
pagi harinya andi dan arsyila sudah siap untuk mengantarkan sarah ke apartemen Andi. diperjalanan mereka selalu mengobrol dengan berbagai cerita
" kak sarah mau kan tinggal di apartemen kak andi?? ucap. arsyila dengan lirih
" emang nya gk ngerepotin?? aku gk mau buat orang susah, apalagi aku bukan siapa-siapa kalian! ucap. sarah dengan sendu
" sama sekali tidak kak, anggap lah kami seperti adikmu. " ucap. andi tersenyum
" terimakasih untuk kalian berdua, kalau tidak ada kalian, aku pasti kehilangan semangat dalam hidup ku!! ucap. sarah sambil menangis
" sama-sama kak sar, ucap
arsyila kemudian menyeka air mata Sarah
tak berapa lama mereka pun sampai di apartemen andi
" kakak tidak perlu khawatir disini sudah ada pelayan yang akan melayani kakak, jadi kakak tidak perlu repot untuk membersihkan nya! ucap. andi dengan tegas
" terimakasih di, ucap. sarah tersenyum
" sama sama kak, ucap. Andi tersenyum
" jaga diri kakak baik baik ya, kalau ada apa apa segera hubungi kita" ucap. arsyila dengan lirih
" InsyaAllah kakak bisa jaga diri kok, ucap. Sarah tersenyum
" yasudah kami pergi dulu ya kak, assalamu'alaikum.! ucap. arsyila
" waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh! hati hati di jalan ya, ucap. Sarah tersenyum
" iya kak, ucap. arsyila sambil melambaikan tangan nya yang sudah berada di dalam mobil
setelah kepergian arsyila dan andi, Sarah kembali merebahkan tubuh nya di dalam kamar.
di dalam mobil arsyila maupun andi terus berbincang, sesekali selalu bercanda.
" waw... indah juga yaa kak pagi ini! udaranya segar! ucap. arsyila yang memandangi ke luar jendela mobil
" seindah senyuman kamu" ucap.andi tersenyum
" kalau itu sih pasti kak, secara kan arsyila dari dulu selalu cantik " ucap. arsyila antusias
" geer " ucap. Andi
benarkah, ucap.arsyila
hmm...
kak ada apa ini kak, kenapa mobilnya oleng! atau jangan jangan... arsyila tak sanggup melanjutkan kata katanya karena mobilnya tidak bisa di kendalikan
__ADS_1
" bagaimana ini kak, aku takut... ucap. arsyila dengan khawatir sambil menangis
" tenang lah syila, kakak juga gk tau kenapa mobilnya seperti ini! kayaknya ada orang yang menyabotase mobil kita, ucap. Andi dengan lirih
" bagaimana ini kak, ucap. arsyila sambil menangis
" tenang lah syila, serahkan semua nya kepada allah! ucap. andi sambil memeluk arsyila dengan tangan kirinya sedangkan tangan kanan nya sibuk menyetir mobil.
arsyila dan andi terus beristighfar sampai akhirnya terdengar suara...
bukhh.....
di kediaman pratama
" pi gimana ini arsyila dan andi belum mengangkat telepon nya, mami takut terjadi apa apa sama mereka! ucap. ibu anita sambil menangis di pelukan suaminya.
" tenang lah mi semua nya akan baik baik saja! ucap. pak andre menenangkan istri nya, padahal di hatinya dia juga sangat khawatir
tiba-tiba terdengar suara deringan henphone dari nomor yang tidak dikenal, pak andre langsung menggeser icon berwarna hijau.
" halo apakah benar ini keluarga pratama? ucap. polisi dari seberang telepon
" iya dengan saya sendiri pak! emang nya ini dengan siapa ya? ucap. pak andre
" maaf pak kami dari pihak kepolisian, menyampaikan kalau kalau laki laki yang bernama andi pratama dan perempuan bernama arsyila mengalami kecelakaan.!.. ucap. polisi dengan tegas
" apa? kecelakaan! bagaimana mungkin pak." ucap. pak andre terkejut
" baik pak kami akan segera ke sana" ucap. pak andre langsung mematikan henphone nya
" kenapa pi, siapa yang kecelakaan? ucap. Ibu anita menangis
" andi dan arsyila kecelakaan mi, kita harus segera kesana! ucap. pak andre dengan lirih
" kecelakaan pi, ucap Anita tak kuasa menahan air mata nya, Anita langsung ambruk tak sadarkan diri beruntung suaminya langsung menangkapnya sehingga tidak lagi membentur ke lantai
" yaallah mi, ucap. pak andre langsung mengangkat istrinya ke dalam kamar
kemudian andre berjalan keluar
" tolong jaga anita ya bu, dia berada di dalam kamar, dalam keadaan pingsan! ucap. andre lirih
" loh emang nya menantu ibu kenapa dre?? apakah dia sakit! ucap. nenek yani
" barusan kami mendapat kabar, kalau andi dan arsyila mengalami kecelakaan bu! sekarang mereka berada di rumah sakit." ucap. andre lirih
" kecelakaan nak? terus gimana keadaan mereka nak? ibu takut mereka kenapa- napa! ucap. nenek yani menangis
" ibu tidak perlu khawatir, andre yakin kok kalau mereka anak anak yang kuat! ucap. andre sambil menahan air mata nya
__ADS_1
" yasudah andre berangkat dulu ya bu, titip anita ya bu dia pasti shock" setelah mendapat kabar tadi! ucap. andre lirih
" iya nak, hati hati di jalan ya ucap.nenek yani
" assalamu'alaikum " ucap. andre kemudian masuk ke dalam mobil
" Waalaikumsalam, ucap. nenek yani
di dalam mobil andre selalu diam, hingga kemudian dia menghubungi angga
" halo assalamualaikum pi, ucap. angga
" Waalaikumsalam, segera nyusul ke rumah sakit medistra jakarta ya nak! andi dan arsyila mengalami kecelakaan." ucap. pak andre dengan lirih
" kecelakaan? iya pi angga segera ke sana! ucap.angga
" assalamualaikum " ucap. pak andre
" Waalaikumsalam " ucap. angga
30 menit kemudian andre sampai ke rumah sakit
" dok bagaimana keadaan anak saya dok? tanya pak andre
" mohon bersabar ya pak, pasien bernama andi dan arsyila dalam keadaan koma! ucap. dokter dengan tegas
" koma dok? ucap. andre
" iya pak, mohon bapak bersabar yaa! kalau begitu saya permisi dulu." ucap. dokter tersebut
" iya dok, silahkan " ucap.andre
tak berapa lama angga pun sampai di rumah sakit
" Assalamu'alaikum pi, ucap. angga yang baru saja datang kemudian mencium punggung tangan Ayah nya
"Waalaikumsalam, ucap.andre dengan lirih
" bagaimana keadaan mereka pi? apakah semua baik baik saja." ucap. angga khawatir
" mereka mengalami koma nak, luka nya sangat parah! ucap. pak andre sambil menahan air mata nya.
" astagfirullah, sebenarnya apa yang terjadi pi! apakah papi mendapat informasi dari polisi? ucap. angga lirih
" polisi mengatakan bahwa ada orang yang menyabotase mobil mereka nak! ucap. pak andre
" brengsek tu orang pi, kayaknya minta di hajar pi! ucap. andi mengepalkan tangan nya
" keluarga arsyila sudah kau kabari kan nak? ucap. pak andre
__ADS_1
" sudah pi, ucap. angga