
Woojin, pria itu terus berlarian dipagi yang bahkan hanya ada beberapa pelayan berlalu-lalang disekitarannya, Woojin berlari menuju lantai emapat dimana sang kakek berada, kebiasaan sang kakek dipagi hari adalah membersihkan dirinya diruangan yang sudah dirubah menjadi seperti sauna.
Pria itu tidak memperdulikan apapun selain dirinya bisa memecahkan segala misteri ini, Woojin dengan ini masih ada harapan kecil untuk membuat Valery bisa kembali kesisinya, walau mungkin ketika wanita itu membuka membuka kedua matanya akan langsung membenci dirinya dengan senang hati Woojin akan menerimanya daripada harus menerima fakta jika Valery tidak bisa lagi hidup.
“kakek!!”
“bolehkan aku masuk?”
Tak ada respon sang Kakek, Woojin segera membuka pintu ruangan sauna dengan cepat dia tidak punya banyak waktu untuk menunggu sampai sang kakek selesai dengan kegiatannya, dengan buku tua ditangannya Woojin melangkah masuk kedalam.
“aku memanggil Kakek, kenapa tidak merespon?” ucapnya, dia berjalan mendekati sang kakek yang sedang berendam disebuah kolam, dia memutuskan untuk duduk di tepi tanpa niat ingin bergabung walau tubuhnya belum sempat dia bersihkan. “Kakek, aku punya banyak pertanyaan, bisakah kamu sudahi acara pemandian ini?”
Sang Kakek menatap kearah sang cucu, tidak biasanya Woojin mencari dirinya dipagi “hal apa yang membuat pangeran Woojin begitu bersemangat menemui orang tua ini?”
“kakek, aku serius, aku ingin membahas tentang AfroChild dengan Aster, dan siapa AfroDark itu” Woojin terpaksa mengatakan itu agar sang kakek tak mengabaikan dirinya, lagi-pula perasaanya terus mengatakan hal tidak enak, seperti jika dia tidak segera melakukannya dirinya akan benar-benar kehilangan Valery.
“darimana kau mengetahui nama itu semua? Apa kau jatuh cinta dengan seorang Aster?”
“a-aku tidak tahu, tapi aku pernah melihat tanda Aster ditubuh Valery, seperti disampul buku tua ini”
Sang kakek mengambil buku tua dari tangan Woojin dengan sedikit paksaan, mata terbuka tebar saat melihat buku yang sudah lama tidak pernah dia jumpa selama 10 tahun lamanya, dia tidak percaya jika buku tua itu akan kembali lagi padanya.
“Valery seorang Aster, aku sudah mengetahuinya sejak sisi gelapmu menghilang tapi apakah kau tahu jika gadis itu mencoba menghilangkan tanda itu?”
Woojin menggelengkan kepalanya, dia memberikan handuk kimono pada sang kakek dan mengikuti sang kakek yang menepi ketempat lain, tangan pria tua itu membuka halaman demi halaman yang bisa menjadi titik terang permasalahan yang sebelumnya memang sudah dia curigai sebelumnya.
__ADS_1
“Kakek, apakah Valery di culik oleh AfroDark? Dan dibawa Shadow Soul?”
“aku tidak bisa memastikan jika itu benar, tapi jika tanda itu sudah menghilang dari tubuhnya dan dia tidak kembali pada tubuhnya itu berarti antara dirinya sedang melakukan perjanjian dengan AfroChild untuk menjadi calonnya atau sebaliknya menjadi kekasih dari AfroDark” ucap Sang kakek, dia mengingat semua isi cerita didalam buku ini, dia jadi teringat dengan ayah Woojin yang ternyata harus menjadi seorang Aster setelah jatuh cinta dengan ibu Woojin seorang AfroChild, namun nasib keduanya sampai saat ini masih menjadi hukum Afro World.
“kakek, katakan solusi apa yang bisa menyelamatkan Valery, aku akan menanggung semua risiko yang terjadi”
“apa kau bodoh? Kau ini seorang putra mahkota kerajaan Hwang, jika kau mati dan aku mati siapa yang akan meneruskan kerajaan ini? Jika kau hanya memikirkan satu orang dan mengabaikan jutaan rakyat apakah itu tindakan egois Woojin?”
