
Selesai mandi angga langsung memakai pakaian yang sudah disiapkan oleh istrinya. matanya menatap sekeliling mencari sosok sang istri tapi dia tak menemukannya lalu dia memakai pecinya bersiap untuk sholat
klekk
terdengar suara pintu yang terbuka lalu muncul lah sosok sang istri yang dicarinya
perlahan arsyila berjalan mendekati nakas
" Kakak sudah selesai? " tanya arsyila lalu meletakkan gelas nya diatas nakas
" Sudah, habis dari mana? " tanya angga dengan lembut dan pelan
" Dari dapur! kebetulan tadi ada jahe jadi sekalian buat bandrek deh, " Ujar arsyila menjelaskan
" Ohya, buat kakak mana? " Ujar angga
" Itu, kakak mau minum sekarang! " Ujar arsyila sambil menunjuk kearah nakas
" Nanti saja, Ujar angga lalu menggelarkan dua sajadah untuknya dan sang istri
Terdengar suara azan yang berkumandang arsyila langsung mengambil wudhunya untuk melaksanakan panggilan allah bersama sang suami
klekk
arsyila membuka pintu lalu berjalan kearah lemari lalu memakai mukenah nya kemudian mereka melaksanakan sholat isya berjamaah
Setelah beberapa saat merekapun selesai sholat, angga berbalik menghadap istrinya dilihatnya sang istri tersenyum manis lalu arsyila mencium punggung tangan suaminya begitu juga dengan angga mencium kening istrinya dengan lembut dan lama.
Arsyila merasakan tubuhnya bergetar saat suaminya mencium keningnya begitu juga dengan jantungnya yang berdetak dengan kencang detik berikutnya dia langsung membereskan mukenah nya kemudian berdiri dan
Brukk
arsyila terhuyung kedepan untung angga dengan sigap menangkap tubuh istrinya hingga tak mengenai lantai
" Syila…yaallah syila, astagfirullah, " ucap angga langsung mengangkat tubuh istrinya ketempat tidur lalu memberinya minum dengan air putih
" Kita kerumah sakit ya…kakak tidak mau terjadi apa apa denganmu, " ujar angga yang sangat khawatir dengan keadaan istrinya
" Jangan kak, Ucap arsyila memegang lengan suaminya yang ingin beranjak.
" Jangan kemana mana kak, tetaplah disampingku, " ujar arsyila dengan wajah penuh harap
" Jangan khawatir kak, syila tidak apa apa kok! tetaplah disampingku itu sudah cukup, " Ucap arsyila dengan mata yang berkaca kaca
" Baiklah, bila itu keinginanmu, " Ucap angga dengan lembut tak kuasa melihat istrinya yang ingin menangis
" Terimakasih kak, Ucap arsyila tersenyum manis
__ADS_1
" Sama sama istriku! " Ujar angga sambil membelai kepala istrinya dengan lembut
" Tapi harus makan dulu ya baru minum obat, " Ucap angga dengan lembut
Arsyila hanya mengangguk lalu tersenyum
Cup…
Angga mendaratkan ciuman dibibir istrinya sekilas sambil tersenyum kearah arsyila yang terbengong
" Ciuman untuk suami, " Ucap angga lalu berjalan keluar kamar. sedangkan arsyila hanya diam mematung sambil memegangi bibirnya
Angga berjalan menuruni anak tangga sambil tersenyum mengingat netra istrinya yang terkejut karena ulahnya.
anita menatap heran kepada putranya kenapa hanya sendirian?
