
" air a..ku ha... us..., ucap arsyila terbata bata karena belum sepenuhnya sadar.
angga yang mendengar itu langsung mengambil air di atas nakas dan membantu arsyila untuk meminumnya.
" terimakasih, ucap arsyila tersenyum
" sama-sama, ucap angga tersenyum dan meletakkan kembali minuman arsyila di atas nakas
" sebentar ya, biar aku panggilkan dokter! ucap angga dan diangguki oleh arsyila
angga berjalan dengan tergesa-gesa sampai tak menyadari sudah banyak keluarga yang mau menjenguk arsyila. raka yang melihat itu langsung menegur angga.
" angga, kamu kenapa sih! jalan kayak hantu saja, lihatlah tu sudah banyak orang mau menjenguk arsyila, " ucap raka sambil berlari kecil kearah angga
" maaf ya ka, aku buru buru! arsyila sudah sadar dari komanya, " sahut angga sambil berlari kecil keruangan dokter
raka yang mendengar itu langsung berlari keruangan arsyila dan benar saja arsyila sudah sadar dari komanya.
" arsyila! yallah kau sudah sadar, alhamdulillah," ucap Raka dan memeluk arsyila
" iya kak, alhamdulillah " sahut arsyila ketika raka sudah melepas pelukan nya
tak lama kemudian dokter dan perawat datang dan masuk keruangan arsyila
yaallah semoga arsyila baik baik saja' Batin angga dalam hatinya
raka melihat angga khawatir hanya tersenyum karena sudah tau tentang perasaan angga ke arsyila
salsa dan keluarga juga merasa khawatir tentang keadaan arsyila yang masih ditangani oleh dokter
tak lama kemudian seorang dokter keluar dari ruangan arsyila
mereka yang melihat itu langsung menghampiri nya
" dok bagaimana keadaan arsyila? apa semua baik baik saja? ucap angga dengan nada khawatir
" ini benar benar keajaiban nak! pasien sudah stabil, tinggal menunggu pemulihan nya saja," sahut dokter tersebut tersenyum
" alhamdulillah, ucap mereka dengan kompak
" kalau begitu saya permisi dulu, ucap dokter tersebut dan berjalan keruangan nya
" iya dok, silahkan, " sahut Raka tersenyum
kemudian mereka semua berjalan keruangan arsyila
salsa yang melihat sahabat nya langsung menghampiri dan memeluk nya
" alhamdulillah arsyila, aku kangen sama kamu! ucap Salsa dan melerai pelukan nya
arsyila hanya menanggapi nya dengan senyuman. begitu juga dengan dina dia memeluk sahabat nya dengan erat sehingga membuat arsyila sesak, dina yang melihat itu langsung melepas pelukan nya.
" maaf, arsyila! ucap dina tersenyum kikuk
" iya, tidak apa apa. sahut arsyila tersenyum
dan melirik kearah raka yang sedari tadi melihat nya.
__ADS_1
" kak, boleh aku bertanya? ucap arsyila dengan ramah dan diangguki oleh raka
" kak andi?? ucap arsyila
" aku disini arsyila! sahut andi dari arah pintu, pakai kursi roda yang didorong oleh angga dibelakang nya
" alhamdulillah arsyila, kau baik baik saja! ucap andi ketika sudah duduk disamping arsyila, dia lega ketika melihat arsyila baik baik saja
" ada yg sakit? kalau sakit bilang padaku?" aku minta maaf, semua ini kesalahan ku andai kau tidak ikut dengan ku pasti semua ini tidak terjadi, " ucap andi dan tanpa sadar sudah memegang jari jemari arsyila
" tidak apa apa kak, semua sudah menjadi takdir nya, " sahut arsyila tersenyum tapi merasa risih dengan genggaman andi. angga yang melihat itu hanya menghembuskan nafas nya dengan kasar dan memilih keluar dari ruangan tersebut
angga duduk dikursi penunggu sambil menunggu kedatangan keluarga arsyila dan andre, Anita. karena sebelumnya angga sudah menghubungi mereka pada saat arsyila baru sadar dari komanya.
" kak andi kenapa sih, pegang pegang arsyila! nyebelin banget, " ucap angga dengan pelan tapi masih bisa didengar oleh raka yang duduk disamping nya.
" jadi cerita nya kamu cemburu ni? tanya raka menggoda angga
angga hanya diam, tidak menjawab pertanyaan dari raka. melihat itu raka kembali bersuara
" kau tidak perlu malu ga! aku sudah tahu semuanya, " ucap raka dan menepuk bahu angga
" jadi.., ucap angga
" iya, aku sudah tahu semuanya! yang aku minta sekarang, nyatakan lah semua perasaan mu kepada arsyila! aku juga merasa kalau arsyila mencintaimu," sahut Raka tersenyum
" aku takut saja, ada orang yang merebut arsyila darimu' secara kan arsyila cantik, " sahut Raka lagi menggoda angga
" ih kau ini, ucap angga memukul lengan Raka.
