1001 Cara Menjadi Yang Terhebat

1001 Cara Menjadi Yang Terhebat
Misi berat


__ADS_3

"Ya Tuhan!"


Baru saja sampai di depan pintu, Rexy di sambut dengan pemandangan yang membuatnya tercengang.


Karena saat ini, Akira didalam sedang tidur di sebuah meja makan. Meja makan itu ada di sebelah pintu masuk, dan Akira sendiri sedang tidur tepat di samping pintu masuk. 


Tidak ada yang masalah dengan tidur Akira.


Masalahnya ada pada pose dia tidur dengan cara berbaring di dua kursi yang dia atur berdekatan. Sementara dia menyandarkan punggung dan kepala di sandaran kursi.


Sebenarnya itu juga bukan masalahnya. Yang sungguh membuat Rexy tercengang adalah karena pakaian Akira yang dia kenakan.


Tubuh dewasanya hanya memiliki balutan kaos tipis di atasnya, yang mana itu membuat bentuk dada bulatnya terlihat jelas. Apalagi dengan kaos transparan yang dia kenakan, bra berwarna hitam jelas terlihat di mata Rexy.


Sementara di bawah tubuhnya, Akira hanya menggunakan rok pendek hitam setinggi lutut. Mungkin karena dia tertidur, Akira tidak menyadari bahwa rok pendeknya tersibak ke atas, yang akhirnya memperlihatkan paha putih kencangnya secara jelas.


Samar-samar, Rexy bahkan melihat underwear berwarna merah muda di sela-sela paha Akira.


Wajah cantik oriental Akira yang sedang menutup matanya tertidur tidak menyadari, bahwa Rexy di depannya memandang dirinya dengan pandangan panas.


Akira juga tidak menyadari, ketika Rexy memandang paha dan kakinya yang indah, tonjolan keras muncul di celana Rexy.


Rexy benar-benar tergoda dengan keindahan wanita dewasa di depannya, dan secara tak sadar, dia bergerak maju sambil mengulurkan tangan untuk menyentuh keindahan di depannya.


"Misi pertama: Sentuh kaki, dan paha Akira dapatkan 100 poin!"


"Misi kedua: Cium pipi Akira dapatkan 200 poin!"


"Misi ketiga: Cium bibir Akira dapatkan 500 poin!"


Mendengar ini, gerakan Rexy segera berhenti di tengah jalan dan dia segera tersadar. Yang membuat tonjolan di celananya mengecil, dan hawa panas di seluruh tubuhnya segera menjadi dingin.


Rexy sudah tersadar, tapi dia masih terpaku di tempatnya, dan tangan kanannya yang sedikit lagi menyentuh paha putih mulus Akira.


Lalu, Rexy melihat wajah cantik dan dewasa Akira yang tertidur dengan tenang, dia ragu-ragu.

__ADS_1


Lakukan apa tidak?


Mengingat rumor sebelumnya, jika dia melakukannya, bukankah dirinya akan membangun Akira? Saat itu terjadi, dan wanita ini mengetahuinya, apa dia akan memakan dirinya?


Tapi, misi ini menyentuh kaki dan paha Akira, ini lebih baik daripada misi untuk Erlina.


100 poin hanya untuk menyentuhnya, itu sangat bagus. Itu bisa di tukar dengan 2 jam nyawa.


Lakukan saja bukan? Jika menyentuh dengan pelan, seharusnya Akira tidak akan bangun, kan?


Ya, sebaiknya lakukan secara perlahan selagi dia masih tidur!


Setelah berpikir dalam hatinya, Rexy kembali menggerakkan tangannya sambil melihat wajah Akira untuk mengetahui reaksinya. Berhati-hati agar Akira tidak bangun.


Secara perlahan dan hati-hati, tangan Rexy dengan gemetar pertama-tama tiba di kaki Akira.


Menyentuhnya, sentuhan itu terasa sangat lembut, halus dan hangat. Perasaan di telapak tangan ini sangat menakjubkan! Rexy ingin berlama-lama menyentuh dan mengelusnya secara perlahan.


