Wanita mandiri

Wanita mandiri
Kebakaran


__ADS_3

Sesampainya di kamar angga langsung memeluk erat tubuh istrinya yang duduk ditepian tempat tidur


Sedangkan arsyila hanya tersenyum sambil


membalas pelukan sang suami. Dia berpikir mungkin suaminya kelelahan sehingga butuh sandaran


" Terimakasih ya sayang, aku sangat beruntung memiliki bidadari sepertimu, " ujar angga sambil mengecup mesra kening istrinya


" Syila juga sangat beruntung memiliki seorang suami seperti mas, " balas arsyila sambil mengembangkan senyum manisnya kepada sang suami


Angga tersenyum mendengar penuturan istrinya


" Sayang boleh gk………, Angga menggantung ucapannya takut sang istri keberatan


Melihat wajah memelas suaminya arsyila hanya menggangguk sambil mengalungkan tangannya dileher angga


" Lakukanlah mas, syila gk keberatan kok! karena itu sudah menjadi kewajiban syila menjadi seorang istri, " balas arsyila dengan lembut


Mendengar jawaban istrinya angga langsung membaringkan tubuh istrinya dengan hati-hati


Angga pun mulai melafazkan doa, sambil menyentuh ubun-ubun arsyila. kemudian mengecup keningnya lama.


Kemudian angga ******* bibir istrinya dengan lembut begitu juga dengan arsyila membalas ciuman yang diberikan oleh suaminya. Tangan angga mulai aktif bergelirilya, menyingkap dan membuka pakaian yang dikenakan istrinya.


Tubuh arsyila bergetar hebat merasakan setiap sentuhan yang diberikan oleh suaminya.


Hingga tak ada yang terlewat dan malam itu malam yang indah bagi keduanya. Saling berbagi rasa, mengungkapkan cinta namun bukan sekedar untuk melepas syahwat semata. Tidak lain karena mengejar pahala dengan niat ibadah kepada-Nya.


Beberapa saat kemudian


Mereka berdua telah selesai mandi setelah itu memutuskan untuk segera tidur.


angga menuntun istrinya berbaring diatas kasur lalu menyelimuti tubuh mereka berdua.


______


Keesokan paginya, semua orang sudah berkumpul dimeja makan. menikmati hidangan makanan yang telah disajikan diatas meja.

__ADS_1


Terlihat angga dan arsyila yang saling menyuapi satu sama lain. Semua mata memandang kearah sepasang pengantin baru itu, terutama andi.


Selesai makan arsyila langsung membantu para pelayan mencuci piring di wastafel. bik anum sudah melarangnya tapi arsyila bersikeras membantunya hingga para pelayan pun pasrah dengan keinginan nyonya nya.


Beberapa saat kemudian


Andi baru saja mendapat kabar dari bawahan-nya kalau pabrik teh yang belum lama dibangun mengalami kebakaran. Dia pun segera menuju lokasi tersebut bersama sekretarisnya


Angga yang mendengar itu pun langsung berinisiatif untuk ikut menemani kakak-nya. Awalnya andi menolak tapi karena bujukan sang adik diapun setuju


🌹


Tepat pukul 10 pagi, merekapun sampai kelokasi yang mereka tuju. Mereka segera turun dari mobil lalu berdiri tak jauh dari pabrik tersebut. Api sudah dipadamkan sehingga nampaklah setengah dari gedung tersebut terbakar.


Melihat kedatangan sang ceo, manajer pabrik tersebut segera menyambut nya dengan hangat, lantas dia segera memberikan informasi secara detail tentang musibah tersebut


Andi dan angga nampak manggut-manggut setelah mendengar penjelasan sang manajer


" Reza sekarang yang harus kau lakukan segera cari dalang dari semua ini! Periksa semua cctv yang berada diarea ini, " tutur andi dengan tegas sambil menunjuk gedung tersebut


" Mari tuan…, ujar pak adi sang manajer, mempersilahkan sang atasan untuk memeriksa pabrik tersebut


Andi menggangguk lalu berjalan kearah gedung tersebut diikuti oleh angga dibelakang nya


🍁🍁🍁


Dikediaman pratama


Arsyila lagi bersantai ditaman belakang rumah bersama sang mertua, Kebetulan hari itu sangat cerah jadi cuaca sangat mendukung suasana hari itu.


Arsyila segera merogoh sakunya karena getaran pada henphonennya, Setelah melihat nama yang tertera pada layar tersebut diapun tersenyum lebar.


Anita yang berada diseberangnya hanya mengerutkan dahinya melihat sang menantu tersenyum sendiri


" My, syila kedalam dulu ya! Gak papa kan kalau syila tinggal sebentar, " ujar arsyila lirih sambil beranjak dari duduknya


" Mau kemana nak? " tanya anita sambil memandang menantunya yang akan beranjak

__ADS_1


" Mau buat makanan spesial my! buat sahabat syila yang akan datang nanti, " tutur arsyila sambil tersenyum tipis kearah mertuanya


" Sahabat yang mana nak? Banyak gk yang datang? biar sekalian mamy bantuin! " ucap anita sambil memandang arsyila


" Tidak perlu repot-repot my! Yang datang cuman 3 orang kok, " balas arsyila


" Oh yasudah nak, Kalau butuh bantuan mamy nggak usah sungkan ya nak, " ujar anita


" Iya my, kalau gitu syila tinggal kedalam dulu ya my, " ujar arsyila lagi sambil melangkahkan kakinya


" Iya nak, " balas anita sambil tersenyum manis menatap kearah menantunya yang perlahan menjauh


_________


Sesampainya didapur arsyila langsung meracik bahan-bahan yang akan dimasak.


setelah dirasa cukup barulah dia memasaknya dengan penuh semangat


40 menit berlalu masakan yang dimasak oleh arsyila sudah tersaji di meja makan dan siap untuk disantap. Dia memasak berbagai macam makanan yang mengunggah selera seperti


💙Seblak



💙Soto ayam



💙Sayur asam



💙Tempe orek



Selesai memasak arsyila memutuskan untuk membersihkan diri karena sebentar lagi para sahabatnya akan datang begitu juga dengan suami dan kakak iparnya memutuskan makan siang dirumah.

__ADS_1


__ADS_2