“tapj kakek, jika Valery mati aku juga akan mati, hanya dia gadis yang aku cintai didunia ini, aku tidak perduli jika ketika Valery kembali dia membenciku atau bahkan dia ingin memukul aku akan menerima semua itu tapi aku tidak sanggup melihatnya pergi meninggalkanku selamanya, seperti yang kakek pernah ceritakan jika hidup tanpa ada cinta dan mementingkan keegoisan itu sama saja aku sengiris tanganku setiap hari, memang berdarah tapi aku terus membuatku ingin mati”
“tolong kakek, aku mencintainya, dia membuatku kehilangan makhluk jahat dalam diriku lalu sekarang biarkan aku yang membalasnya, aku rela jika memang harus mati deminya,aku akan sangat bahagia melihatnya hidup” ucap Woojin, pria itu sampai berlutut dihadapan sang kakek untuk memohon bantuan karena segalanya tidak penting jika Woojin harus melihat Valery pergi, Woojin akan terima jika Valery terlahir kembali sebagai AfroChild daripada harus menjadi budak untuk AfroDark.
Sang kakek hanya diam, bukan karena dirinya tidak punya solusi tapi banyak sekali pertimbangan dalam urusan menyelamatkan jiwa yang bahkan sudah berpisah dengan tubuhnya cukup lama, apalagi jika Valery tidak tahu dirinya berpisah dengan tubuh aslinya.
“aku percaya jika kedua orangtuaku memang berbeda, kakek aku mohon jangan hanya diam”
“aku berjanji jika Valery terbangun, aku siap untuk menikah dengan pilihan kakek dan menjadi raja untuk kelangsungan kerajaan Hwang” ucap Woojin, dia sedikit menahan suaranya, pasalnya dia tidak sanggup jika harus menikah dengan wanita lain tapi sekali lagi dirinya tak bisa berbuat apapun.
“kau berjanji?” tanya sang kakek, dalam hati pria tua itu akhirnya dia bisa melihat pengorbanan yang sangat besar dari Woojin yang bahkan tidak percaya akan cinta.
“aku berjanji, aku Hwang Woojin berjanji akan menikah dengan pilihan kakek dan menjadi raja untuk Kingdom Hwang”
“ini baru, seorang putra mahkota” ucap sang kakek, dia menarik Woojin untuk segera meninggalkan ruangan sauna, tanpa sebuah pertanyaan atau protes keduanya menuju kedalam lift dan berhenti tetap didepan kamar Valery.
“untuk apa kita kekamar Valery?”
__ADS_1
“ melakukan ikatan benang merah atau Blood Thread, tapi sebelum melakukan hal itu, kamu harus membuktikan apakah Valery berada di Afro World atau Shadow Soul”
Kini keduanya sudah berada dihadapan ranjang Valery. Woojin sedikit terkejut melihat perubah tubuh Valery yang semakin berbuah menjadi lebih gelap, seperti tubuhnua dikeliling oleh asap hitam namun tidak banyak.
“Kakek, apakah kau melihat tubuh Valer--”
“aku tahu” ucup sang kakek, pria tua itu membuka telapak tangan Valery dia mencoba mencari tanda yang biasanya AfroDark tinggalkan saat mengeluarkan kekuatannya. “ini aneh, dibagian mana dia meninggalkan tanda”
“tanda apa?”
“kekuatannya, biasanya AfroDark sering bersentuhan dengan para Aster dan akan meninggalkan tanda ditubuhnya sebagai tanda jika Aster itu dalam kuasanya”
Tak sengaja tatapan sang kakek melihat kearah bibir Valery, dia sedikit terkejut dengan tanda yang justru berada disana, membuat sang kakek memiliki pikiran jika AfroDark itu tidak main-main ini memiliki Valery sebagai kekasih abadinya. “Woojin ambilkan bunga tulip putih dan air di kolam yang ada ditaman belakang”
Woojim sedikit bingung, dia hanya segera meninggakjan ruangan tanpa bertanya apapun.
Beberapa menit kemudian ….
Woojin datang dengan wadah berisikan air dan dua buah bunga tulip putih, saat sampai dikamar Valery dia sedikit mengerutkan kening melihat sang kakek yang melepaskan semua alat ditubuh Valery.
“kakek--”
“jangan banyak bertanya, cepat bawa semua itu danbantu aku”
Sesuai dengan apa yang kakek katakan, Woojin membantu sang kakek mengubah posisi Valery menjadi duduk.
__ADS_1
“gadis ini berada didalam mengenggaman AfroDark, jika dilihat tak lama lagi dia akan segera merubahnya menjadi kekasihnya, kita harus melakukan ikatan benang merah sebelum semuanya terlambat”
“apa yang harus aku lakukan?”