Wanita mandiri

Wanita mandiri
Jangan katakan cinta


__ADS_3

Semenjak perpisahan nya dengan arum,⁶ Dimas tidak bersemangat perubahan Dimas di sadari oleh ibunya.


Selesai sholat isyah Dimas berdiam diri di teras rumah , melihat Dimas sendirian ibu menghampiri nya dan berkata


" Aapa nak ? lagi mikirin apa ?"


" ibu, gak lagi mikirin apa apa Bu"


" ibu perhatikan semenjak Arum pulang, anak ibu kebanyakan diam merenung ada apa ?"


" gak ada apa apa Bu, perasaan ibu aja "


" Dimas "meraih tangan Dimas dan berkata kembali " ibu tau Dimas orangnya bagaimana ibu juga tau kalau Dimas lagi bohong sama ibu, cerita lah nak ada apa ? "


" menurut ibu Arum gimana anak nya Bu?"


" hmmm... Arum menurut ibu baik, pintar dan ramah sopan ibu senang lihat dia apalagi zaman sekarang banyak gadis kota kebanyakan sombong dan enggan bergaul sama kita orang kampung tapi Arum beda dia baik dia ramah , emangnya ada apa ? jangan bilang Dimas suka sama Arum ?"


Dimas tersipu malu, wajahnya memerah


" Iya ? betul itu Dimas kamu suka sama Arum?"


Dimas tersenyum dan berkata " iya Bu sejak pertama kali bertemu Dimas jatuh cinta sama Arum tapi Dimas gak tau gimana perasaan Arum ke Dimas "


" ibu gak setuju " ibu beranjak dari tempat duduknya dengan mata berkaca-kaca dan penuh amarah

__ADS_1


" ibu gak setuju ibu gak mau , Dimas tutup hati kamu buat Arum lupakan dia "


" kenapa Bu ? bukannya ibu tadi bilang Arum anak baik baik trus kenapa ibu tiba tiba gak setuju ? ada apa ? apa karena ibu dulu mantan pacar bapaknya Arum ? iya Bu? "


Dimas mencoba menenangkan ibunya ia memeluk ibunya dan berkata


" Bu itu kan cuma masa lalu "


" gak, sampai kapanpun ibu gak akan persetuju kamu dekat sama Arum titik "


Rasa ketakutan yang mendorong ibu tidak mendukung cinta putranya, ia takut hal yang sama akan menimpa putranya kelak, sepertinya ibu masih trauma setelah di tinggal menikah oleh pak agung , beliau pergi masuk ke dalam rumah tak menghiraukan Dimas memanggil namanya.


" Bu , ibuuu!"


" Lagi mikirin apa sih sampe segitunya. ngelamunnya ? "


" mama, gak mikirin apa apa ma"


" bau buanya sih kayak mama dulu waktu masih muda kalau lagi kangen pasti banyakan ngelamun apa jangan jangan anak mama lagi kangen , iiiihhh kepo kangen sama siapa ?"


" gak kok ma gak "


" trus kenapa dari tadi mama perhatikan Arum itu uring uringan gitu kenapa ? ada masalah apa sayang ?"


" Gak ada kok ma Arum lagi mikirin KKN yang bakal di adakan 1 bulan lagi "

__ADS_1


" o yah,, rencananya Arum mau KKN dimana ?"


" Arum sih ngajuin ke kampung papa ma "


" hmmmm... bagus itu disana kan tenaga kesehatan masih minim kalaupun sakit musti pergi ke pusat kotanya jarak nya juga gak main main makan waktu sampai 2 jam mama setuju sih tapi ingat hati hati di sana "


" siap ibu negara " Arum parodi layaknya seorang aparat negara .


" ya udah deh, Arum makan dulu sana "


" iya ma "


" mama gak makan ?"


" mama nyusul deh "


" kalau gitu Arum duluan ma ?"


" iya nak "


Arumpun keluar kamar menuju ruang makan, sementara mama masih berdiri di balkon mencemaskan Arum


" Aku tau Arum bohong sama aku, dia pasti kangen sama Dimas, sengaja nutupin biar aku gak marah , ya Allah jangan sampai anak ku Arum jatuh cinta sama anak mantan pacar suamiku "


Mama menaruh harapan untuk tuhan agar tidak terjadi cinta di antara keduanya

__ADS_1


__ADS_2