
Karena cuaca dan terik matahari yang menyengat, membuat Arum merasa haus, melihat Arum kehausan dengan sigap Dimas membeli minuman untuk Arum
" minum dulu Arum, aku lihat kamu haus baget " menyodorkan sebuah botol minuman untuk Arum dan meminta Arum untuk minum dalam posisi duduk.
" minum nya duduk ya gak bagus minum sambil berdiri gak sehat " sambung Dimas.
" trimakasih Dimas " sahut Arum tersenyum manis
Melihat Dimas dan pujaan hatinya semakin nempel membuat boy terbakar cemburu, ia trus mencoba memisahkan keduanya .
" Arum kamu haus ya nih aku beliin roti sama minuman buat kamu "
sambil menyodorkan sebuah botol minum dan roti untuk Arum,
" Makasih boy, tapi terlambat nih Dimas udah beliin aku minuman haus nya udah hilang kok"
Boy melirik Dimas dengan mata tajam,
" aku mau kok boy kalau Arum kan udah di beliin sama Dimas buat aku aja " sambar Dinda menarik roti dan minuman di tangan boy, tapi boy malah menarik kembali dari tangan Dinda
" Enak aja dari pada sama lu mending gue makan sendiri !"
" ihhh tadi Arum lu kasih giliran gue minta gak di kasih "
" Udah udah jangan bertengkar gitu, gimana kalau kita makan dulu buat ganjel biar semangat lagi kelilingnya " Elina menyarankan untuk mengganjal perut mereka masing masing terlebih dahulu sebelum kembali Keliling kampung .
hari pun mulai petang, matahari mulai terbenam mereka kembali ke rumah nenek dan Dimas kembali pulang kerumahny.
__ADS_1
Melihat Dimas baru saja pulang membuat ibu marah dan dongkol
" baru pulang kami dim?"
" iya Bu , maaf ya Bu seharian ini Dimas gak ke kebun teh maafin Dimas "
" kemana saja kamu ? ibu dengar kamu jadi pemandu anak anak KKN ya ?"
" iya Bu , mereka dari kota "
" apasih untungnya Dimas buat kamu mandu gitu , mending kamu tadi ke kebun teh kita cek perkembangan kebun teh kita , atau jangan jangan karena ada Arum ?"
" gak kok Bu, Dimas juga suka bidang pendidikan yang mereka ambil soal nya dari dulu ini yang Bima perjuangkan tenaga kesehatan di kampung kita "
" Bima ,tolonglah nak jauhi Arum "
" ibu cuma minta jauhi dia "
Dimas terdiam mendengar larangan ibu yang begitu menolak hubungannya dengan Arum.
entah karena trauma di masa lalu atau bagaimana.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setiap hari, setelah mencek kondisi perkembangan kebun tehnya , Dimas lanjut menemani kelompok KKN kedokteran untuk berkeliling kampung ke kampung.
itulah sebabnya Dimas dan arum semakin dekat, Dimas semakin bucin pada Arum.
__ADS_1
Tapi ia slalu ingat larangan ibunya untuk tidak mendekati Arum,membuat nya berpikir kembali dengan kata kata ibu .
" jangan dekat dekat sama Arum ingat !"
itulah sebabnya Dimas membelakangi perasaan nya.
Di tengah kebaperan Dimas ke Arum, ternyata diam diam Rachel menyukai Dimas yang cool sopan dan ramah sekali .
ia sering memimpikan Dimas dalam tidurnya, hal itu di ketahui oleh teman satu kamarnya Dinda yang slalu mendengar Rachel mimpi memanggil nama Dimas , tapi melihat Dimas yang bersikap biasa saja tidak menyurutkan tekad Rachel untuk merebut hati Dimas bahkan dia diam diam menemui Dimas untuk menjelek-jelekkan Arum
" Kamu suka ya sama Arum ?"
" mmmm memang kenapa mbak ?"
" jangan deh, mending sama aku !"
" emangnya kenapa ?"
" dia itu cuma anak pungut yang numpang hidup sama papa mamanya aslinya dia itu gembel kerjanya jualan kue keliling "
katanya sambil tertawa terbahak bahak mengejek Arum di depan Dimas
" waaah... diam diam Arum jago buat kue sama kayak ibu suka buat kue , gimana kalau Arum aku ajak kerumah buat kue besokkan ada orderan Snack box ibu " ucap Dimas meninggalkan Rachel yang terus bercerita buruk tentang Arum bahkan yang ia katakan pun kebanyakan tidak betul alias fitnah .
bersambung .....
...****************...
__ADS_1