
"Oke! Kamu sudah memilih untuk memperpanjang umurmu selama 5 jam. Untuk sekarang, sebaiknya kamu pergi keluar daripada harus menyia-nyiakan waktu untuk tidur."
Tidak perlu diingatkan oleh Eggy, Rexy juga memiliki pemikiran untuk keluar.
Tapi dia tidak keluar untuk mencari sesuatu atau hal lain, itu hanya karena dia merasa lapar.
Baru ketika mendengar kata-kata Eggy, Rexy memikirkan hal lain dan bertanya, "Aku memang berencana keluar, dan kamu menyuruhku untuk keluar, apakah ada misi lain?"
"Tidak. Misi hanya muncul jika ada kesempatan, dan itu biasanya akan muncul jika kamu bertemu seseorang. Daripada membuang waktu untuk tidur, bukankah lebih baik mencari kesempatan untuk mendapatkan poin di luar?"
Mendengar ini, Rexy sedikit berpikir.
Misi Erlina sebelumnya memang muncul karena dia ada di depannya. Itu masuk akal.
Tapi Rexy masih memikirkan sesuatu dan bertanya lagi, "Misi dari Erlina, apakah semuanya sudah selesai?"
Rexy berniat, jika dia bisa mendapatkan poin dari misi di Erlina, itu lebih mudah daripada harus keluar dan mencari orang asing.
Apalagi, ketika mengingat misi yang diberikan oleh Erlina sangat aneh.
"Belum,"
Rexy sedikit lega ketika mendengar jawaban Erlina.
Hanya saja, ketika melihat misi selanjutnya, Rexy merasa bodoh, dan terdiam.
"Misi mendapatkan hati Erlina: 1.000 poin."
"Misi mendapatkan hati dan tubuh Erlina: 10.000 poin."
"Misi tidur dengan Erlina semalaman: 100.000 poin."
"Misi mendapatkan perawan Erlina: 1.000.000 poin."
"Apa, apa kamu sedang bercanda?" Rexy terkejut dengan misi yang di berikan oleh Eggy kali ini.
"Tidak ada yang main-main, ini adalah misi selanjutnya. Kamu mau melakukannya apa tidak, itu bukan urusanku!"
"Satu hal lagi, semua misi ini memiliki waktu tenggat satu bulan. Jika kamu gagal melakukannya, poin yang kamu dapatkan akan di potong berdasarkan hadiah misi yang sama. Kamu bisa melakukan sekarang atau tidak."
Rexy benar-benar terdiam!
__ADS_1
Katakanlah hadiah misi ini sangat besar, tapi resikonya lebih besar daripada mencium, kan?
Misi poin untuk mendapatkan hati, dan tubuh Erlina? Apa maksudnya ini? Apa maksud Eggy mengambil hati Erlina adalah mencuri hatinya?
Apa dia bermaksud untuk menyuruhnya menjadi penjahat pencuri organ-organ manusia?
Sedangkan untuk 1 juta poin, apa yang dimaksud untuk mengambil keperawanan Erlina? Bisakah perawan seorang wanita di ambil? Apakah perawan itu tergolong dalam organ manusia?
Terlebih lagi, misi ini, bukankah ini adalah misi yang hanya bisa di lakukan jika Erlina benar-benar menjadi wanitanya? Sedangkan Rexy tidak pernah sedekat itu dengan wanita.
Dengan semua yang dia lakukan kepada Erlina, jika sekarang melakukan misi ini, bukankah ini bisa di katakan sebagai kejahatan manusia?
"Ada apa dengan wajah terkejut mu?" Eggy bertanya ketika melihat wajah Rexy berkedut beberapa kali.
Rexy berhenti berpikir, kemudian melihat telur di depannya dengan pandangan kebencian, "Kamu, telur aneh! Apa kamu tahu misi yang kamu berikan? Kamu menyuruhku untuk mengambil hati orang lain?"
"Ya,"
"Lalu, apa kamu tahu resikonya?"
"Tidak."
"Kamu tahu, Egg-y, kamu baru saja merubahku menjadi pria mesum! Sekarang, kamu menyuruhku untuk menjadi penjahat yang lain. Apa kamu.."
