
Di negara turki
Usai melaksanakan sholat bersama suaminya, arsyila bergegas kedapur. sesampainya didapur dia segera memotong sayur, meracik bumbu dan segera memasaknya
tak butuh lama semua makanan sudah terhidang diatas meja dan siap untuk disantap.
kemudian dia memutuskan untuk mandi, setelah mandi dia segera membangunkan angga yang tertidur disofa
" Kak bangun kak…sudah siang, " ujar arsyila sambil menepuk pipi angga dengan pelan
" Emm iya…" Ucap angga dengan mata yang masih tertutup
" Kakak mandi dulu gih!" biar bajunya syila siapin." ujar arsyila berjalan menuju lemari pakaian
" Jam berapa dek?" udah siang ya," ujar angga kemudian duduk dipinggiran sofa sambil mengucek matanya
" Jam 8 pagi kak!" kakak buruan mandi gih, sarapan nya sudah siap lo," Ucap arsyila sambil memilih-milih pakaian untuk suaminya
" Oh," ujar angga lalu menoleh kearah arsyila. matanya langsung membulat melihat pemandangan didepannya. istrinya itu hanya memakai baju tidur minim yang panjangnya diatas lutut
" Apa dia sengaja menggodaku," gumam angga didalam hati kemudian segera beranjak kekamar mandi karena tidak tahan melihat istrinya
Setelah 15 menit angga keluar dengan bertelanjang dada dan hanya memakai handuk sepinggang. lalu berjalan kearah istrinya yang sedang melipat pakaian
Arsyila yang melihat itu langsung menunduk malu ketika melihat angga yang bertelanjang dada sambil berjalan kearahnya. semakin dekat langkah suaminya semakin berdebar pula jantungnya
" Kenapa menunduk?" tanya angga tersenyum sambil memakai bajunya dengan santai
kemudian dia membungkuk, memegang dagu istrinya hingga istri nya terduduk ditepian tempat tidur
arsyila semakin gugup dengan aksi suaminya
sedangkan angga segera membaringkan istrinya lalu kemudian ******* bibir istrinya dengan lembut.yang tadinya hanya ciuman kini menuntut untuk lebih!! angga segera menyudahinya sebelum dirinya kebablasan
angga tersenyum melihat netra istrinya yang terkejut
" Firsk kiss sayang," ujar angga lalu menarik sang istri kedalam dekapannya
" Apa kau sengaja menggodaku?" tanya angga lagi sambil menatap istrinya yang terlihat gugup
" Maksudnya?" tanya arsyila bingung dengan pertanyaan suaminya
" Baju," ujar angga sambil memegang pinggiran baju istrinya
arsyila langsung menoleh kearah bajunya dan detik berikutnya dia langsung tersenyum kearah suaminya
" Emang gk boleh ya kak!" buka aurat didepan suami," ujar arsyila sambil menatap suaminya
" Boleh sih!" tapi kakak gk mau kebablasan," Ucap angga dengan jujur
" Kebablasan?" bukankah suami istri halal kak?" Ucap arsyila mengeritkan keningnya, dia bingung dengan ucapan yang terlontar dari mulut suaminya
" Iya! kakak tau itu halal." tapi kan kamu lagi mens," Jawab angga kesal karena sang istri malah menggodanya
"Oh," hanya kata itu yang mampu keluar dari mulutnya. dia tahu suaminya pasti akan meminta hak nya. karena sampai saat ini dia belum memberikan apa yang menjadi hak suaminya.
kerena pada hari pertama pernikahannya dia mengalami sakit dan pada saat angga memintanya dia malah menstruasi.
" Berarti kak angga belum tau dong!!…boleh juga nih," nanti malam saja deh." gumam arsyila didalam hatinya. dia berencana akan memberitahunya nanti malam
" Dek, kok bengong sih," tanya angga sambil memegang dagu arsyila
" Eh…iya kak," Ucap arsyila gugup dengan perlakuan angga
__ADS_1
" Kita sarapan aja yuk kak," ajak arsyila kepada angga karena tidak tahan terus dipandang
" Eh, iya ayo…" ujar angga mengikuti langkah istrinya
sesampainya diruang makan arsyila melayani suaminya sebaik mungkin setelah itu dia menuangkan nasi kepiringnya tapi angga langsung menyetopnya
" Kenapa kak?" tanya arsyila menoleh kearah suaminya dengan tatapan bingung
" Hari ini dan hari selanjutnya kita makan sepiring berdua ya sayang?" sesuai sunnah rasul," ujar angga sambil menatap mesra istrinya
wajah arsyila langsung memerah mendengar perkataan manis dari suaminya begitu juga dengan kata " sayang " yang dilontarkan suaminya
arsyila mengangguk lalu tersenyum kearah suaminya
detik berikutnya mereka saling menyuapi hingga makanannya kandas tak tersisa
setelah selesai arsyila pun minum
angga langsung mengambil gelas yang dipegang istrinya yang tersisa setengah gelas lalu meminumnya tepat dibekas bibir istrinya
" Apakah kakak tidak jijik?" tanya arsyila terkejut dengan perlakuan suaminya
" Tidak! kamu kan istri kakak…" ujar angga sambil tersenyum manis
"Oh," ucap arsyila terlihat salah tingkah dengan ucapan dan perlakuan angga
kemudian arsyila membawa piring kotor ke wastafel begitu juga dengan angga mengekori istrinya dari belakang
" Kakak ngapain ngikutin syila?" tanya arsyila sambil mencuci piringnya
" Mau bantuin istriku lah!" ujar angga dengan santai lalu menyusun piring yang dicuci istrinya
" Jangan kak…biar syila saja yang melakukannya," ucap arsyila dengan lirih
" Pekerjaan akan lebih cepat dan ringan jika dikerjakan bersama," ucap angga sambil menatap mesra
" Istri itu bukan pembantu! melainkan amanah, istri juga berhak dibahagiakan dan dimuliakan oleh suaminya. oleh sebab itu keduanya harus berbagi peran agar rumah tangga berjalan dengan seiring sejalan," ucap angga dengan hati yang bersungguh sungguh
arsyila terharu mendengar perkataan suaminya reflek dia langsung memeluk suaminya
" Terimakasih kak…sudah menjadi laki laki yang sholeh dan baik dalam rumah tangga kita," ucap arsyila terharu, air mata lolos begitu saja membasahi pipinya
angga mengangguk lalu mengelus punggung istrinya dengan lembut dan kasih sayang. sungguh dia ingin menjadi suami yang baik untuk istri dan anak anaknya nanti
angga melerai pelukannya lalu menyeka sisa air mata yang membasahi pipi istrinya
" Sudah jangan menangis, nanti cantiknya ilang lo," ucap angga menggoda istrinya agar tidak terbawa suasana
" Biarin!! syila kan milik kakak," ucap arsyila lalu
sedikit berjinjit kemudian mencium bibir suaminya sekilas
" Ditambahin dong sayang," ucap angga menunjuk pipinya
Cup!