" Loh syila nya mana nak? " tanya anita penasaran
" Pengantin baru mi, kayak gk pernah aja, " Ucap andre menimpali jawaban istrinya
" Syila kurang sehat mi, tadi aja hampir jatuh! " ujar angga jujur
" Astagfirullah, terus gimana keadaannya nak, " Ucap anita khawatir dengan keadaan menantunya
" Dibawa kerumah sakit aja nak, biar lebih tau apa sakitnya, " Ujar andre memberi saran
" Assalamu'alaikum istriku, " Ucap angga masuk kedalam kamar lalu meletakkan nampan nya diatas nakas kemudian membantu istrinya untuk duduk
" Sekarang dimakan dulu ya, biar kakak suapin, " Ucap angga langsung menyuapkan nasi kemulut istrinya saat ingin memasukkan suapan ke lima arsyila langsung menyetopnya
" Kakak tidak makan? " tanya arsyila memastikan
" Nanti saja, kakak belum lapar! " Ucap angga tersenyum
" Bila kakak tidak makan, maka arsyila tidak mau memakan nya! " Ujar arsyila dengan tegas
" Baiklah kakak akan memakannya! ujar angga pasrah dengan keinginan istrinya
Mereka saling menyuapi satu sama lain hingga makanannya kandas tak tersisa. lalu angga membantu istrinya minum obat kemudian menyuruh istrinya untuk beristirahat
" Tidurlah istriku…" Ucap angga pelan sambil mengusap kepala istrinya dengan penuh kasih
tak butuh waktu lama arsyila pun tertidur sambil memeluk lengan suaminya begitu juga dengan angga menyusul istrinya yang sudah sampai kealam mimpi
Tengah malam angga terbangun dengan jeritan istrinya, dirabanya kening istrinya yang sangat panas ditambah dengan tubuh istrinya yang menggigil kedinginan.angga panik kemudian dia mengambil kain lalu mengompres kening istrinya dengan kain yang sudah basah kemudian dia menghubungi dokter linda agar segera datang, sambil menunggu kedatangan dokter angga terus berdoa sambil membelai wajah istrinya dengan lembut
" Sayang bertahanlah…kumohon bertahanlah… aku tau, kau wanita yang tangguh, " Ucap angga dengan suara bergetar sambil menciumi tangan istrinya dengan lembut
__ADS_1
klekk
Anita masuk diikuti oleh suami dan anaknya, wajahnya begitu panik melihat menantunya yang terbaring sakit
" Bagaimana keadaan nya nak? " tanya anita dengan wajah khawatir
" Masih sama mi! tidak ada perubahan, " Ucap angga dengan suara bergetar, netra nya berembun tak kuasa melihat istrinya yang terbaring sakit
" Yang sabar ya nak, banyakin istighfar dan banyak banyak berdoa, " Ucap andre menasehati putranya yang sedih
" Iya pi, angga akan selalu mendoakan untuk kesembuhan istriku, " Ucap angga memeluk papi nya dengan erat
" Yang sabar ga, semua ada jalannya! " Ujar andi menepuk bahu adiknya
angga hanya mengangguk lalu berusaha untuk tersenyum walau hatinya terlihat rapuh
Tak lama kemudian dokter linda datang dan segera memberi penanganan yang cepat untuk arsyila
setelah beberapa saat terlihat angga yang gusar, berjalan mondar mandir didepan pintu kamar nya. andi yang melihat itu dibuat pusing sendiri dengan sikap adiknya
klekk
dokter linda keluar bersama dengan peralatan medis yang berada di genggaman nya
" Bagaimana hasilnya dok?" istri saya tidak apa apa kan dok? " tanya angga penasaran
" Istri anda hanya mengalami demam!! tapi untuk lebih jelas lebih baik istri anda dibawa kerumah sakit besok, agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan…! dan ini tolong berikan kepada istri anda, " ujar dokter linda menyodorkan sebungkus obat kepada angga, dan angga pun menerimanya
" Maaf ya dok, sudah mengganggu waktu istirahat anda!! " ujar angga tak enak hati karena sudah lancang mengganggu waktu istirahatnya
" Tidak apa apa!! lagian itulah profesi kami sebagai dokter, kalau begitu saya pamit undur diri, " ujar dokter linda tersenyum ramah
" Terimakasih dok!! uangnya sudah saya transfer kerekening dokter, " ujar angga
kemudian andi dan angga mengantarkan linda sampai diteras rumah setelah mobilnya tidak terlihat lagi barulah angga masuk diikuti oleh andi dibelakang nya
Keesokan harinya angga langsung membawa istrinya kerumah sakit dengan ditemani oleh anita. sesampainya dirumah sakit arsyila langsung diberi penanganan yang baik
dokter menyatakan hanya demam biasa dan kurang mengonsumsi buah buahan, hal tersebut membuat angga dan anita lega saat melihat hasilnya
Ditempat lain
Terlihat seorang wanita histeris didalam kamarnya, semua barang jadi sasaran karena kemarahannya baik cermin dan barang barang berharga nya semua hancur tak tersisa.pelayan dirumahnya pun tidak berani mendekat kearah majikannya yang kesetanan
" Aku benci kamu arsyila!! kau sudah mengambil apa yang menjadi milikku, kau mengambil anggaku, " teriak perempuan tersebut dengan histeris
" Tunggulah arsyila, dendamku akan terbalaskan!" ucapnya lagi dengan suara yang keras
__ADS_1
Bersambung………