
Merekapun melakukan perjalanan selama kurang lebih 8 jam perjalanan dari kota ke kampung kelahiran papa.
suasana disana masih sama ketika berada di sana rasanya tenang sekali jauh dari hingar-bingar nya ibu kota tak ada suara bisik nya kenalpot dan asap kendaraan yang membuat sesak
disana anginnya masih terasa segar , sejauh mata memandang pemandangan nya begitu indah siapapun yang datang berkunjung kesini pasti akan sungkan untuk meninggalkan desa ini .
Sesampainya di rumah nenek , mereka sudah di sambut oleh keluarga besar papa di depan rumah nenek .
" Selamat datang cucuku " ucap nenek sambil memeluk Arum di sambung oleh kakek yang ikut memeluk Arum
" Cucuku semakin hari semakin cantik, sudah lama gak jumpa sekali jumpa buat nenek dan kakek kaget kamu cantik sekali " ucap nenek sambil berkali kali mengelus pipi arum
" Trimakasih nek "
" Semoga betah ya ndok tinggal dirumah kakek sama nenek "
" Arum betah kok kek, Arum senang kalau udah ada disini rasanya disini tu nyaman sekali "
" nyaman baget nak, papa dulu juga suka sekali di sini sekali nya tinggal di ibu kota papa pengen trus pulang ke sini lagi "
__ADS_1
"iya sayang, mama juga senang kalau udah di kampung nanti kita ajak keponakan papa jalan jalan ya keliling kampung pasti Arum senang deh mama jamin "
" ok ma Arum tunggu hiehehei"
" ya udah nanti aja lagi ngobrol nya kalian mandi habis itu kita makan ya habis makan baru kalian istirahat "
" iya nek "
Arum nenek dan mama masuk ke dalam rumah untuk bersih bersih sementara papa dan kakek masih di luar .
" Ada apa Gung , mau ngomong apa ?"
" kenapa adikmu pulang dari rumah mu katanya mbok usir ? opo Iyo ?"
Agung mengedipkan matanya menandakan ia mengiyakan perkataan ayahny
" Opo salahe, apa sing ditindakake mbakyumu nganti tekan atine arep diusir saka omahmu? (Ada apa , apa yang adekmu lakukan sampai sampai kamu tega ngusir dia dari rumah mu)"
"Agung ora ana pilihan liyane, Pak, Agung kudu nglakoni(agung gak punya pilihan lain pak, agung terpaksa ngelakuin itu)"
__ADS_1
" tulung diomongno opo sing di lakoni adekmu ?"
"Mbak nduwe ati arep ngejak bojoku dadi budhak, sak iki aku ngerti pak, malah aku ngerti saka rekaman CCTV nang omah, soale bojoku ora tau ngomong apa-apa,(mbak sudah tega suruh istriku menjadi babu selama dia disana , aku ngertinya belakang ini pak, bahkan aku tau dari rekaman cctv di rumah, karena istriku tidak pernah cerita apa apa sebelumnya, )"
" astaghfirullah "
" bukan cuma itu pak , nur juga sudah menyebabkan janin kami dulu meninggal "
", sek sek apa maksudte janin opo, opo bojomu hamil lagi ?"
" Bapak ingat dulu waktu istriku positif hamil dan beberapa bulan kemudian kandungan nya jatuh ya.. itu karena ulah nur dia mencampur kan obat keras di dalam minuman Sinta "
" astaghfirullah nur "
" selama ini agung lalai pak, agung gak pernah dengar apa kata istri agung yang agung tau nur itu adik agung yang baik tapi ternyata salah pak nur itu jahat makanya agung datang ke kampung agung mau Cerita ke bapak soal ini "
" Ya Allah nak, atas nama adikmu nur bapak Minta maaf ya "
" sudah agung maafkan pak, cuma agung ada rencana bagaimana kalau kita Carikan jodoh untuk nur pak "
__ADS_1
" Boleh, bapak juga setuju kalau ada laki laki yang mau menerima nur silahkan "