
Rexy awalnya berpikir, nasibnya sudah sangat malang. Tapi, dia menyadari bahwa ada yang lebih malang daripada dirinya.
Untuk dirinya sendiri, mungkin itu hanya fisik yang kurang sempurna, dan penolakan sepanjang waktu.
Dan Eggy.
Bayangkan! Dari seorang wanita tercantik dan di puja-puja di seluruh Alam semesta, dia tiba-tiba berubah menjadi telur biasa yang tak berguna.
Bertahun-tahun hidup dalam keadaan tertinggi, tiba-tiba jatuh ke titik terendah!
Sudah jatuh, tertimpa tangga pula!
Dua orang yang bernasib malang..
Rexy menghela nafas dalam hatinya. Dia merasa sedikit sedih untuk dirinya sendiri, dan Eggy.
"Oke..oke! Jangan bersedih lagi, Dewi. Aku janji akan membantumu. Ya, meskipun menjadi Budak." Rexy mencoba menghibur Eggy yang sedang bersedih.
Tapi, Eggy disana malah mencibirnya.
"Halah.. membantu Dewi ini? Kamu masih belum layak!"
"Oke, oke...aku tidak jadi membantumu. Bagaimana kalau kita sama-sama membalaskan dendam kita?"
"Jangan terlalu meninggikan dirimu sendiri! Baru saja kamu sangat frustasi dan ingin bunuh diri. Bagaimana kamu akan membantu Dewi ini membalas dendam?"
Rexy terdiam!
Apa maksudnya telur ini? Membantunya tidak boleh. Bekerja sama tidak boleh. Apa yang boleh?
Barusan, sepertinya telur ini bersedih, kan? Sekarang, kenapa tiba-tiba dia menjadi menyebalkan lagi?
Cepat sekali sifatnya berubah-ubah. Ini jenis telur Tsundere?
"Ya! Baiklah. Meskipun masih lemah, dan bodoh, dengan adanya Dewi ini disini, setidaknya kamu memiliki potensi untuk menguasai Dunia. Bukan hanya Dunia ini, bahkan seluruh Alam semesta."
Ya! Tampaknya telur ini memang jenis telur Tsundere, Narsis, dan loli.
Rexy berfikir seperti itu, dan melihat sebutir telur di depannya dengan tampilan lucu dan sedih.
Apakah aku harus menggantungkan nasibku kepada sebutir telur? Tidak berdaya...
__ADS_1
"Hei, babi! Ada apa dengan tampang wajahmu itu? Apa kamu tidak percaya kepada Dewi ini?"
Tidak lagi mau berdebat dengan sebutir telur, Rexy buru-buru menggelengkan kepalanya, kemudian mengangguk, dan tak lama lagi menggelengkan kepalanya.
"Babi! Apa maksudmu? Kamu bodoh sampai sakit kepala?"
"Ya Tuhan!" Rexy merasa frustasi dengan tingkah Eggy, "Dewi tercantik di seluruh dunia, budak percaya semua yang dikatakan oleh Dewi."
Rexy yang tak berdaya mengangkat kedua tangannya, dan bertanya untuk mengalihkan pembicaraan.
"Jadi, sekarang aku telah menjadi budakmu. Lalu, bagaimana caranya aku menjadi kuat, dan bisa menguasai seluruh dunia? Apa itu dengan cara menuruti semua keinginanmu? Lalu, apakah kamu akan memberikan hadiah awal perkenalan kepadaku?"
Memikirkan kata-kata terakhirnya, Rexy mulai menggosok telapak tangannya tidak sabar.
Menurut novel system yang dia baca selama ini, selain melakukan misi, lotere, dan hadiah check in, akan ada hadiah tambahan lain, kan?
Hadiah system di awal, biasanya juga sangat kuat dan berguna!
Apa itu alat yang bisa menjadikannya langsung tampan? Atau sesuatu yang bisa membuatnya menghilang? Tidak, minimal bisa membuatnya terbang, atau menembus dinding, itu tidak masalah!
Memikirkan apa yang akan di berikan oleh Eggy, Rexy mulai tidak sabar dan penuh harapan.
Tapi, satu kata "Tidak" dari Eggy menghilangkan semua harapan Rexy langsung.