"Apa? Jika kamu tidak bisa melakukannya, jangan lakukan! Keluar saja dan cari misi yang lebih mudah di luar. Untuk apa berpikir banyak hanya untuk hal kecil. Aku sudah bilang, waktunya masih sebulan!"
Mendengar ini, Rexy yang frustasi menjadi sangat marah.
Mencuri organ-organ manusia, apa itu hal kecil?
Tahukah butiran telur ini, jika dia melakukannya, dia akan menjadi buronan polisi seluruh kota? Bahkan tidak mungkin jika dia menjadi buronan negara.
Tapi, telur ini? Dia berkata itu hanya hal kecil!
Andai di depannya bukanlah sebutir telur ajaib, yang bisa memberikan manfaat besar pada hidupnya, Rexy pasti akan mengajaknya untuk bertarung sekarang.
Andaikan saja jika telur ini bukan seorang wanita cantik, Rexy benar-benar sungguh telah memukulnya dengan palu.
Tapi, karena telur ini adalah satu-satunya harapannya, Rexy hanya bisa melihat telur putih aneh ini dengan tatapan mata penuh kebencian, dan menggenggam erat kedua tangannya.
"Apa kau, babi! Kenapa kau masih disini? Keluar cepat! Ingat waktumu!"
__ADS_1
Mendengar suara desakan dari Eggy lagi, dada Rexy merasa sesak, dan menatapnya dengan sangat marah.
Jika tatapan mata Rexy, dan perasaan amarah di hatinya bisa di gunakan untuk memukul telur ini, kuning telur Eggy pasti sudah menjadi cairan kuning yang tak berguna di lantai.
"Hufft.."
Hanya setelah beberapa waktu, akhirnya Rexy hanya bisa menghela nafas panjang tak berdaya, dan berjalan keluar kamar dengan marah.
Keluar bukan karena ingin melakukan misi kepada Erlina, itu hanya untuk menghilangkan amarahnya saat ini, danĀ mengisi perutnya yang kosong.
Dengan perutnya yang terisi kembali, mungkin Rexy bisa memikirkan hal selanjutnya lebih baik.
Jadi, daripada berdebat dengan sebutir telur, Rexy lebih memilih untuk mengisi perutnya terlebih dahulu.
Ketika Rexy tiba di depan kos-kosan, dia berhenti dan melihat jauh ke jalanan di depannya.
"Jam 11 malam. Tidak ada lagi kendaraan yang lewat untuk pergi ke kota. Akan sangat merepotkan jika harus berjalan kaki sendiri." Rexy sedikit takut ketika melihat jalanan sepi di depannya.
Selain jelek dan tidak berguna, sebenarnya Rexy masih memiliki sisi buruk dalam dirinya, itu adalah ketakutan akan kegelapan malam.
Memikirkan kalau ada pocong, atau lainnya, bulu kudu di seluruh tubuh Rexy berdiri.
"Apa aku harus pergi ke tempat dia?" Kemudian, Rexy melihat ke arah tidak jauh dari kos-kosan tempat tinggalnya, dan bergumam.
Tempat itu adalah sebuah rumah makan sederhana, dan biasanya buka sampai jam 12 malam.
Bukan apa Rexy ragu-ragu untuk pergi kesana, masalahnya hanya orang yang membuka toko disana.
Akira, seorang wanita janda berusia 30 tahun, dan masih wanita yang memiliki gosip berlebihan. Seperti janda pada umumnya, banyak gosip yang beredar di antara orang-orang.
Diantara gosip yang paling terkenal, wanita janda ini suka memakan pria bujangan!
Entah itu benar atau tidak, Rexy takut untuk pergi kesana.
Untuk memastikannya sendiri, Rexy pernah pergi kesana sendirian di malam hari, dan itu membuatnya takut setengah mati. Dia tidak mempercayainya, karena janda cantik ini suka berbicara terus terang, dan bersikap sembrono.
Anehnya lagi, meskipun dia cantik, rumah makannya sepi. Ini berbeda dengan rumah makan yang biasanya di miliki oleh wanita cantik. Apalagi, makanan janda ini juga tidak buruk.
Keanehan ini membuat Rexy ragu-ragu untuk waktu yang lama.
Baru ketika dia tidak bisa menahan perutnya yang semakin bergemuruh, dia akhirnya memutuskan untuk berjalan ke arah janda itu berjualan.
__ADS_1