Wanita mandiri

Wanita mandiri
Kado ulangtahun untuk arum


__ADS_3

Pagi hari nya,


saat sedang membantu nenek di kebun memetik sayuran hasil kebun nenek.


Arum di kagetkan dengan suara klakson mobil yang tidak asing di telinga nya.


" Bim!Bim!Bim"


seperti biasa papa kalau pulang kerja slalu bunyikan klakson mobil nya sebanyak 3 kali .


" ada tamu kita sepertinya nek " ujar Alina yang ikut memetik sayuran.


"Siapa ya,apa dosen kalian datang lagi dari kota ?"


" kayaknya sih gak nek, jangan jangan mobil papa nek" ujar Arum berlari kedepan memastikan mobil siapa yang datang.


Benar saja perkiraan Arum, yang datang kedua orangtua nya.


" mamaaaaa" Arum berlari memeluk ibunya


" kesayangan mama "


"apa kabar nya sayang ?"


" baik ma, mama kesini kok gak ngabarin dulu"


" mama sama papa sengaja gak kasih kabar karena mama sama papa mau kasih surprise buat kamu nak , selamat ulang tahun princess mama "

__ADS_1


" selamat ulang tahun nak " sambung papa mengecup kening putrinya


" selamat ulang tahun neng geulis " ucap bibi sambil menyodorkan sebuah kue berwarna pink dan putih itu, kue yang cantik di hari ulang tahun nya Arum menangis ia memeluk ibu dan ayahnya .


" kok nangis sayang, kenapa ? apa Arum gak suka sama suprise mama ini ?"


" Arum suka ma, ini pertama kalinya Arum ulangtahun di kasih kue sebelum nya Arum gak pernah merasakan ulangtahun di kasih kue"


"yaa Allah nak, mama pikir Arum gak suka sama suprise mama sama papa "


" suka kok ma, makasih banyak ya ma pa udah repot repot kasih surprise buat Arum sampai datang dari kota ke sini cuma buat kasih suprise buat Arum "


"tunggu dulu , papa punya sesuatu buat kamu nak "


Papa masuk ke dalam mobil mengeluarkan sebuah kotak jam dan menyodorkan nya ke hadapan putri nya.


" Ini kado dari papa buat Arum di pakai ya, biar Arum slalu ingat papa kalau Arum lihat jam"


di balik kebahagiaan Arum, ada bibi yang takut melihat Arum akan merebut harta kekayaan kakak nya


" Keterlaluan, mas memanjakan anak pungut itu, beli barang barang mewah buat dia gimana nanti kalau anak itu merebut harta mas padahalkan dia cuma anak angkat " ujar Tante yang berdiri di balik kaca .


Tiba tiba Dimas datang kerumah nenek untuk mengucapkan selamat untuk Arum.


" Ada paman sama bibi rupanya, kapan sampai nya paman ?"


" baru aja nak Dimas, ada apa ini ? kok kayak mau ngomong sesuatu "

__ADS_1


" gak ada apa apa kok paman,cuma mau ngucapin selamat ulang tahun buat Arum, nih aku ada kado buat kamu "


" makasih ya Dimas, udah repot repot"


" gak aku gak ngerasa di repotin kok"


"iiiih senang baget sih jadi kamu Arum, aku iri" ujar Tessa


Arum tersenyum dan membuka kado dari Dimas


" waah... bagus banget cincinnya , ini kamu yang buat atau beli ?"


"itu aku buat sendiri Arum dari potongan kayu kamu suka kan "


" ya ampun kamu kreatif baget, aku suka bentuk nya lucu makasih ya "


"sama sama "


" ngomong ngomong cincinnya cuma satu Dimas, aku juga mau " ujar Tessa dengan wajah memelas


" Aduuuh maaf Tessa aku buatnya cuma dua cincin satu sama ibu satunya sama Arum, maaf ya tapi lain kali aku buat lagi ya "


" serius janji ya, aku tunggu loh "


" apaan sih Tessa dari tadi nyambar Mulu, kenapa sih gak peka maksud Dimas itu apa kasih cincin ke Arum yang dia buat cuma dua biji "


" emangnya maksud apa ?"

__ADS_1


", itu tandanya wanita yang Dimas sayang cuma dua yaitu ibunya sama Arum, iyakan Dimas "


Dimas tidak menjawab pernyataan Elina ia hanya tersenyum dengan wajah memerah menahan malu.


__ADS_2