arsyila mencium suaminya sekilas lalu melanjutkan pekerjaannya
selesai beberes arsyila menyusul suaminya kekamar
klekk
pintu dibuka oleh arsyila memperlihatkan angga yang duduk dengan pakaian rapi
__ADS_1
" Kakak sudah siap?" tanya arsyila sambil berjalan menuju lemari pakaian
" Sudah, mandilah kakak tunggu didepan," ujar angga beranjak dari duduknya
" Iyaa kak, ujar arsyila lalu masuk kekamar mandi
setelah 20 menit arsyila keluar dari kamar mandi dengan berpakaian lengkap setelah itu dia segera menyusul suaminya
mereka segera berangkat, tak butuh waktu lama merekapun segera sampai
" Selamat siang pak! senang bertemu dengan anda. " ujar angga menjabat tangan kliennya
" Siang pak! maaf apakah ini istri anda?" tanya pria tersebut
" Iya, perkenalkan arsyila istri saya," ucap angga tersenyum ramah
" Perkenalkan saya arsyila, istri dari angga pratama," ucap arsyila menyatukan kedua tangannya didepan dada
" Iya, senang bertemu dengan anda," ucapnya tersenyum
" Bisa kita mulai pak?" tanyanya kepada angga
" Iya, silahkan pak," ucap angga tersenyum ramah
2 jam berlalu mereka segera mengakhiri meetingnya kemudian angga segera mengajak istrinya pulang karena cuaca diluar cukup mendung menandakan hujan akan segera tiba.
mereka berjalan keparkiran sambil bergandengan, tapi ada seorang anak kecil menangis disudut parkiran hingga mereka menghampirinya
" Adek kenapa? kok menangis?" ucap arsyila membantu anak tersebut berdiri lalu mengelap air matanya
" Andra nyasar tante! hiiks… ucapnya sambil menangis
" Udah andra jangan nangis ya…bentar lagi mamanya datang kok," ucap arsyila berusaha menghibur anak itu
" kayaknya aku kenal deh, anak ini! tapi siapa ya," gumam angga sambil melihat wajah andra dengan saksama
dari arah belakang datanglah seorang perempuan berambut panjang lalu memeluk andra dengan erat
" Kamu dari mana saja sayang, mama nyariin kamu lo," ucapnya menatap sendu kearah sang anak
" Maafin andra ya ma, sudah buat mama khawatir! tadi andra lagi ngejar anak kucing terus kesasar deh? untung ada om dan tante ini," ucapnya lalu menunjuk ke arah angga dan arsyila
" Loh kamu angga kan?" apa kabar ga," tanyanya dengan antusias
" Iya kak, ohya perkenalkan ini istri saya," ucap angga mempernalkan istrinya
" Perkenalkan mbak, saya arsyila istri dari angga pratama," ujar arsyila tersenyum manis
" Ohya saya juga perkenalkan, nama saya lisa istri dari sofyan! sebelumnya terimakasih ya sudah menolong anak saya," ucap lisa lalu tersenyum ramah
" Sama sama mbak," ucap arsyila tersenyum tulus
" Kalian dari mana saja sih?" ucap pria bertubuh kekar menghampiri mereka, wajahnya nampak memerah menahan amarah
" Mas tadi andra nyasar, terus aku susulin deh! untung ada angga sama istrinya," ucap lisa dengan jujur
" Owh…ternyata kamu, kebetulan ya kita berjumpa disini! setelah bosan dengan adikku sekarang kau malah menikah dengan wanita lain," ucapnya menatap sinis kepada angga
" Bukan aku yang meninggalkannya tapi dia! dan itu semua hanyalah masa lalu, sekarang aku hanya fokus dengan masa depanku," ucap angga dengan bersungguh sungguh
" Alah, jangan banyakin bacot deh lu," ucapnya lalu meninju pinggiran bibir angga hingga berdarah
" Eh mas apaan sih! angga kan gk bersalah, dia kan sudah ngaku," ucap lisa berusaha untuk meluluhkan suaminya
__ADS_1
" Kakak tidak apa apa? kita pulang sekarang ya kak," ucap arsyila menatap khawatir kepada suaminya dan angga hanya menurut sambil menggenggam jari jemari istrinya
Bersambung………