Wanita mandiri

Wanita mandiri
Kebahagiaan


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan pukul 2 siang, Semua orang makan dengan tenang sesekali bercanda.


Setelah makan siang mereka memutuskan untuk bersantai di area kolam renang.


" Syil nanti kalau ada waktu massakin buat kita lagi ya! " tutur nia sembari menaikkan kedua alisnya


" Iya syil, masakan kamu enak banget deh, " ucap vina menambahi sambil tersenyum lebar kearah sahabatnya


" Siapa dulu dong sahabatnya, " balas salsa sambil merangkul bahu arsyila dari samping


" Bukan kamu doang sa, Kita juga sahabatnya kok, " kata nia beranjak dari duduknya lalu ikutan memeluk arsyila dari belakang


" Iya, gue juga, " tutur vina kemudian ikutan memeluk arsyila dari depan


Dan jadilah mereka saling berpelukan satu sama lain, tertawa bersama- sama


Angga yang melihat itu dari kejauhan tersenyum lebar melihat istrinya yang bahagia dikelilingi sahabat-sahabatnya.


______________


Seminggu kemudian


Malam itu semua keluarga larut dalam perbincangan, dengan ditemani teh hangat beserta cemilannya menambah kesan kenyamanan. Malam itu adalah malam terakhir tahlilan untuk almarhum kakek arif, Selesai tahlilan para tetangga mulai berpulangan, Berbeda dengan keluarga pratama mereka masih bercengkrama sesekali tertawa dengan kisah masa muda mereka kebetulan pak herwan beserta istri dan anaknya memutuskan untuk menginap sehingga meramaikan perbincangan seisi ruangan itu.


" Enak ya syil kuenya, jadi pengen nambah lagi deh, " kata salsa sambil mengunyah makanan yang ada dimulutnya


" Kalau kurang nggak usah sungkan sa, lagian nggak ada yang larang kok, " terang arsyila kepada sang sahabat


" Iya deh syil, nanti aku ambilin, " kata salsa


" Oiya syil, aku pamit sebentar ya. Mau ketoilet, " kata salsa lagi sambil beranjak berdiri


" Mau ditemenin nggak? " tanya arsyila kepada sahabatnya, pasalnya salsa sedikit penakut ditempat yang baru


" nggak usah repot-repot syil, aku bisa sendiri kok , " terang salsa sambil melangkahkan kakinya kearah toilet

__ADS_1


.


Salsa terus berjalan kearah toilet yang berada didekat dapur sambil memperhatikan sekeliling hingga suara derap langkah kaki dapat salsa dengar, hingga membuat salsa ketakutan sambil mengucap istighfar


" Astagfirullahhalazim…lindungi hamba ya allah, astagfirullah…, kata salsa sambil menutup matanya


" Hei, kau kenapa? " tanya seseorang dari belakang salsa sambil menepuk pundak salsa


" Alhamdulillah, ternyata tidak setan, " tutur salsa mengucap syukur


Ha?


" Apa kau bilang? kau pikir aku ini hantu, " kata andi menatap tajam kearah salsa tidak terima orang lain menyebutnya hantu


" Maaf kak tadi aku pikir hantu, soalnya tidak bersuara, " terang salsa. " Yaudah deh kak, aku masuk dulu, " kata salsa sambil masuk kedalam toilet


.


" Enak saja, Dia pikir aku hantu, sudah jelas aku ini ganteng, " kata andi penuh percaya diri sambil membawa cemilan keruang keluarga


.


" Akhirnya lega juga deh, " ucap salsa sambil memegangi perutnya kemudian melangkah keruang keluarga


Sampai diruang keluarga andi langsung menatapnya dengan kesal sedangkan salsa hanya menganggapnya santai sembari mengunyah cemilan yang berada didepannya.


" Syil mulai besok kamu udah masuk kerja kan? " tanya salsa lirih


" Insyaallah sa, lagian aku udah lama nggak masuk kerja, " tutur arsyila menatap sahabatnya


" Alhamdulillah deh, jadi aku nggak kesepian lagi, " terang salsa tersenyum kearah arsyila


" Emang nia sama vina kemana? kenapa tidak bareng, " ucap arsyila


" Yang ada ni ya, aku jadi obat nyamuk sama mereka! Setiap hari ketemu sama pacarnya, " kata salsa kesal dengan kedua temannya

__ADS_1


" Mangkanya buruan nikah, biar nggak jomblo terus, " kata arsyila sambil terkekeh


" Ih kamu mah, ada- ada aja deh syil! Lagian siapa juga yang mau sama aku yang super galak tapi penakut, " terang salsa sambil tertawa kecil


" Siapa bilang nggak mau, tuh ada jomblo yang lagi kesepian. Butuh pelukan, " kata arsyila menunjuk kearah kakak iparnya sambil terkekeh


" Iya nak, ada pangeran yang lagi butuh pelukan, " kata anita mengusulkan putranya menikah dengan salsa


" nggak deh tan, putra tante kan ganteng masa dijodohkan kepadaku yang jelek ini, " ucap salsa merasa rendah diri


" Siapa bilang kamu jelek, kamu cantik kok nak, " ucap anita memuji kecantikan salsa tidak hanya cantik fisik dia juga cantik hati serta pembawaannya yang agak humoris


" nggak deh tan, kayak zaman siti nurbaya aja deh, " terang salsa sambil terkekeh


" nggak papa nak, dicoba dulu! Siapa tau jodoh, " tutur anita sambil mengelus kepala salsa


" Insyaallah my kalau jodoh pasti nggak kemana, " ujar arsyila sambil tersenyum lebar


.


Sedangkan andi memutuskan untuk masuk kedalam kamarnya, malas mendengar tentang perjodohan dan juga fisiknya yang lelah membuatnya mengantuk ingin segera diistirahatkan


.


" Iya my, amel setuju kok kalau andi dijodohkan dengan salsa, " ujar amel kepada ibunya


" Kalau dianya mau sih nggak papa! yang penting dia bahagia dengan pilihannya, " ujar andre memberi pendapat, baginya kebahagiaan lah yang paling utama


.


.


.


jangan lupa tinggalkan komennya ya

__ADS_1


Beri vote


Beri hadiah


__ADS_2