"Hei, babi! Kapan aku bilang ini system? Lagipula, apa itu System?" Eggy marah karena ucapan Rexy, dan selanjutnya dia bertanya dengan bingung.
"Apa kamu tidak tahu system?" Kali ini Rexy yang terkejut.
Eggy menggoyangkan telurnya, mengisyaratkan bahwa dia tidak tahu.
Mengetahui ini, Rexy hanya bisa menghela nafas dan menjelaskan apa itu System yang dia ketahui dari novel-novel online.
Beberapa waktu menjelaskan kepada Eggy, akhirnya Rexy mengetahui asal muasal apa Eggy ini.
Ternyata, seperti yang dia katakan di awal, dia datang dari luar angkasa yang sangat jauh, dan kebetulan saja dia masuk ke dalam tubuhnya.
Sebenarnya bukan kebetulan, karena dua hal ini memiliki nasib yang hampir sama, yang akhirnya bisa bertemu sebelum kematian dari salah satunya.
Dibilang manusia, sebenarnya juga bukan. Eggy ini bisa di bilang alien dari dunia lain. Dia memiliki kekuatan yang tak terbatas dan bisa melakukan apa saja.
Tapi, itu dimasa lalu.
__ADS_1
Sekarang, dia tidak memiliki kekuatan apapun di tubuhnya. Dia berubah menjadi telur, bisa dikatakan karena kembali ke asal dia dilahirkan. Untuk mengalami proses awal sebelum menjadi Dewi tercantik di masa lalu.
Ketika semua proses ini selesai, dan Eggy tidak lagi membutuhkan telur untuk bertahan hidup, dia bisa menjadi gadis cantik lagi. Dia juga bisa di bilang sebagai Dewi kecantikan tiada tara yang sebenarnya.
Tapi, sekarang dia hanya sebatas telur.
Jika dia ingin kembali menjadi Dewi, dan kembali ke tempat asalnya untuk membalaskan dendamnya, dia harus mengumpulkan kekuatan lagi.
Kekuatan itu, Eggy menyebutkan sebagai energi Yin.
Energi Yin ini hanya ada dalam tubuh wanita, dan untuk mendapatkannya, itu harus di lakukan oleh Rexy. Jika Eggy tidak berubah menjadi telur, dia bisa mendapatkannya sendiri, namun semuanya sudah seperti ini.
Bisa dibilang, inilah kegunaan Rexy. Karena dirinya telah terikat dengan Eggy, dia memiliki kemampuan untuk mendapatkan aura Yin dari kaum wanita untuk Eggy.
Sedangkan Rexy, dia mendapatkan poin dari setiap misinya dan bisa di tukar untuk segala hal.
Ketika mengetahui sesuatu yang bisa di tukar dengan poin misi, Rexy sangat bersemangat.
Itu sama seperti yang dia perkirakan, ada paket yang bisa membuatnya menghancurkan gunung dalam sekali pukulan, atau bisa terbang di kehampaan.
Tapi, ketika dia melihat nol di belakangnya, semangat Rexy segera menghilang.
1.000.000 poin untuk bisa terbang.
2.000.000 untuk menghancurkan gunung.
3.000.000...
4.000.000...
Rexy terdiam, dan semua semangatnya segera memudar.
Jutaan poin, berapa misi yang diperlukan untuk mendapatkannya? Sedangkan misi mencium bibir Erlina dan membuatnya berkemungkinan hamil hanya bisa mendapatkan 1.000 poin!
Untuk mendapatkan 1.000.000 poin, bukankah dia harus mencium dan bertukar cairan sampai 1000 kali?
Melakukan itu, otomatis dia memiliki kemungkinan membuat bayi 1000, kan?
100 bayi!
Rexy merinding ketika memikirkannya.
__ADS_1
"Oke, ketika kamu sudah mengetahuinya, sekarang jangan sia-siakan waktumu yang tinggal 90 menit. Kamu masih memiliki 1.210 poin. Tentukan pilihanmu." Eggy tidak peduli dengan apa yang dipikirkan oleh Rexy, dan berkata dengan santai.
"Umh..." Rexy yang tidak berdaya akhirnya hanya bisa mendesah, dan memilih menggunakan poinya sebaik mungkin.