Raka hanya menanggapi nya dengan senyum jailnya
" semua ini keajaiban! kita harus bersyukur dengan semua ini, " ucap kakek arif
mereka semua mengangguk menanggapi perkataan kakek arif
" dan semua itu berkat cinta cucu kakek juga, " sahut Raka
mereka semua bingung dengan perkataan Raka. setelah itu Raka menunjuk kearah angga
sehingga membuat angga salah tingkah ketika semua Mata melihat kearah nya.
" tidak usah malu malu ga! santai aja bro, " ucap Raka menyenggol bahu angga.
angga hanya tersenyum kikuk ke arah mereka semua
tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 8 malam
semua keluarga terpaksa pulang atas bujukan Raka dan angga
kini tinggal Raka, salsa, angga dan arsyila yang berada dirumah sakit.
mereka bertiga duduk di kursi penunggu sedangkan arsyila di dalam ruangan nya
" ka, sa, aku pamit bentar ya, mau bicara empat Mata sama arsyila? " ucap angga berdiri
" loh mau ngapain? jangan bilang kau mau macam macam, " sahut Salsa khawatir. angga hanya berlalu begitu saja dari hadapan Raka dan salsa, malas meladeni pertanyaan dari Salsa.
__ADS_1
" hei, kamu ya sa ' otaknya ngerres mulu! mesum tau gak? " sahut Raka kepada Salsa
" mereka itu mau bicara empat mata! dari hati ke hati, " sahut Raka lagi kepada Salsa.
Salsa hanya menggangguk tapi masih mengawasi angga dan arsyila dari pintu yang sedikit terbuka dan diikuti oleh Raka dibelakang nya
ketika angga sudah duduk disamping arsyila, jantungnya sudah berdebar debar tak karuan
" boleh aku bertanya kak?? tanya arsyila kepada angga. angga hanya mengangguk dan tersenyum
" sebelum aku sadar dari koma, apa kakak ada berbicara padaku? soalnya kan saat aku sadar hanya kakak yg ada disamping ku! " ucap arsyila lirih
" iya arsyila, aku berbicara padamu sebelum kau sadar! apa kau mendengar semua? sahut angga menatap arsyila dalam dalam. arsyila mengangguk. kemudian arsyila menceritakan semua kepada angga tentang pertemuan nya dengan ayah, ibu dan adiknya dia juga menceritakan bila ayah dan ibunya bersyukur bila mempunyai menantu seperti angga sehingga tak terasa angga meneteskan air mata nya karena merasa bahagia.
" benarkah arsyila?? ucap angga memegang jari jemari arsyila.
" iya kak, sahut arsyila tersenyum
" apa kau mau jadi pasangan hidupku arsyila?? aku berjanji akan membahagiakanmu! " ucap angga dengan sungguh-sungguh
" iya kak, tapi kalau menikah sekarang arsyila belum siap! kakak mau kan menunggu arsyila hingga arsyila menjadi dokter?? ucap arsyila
" berarti masih lama dong! kakak juga takut kehilangan mu, " sahut angga
" percayalah kak, arsyila janji akan selalu setia kepada kakak! kalau kita berjodoh Allah pasti mempersatukan kita, " sahut arsyila berusaha meyakinkan angga.
" berjanjilah arsyila, bila ada yg melamar mu tolak lah demi diriku! " sahut angga
" iya aku janji kak, bila kita berjodoh Allah pasti mempersatukan kita dengan cara apapun! " sahut arsyila tersenyum
mendengar itu angga langsung memeluk arsyila sambil berkata
" terimakasih arsyila, ucap angga dengan antusias
" sama-sama kak, sahut arsyila tersenyum
setelah itu angga menatap dalam dalam wajah arsyila, wajah wanita yang sangat dicintainya.
kemudian dia mengambil cincin dari saku celananya dan menyodorkan nya kedepan arsyila.
" arsyila maukah kau memakai cincin ini? ucap angga menunjukkan cincin yang ada ditangannya
" aku takut tidak bisa menjaganya kak! sahut arsyila
" tidak apa apa arsyila, walaupun hilang kakak bisa membelinya lagi! ini cincin spesial untuk wanita dihadapan ku! "ucap angga
arsyila pun menganggukkan kepala nya tanda setuju memakai cincin tersebut
kemudian angga memakaikan cincin tersebut dijari manis arsyila dengan senang hati
" cincin ini adalah bentuk cintaku padamu arsyila, aku akan setia menunggu mu hingga kau siap menjadi istri ku, " sahut angga lagi dengan senyuman nya yang paling manis.
arsyila hanya menunduk kan pandangan nya karena merasa malu
sedangkan dibalik pintu sudah ada dua orang yang sedari tadi senyum senyum sendiri ketika melihat kelakuan sahabat nya yg sangat romantis...
bersambung........
__ADS_1
Maaf ya teman teman update nya kelamaan 🙏