Tapi, dia takut untuk membangunkan Arika, yang akhirnya harus meninggalkan kaki Akira, dan menggerakkan tangannya ke atas. Yaitu ke arah paha Akira.


"Ya Tuhan! Ini sangat halus dan kencang!" Rexy berseru dalam hati ketika merasakan sentuhan di tangannya.


Perasaan yang dirasakan oleh Rexy, ini memang lebih indah daripada menyentuh pantat Erlina. Apalagi dengan sensasi langsung kulit menyentuh kulit.


Untuk Rexy yang selama ini hanya bisa mengimpikannya, ini adalah surga nyata baginya.


Melihat bahwa Akira masih tertidur, Rexy yang terlena mengalihkan pandangan dari wajah Akira, dan berfokus pada telapak tangannya.


Mengetahui paha putih mulus, indah dan menakjubkan yang sedang dia sentuh, mata dan hati Rexy terasa terlena. Dia ingin menangis, dan mencium keindahan ini.


Dambaan selama 27 tahun yang kini telah terwujud membuat Rexy menjadi impulsif, dan secara tak sadar mengulurkan kedua tangannya.


Menyentuh paha Akira dengan dua tangannya, senyum kebahagiaan muncul di wajah Rexy. Dia benar-benar bahagia, sampai tidak tahan untuk tidak meremas paha Janda tak bersalah ini.


"Hem..." Bersamaan dengan Rexy yang meremasnya, Akira mengeluarkan suara lirih dari bibirnya.

__ADS_1


Rexy tidak menyadari suara Akira, dan masih terus meremas dan membelainya dengan hati-hati. Seakan-akan ini adalah hal terindah yang ada di Dunia.


"Ummhh..." Suara Akira kali ini terdengar ke telinga Rexy.


Tapi Rexy hanya menganggap ini adalah suara dari kesenangan Akira, yang membuat Rexy semakin berani untuk bertindak lebih jauh.


"Ohhh... Umh..." suara ini agak ambigu dan membuat Rexy menjadi semakin bersemangat.


Bukan hanya itu saja, bahkan suara ambigu ini membuat adik Rexy yang sebelumnya tertidur terbangun.


Pikiran yang bersemangat, serta hawa panas di tubuhnya, itu membuat tangan Rexy naik lebih jauh.


Melihat bahwa tangannya hanya berjarak sepuluh centimeter dari underwear berwarna merah muda di sela-sela paha Akira, Rexy menjadi gila dan sembrono.


Wajahnya memerah, senyum kemenangan hampir muncul di wajah Rexy. Jarak lima centimeter, seluruh tubuh Rexy menegang, jantungnya berdetak kencang.


Sentuh!


Perintah otak Rexy secara paksa mendorong tangannya dengan cepat menyentuh area surga dunia itu.


"Hei,"


Gerakan Rexy berhenti, rasa sentuhan lain datang dari tangan Rexy. Itu bukan rasa dari sentuhan pada kain, tapi sentuhan lembut dan hangat lainnya.


Rexy yang sedang menutup mata merasa aneh. Kenapa itu jadi hangat, dan kencang di pergelangan tangan?


Menyentuh ****** *****, seharusnya itu sentuhan kain, kan? Ini kenapa malah terasa sakit?


Rexy pemasaran, dan secara perlahan membuka matanya.


Di depannya, dia melihat bahwa, tangan kanan yang hanya berjarak dua centimeter dari underware berwarna merah muda itu berhenti. Tangannya tidak bisa maju lebih jauh, karena ada sebuah tangan lain yang memegang tangannya untuk terus bergerak maju.


Tangan itu terlihat lebih kecil daripada tangannya sendiri. Dengan warna kulit putih, tampak halus, tapi sangat kencang menahan tangannya untuk bergerak maju.


Ini seperti bukan tanganku. Tangan siapa ini?

__ADS_1


"Pria tampan. Apa kau ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkosaku?"


__ADS_2