanita mandiri
Selama di perjalanan


__ADS_3

Sebelum berangkat Arum, berpamitan terlebih dahulu pada kedua orangtunya.


" Arum pamit ya pa, ma doain Arum mudah-mudahan KKN nya lancar "


" aamiin sayang doa mam slalu menyertaimu anakku"


Sembari mengelus rambut putrinya dengan penuh kasih sayang, papa kemudian berkata


" jaga diri baik baik, kalau ada apa apa kabari papa, papa akan langsung meluncur ke sana "


" siap papa !"


orangtua dan anak ini saling bersendagurau, melepaskan kasih sayang Untuk mengobati rindu 60 hari kedepan.


Selama di perjalanan, semua orang sudah tertidur pulas kecuali Arum dan boy, rasa kantuk mulai menyerang boy , mobil sudah mulai tidak stabil, Arum yang masih melek menyadari boy yang hampir tertidur sambil menyetir berkata " apa gak sebaiknya kita berhenti di pombensin dulu boy, kamu istirahat dulu gak papa kok , lagian kan gak ada yang mau buru buru ke sana ntar kita kenapa kenapa dijalan "


" ya ampun untung kamu blm tidur Arum, kalau kami ikut tidur juga gak ngajak aku ngobrol mungkin aku udah ketiduran sambil nyetir "


" Kamu kebiasaan nya kan ***** "


" ***** apaan tuh ***** "


" nempel dikit molor "


" astaga Arum, bisa bisanya kamu suasana kayak gini masih ngejekin aku "


" Udah deh berhenti dulu cari pombensin "


" siap tuan putri "


sepanjang jalan mencari pombensin dan akhirnya menemukan nya berjarak 3 kilometer dari posisi mereka tadi


" itu pombensinnya boy"


" ya rum aku lihat kok "


Boy masuk ke dalam pombensin, memarkirkan mobilnya dan berkata " kamu gak ngantuk ?"


" mmmm... sedikit tapi gak papa kok kamu tidur aja , gak bagus juga kan kita semua tidur di dalam mobil "

__ADS_1


" ya udah, mata aku udah berat baget , byee rum"


untuk menghilangkan rasa kantuknya, Arum bermain gadget di tangannya .


setengah jam sudah jam menunjukkan pukul 02 dini hari, Arum mulai Merasakan ngantuk, boy pun terbangun sudah 2 jam ia tertidur.


melihat Arum masih melek dan menahan kantuk boy tersenyum lalu berkata


" kalau ngantuk tidur gak usah maksain lihatin hp gitu "


" kamu udah bangun "


" udah, tidur aja rum, tuh yang lain juga masih tidur ,aku minta Hengky gantian nyetir aja biar ada yang bantuin nyetir "


" aku bantu bangunin dia ya "


" iya, sumpah itu anak tidur kok kayak kebo mati gak tau apa apa "


Arum berbalik badan , ke kursi belakangnya membangunkan Hengky yang sedang tertidur pulas sendirian di belakang.


" Hengky , Hengky bangun "


" blm kita masih di pombensin bangun geh, temenin boy di depan bantuin gantiin nyetir "


" ya udah Arum bentaran dulu ya gua ngumpulin nyawa dulu "


" iya "


boypun terpaksa bangunin Dinda yang duduk di sebelahnya memanggil nama nya sambil menepuk pundak Dinda, Dinda yang tertidur pulas tidak sadar dimana dia berada, seketika tangan boy di peluk olehnya dan di cium nya berkali kali sambil mengigau


"Boy i love you ilove you "


boy yang mendapat perlakuan demikian, kaget sambil melihat Arum yang duduk di belakangnya


" Jangan pergi boy aku sayang sama kamu"


Hengky menahan tawa, turun dari dalam mobil dan berkata " tenang bro gue tau solusinya "


Hengky melepaskan perlahan tangan boy dari tangan Dinda menggantikan dengan tangan nya .

__ADS_1


"Udah sana kebelakang biar Dinda aku yang urus "


" thanks nya bro "


" udah santai aja "


Dinda yang masih tertidur pulas , tidak menyadari apa yang terjadi .


tangan Hengky mulai pegal dan keram yang Dinda pegangi , Hengky sengaja memasukkan ban mobil di bagian kirinya terkena lobang dan benar saja Dinda terbangun karena kaget , di tambah lagi ia kaget melihat tangan tangannya masih memegang erat tangan Hengky


" aaaaaaaa....." Dinda teriak , semua kaget dan bangun


" Ada apa sih Din lu kok triak triak gak tau apa jam enaknya tidur itu " Elina kesal terbangun dari tidurnya.


" Apaan sih Din kok lu triak gitu " tanya Rachel sambil mengucek mata nya yang baru saja bangun tidur


" Ada apa sih apa kita udah sampe loh tapi masih gelap" Tessa yang sedikit Lola mengira mereka sudah sampai dan berniat ingin turun dari dalam mobil yang masih melaju.


" mau kemana Tessa jangan keluar " Arum menarik tangan Tessa untuk kembali duduk


" kita dimana arum "


" kita masih di jalan jangan turun dulu "


" ya ampun aku pikir udah sampe tapi kok masih gelap trus kenapa ada teriakan ad apa ?"


" gak ada apa apa kok "


" aku ngantuk "


" bobo aja lagi gak papa "


" Tessa bobo dulu ya rum byeee "


" byeee Tessa mimpi indah "


" gue juga bobo lagi ya byeee" sambung Elina


" gue jug bobo lagi lah masih lama juga "

__ADS_1


sambung Rachel yang ikut tidur lagi.


__ADS_2