
"Aaghh!"
Dan kejadiannya masih sama, itu masih teriakan kesakitan.
Tapi kali ini, Rexy menahan teriakannya agar Akira di luar tidak khawatir.
"Jie...jie...jie..."
Melihat penghinaan iblis itu, Rexy tidak lagi takut, dan malah marah.
"Sial! Ayo bertarung!"
Rexy maju dan memberikan pukulan pada iblis itu. Sementara iblis itu tidak menghindar, dan hanya membiarkan Rexy memukul dirinya.
Rexy yang melihatnya merasa aneh, dan mengerutkan kening.
Benar saja! Ketika tangan Rexy menyentuhnya, itu tembus dan tidak mengenai tubuhnya.
Sama seperti Rexy menyerang Eggy sebelumnya, Rexy tidak bisa menyentuhnya sama sekali.
Dari kejadian ini, Rexy akhirnya menyadari, jika ini bukan mahkluk biasa. Mahkluk diluar jangkauannya, pasti Rexy tidak bisa melawannya, dan itu hanya Eggy yang bisa melawannya.
"Eggy! Bantu aku Eggy!"
Rexy berteriak dalam pikirannya, dan tak berselang lama Eggy muncul di hadapannya.
"Ada apa teriak-teriak? Kamu mengganggu istirahat Dewi."
Telur yang beristirahat? Rexy sedikit marah dengan kebiasaan Eggy.
"Lihat dia! Dia ingin membunuhku! Jika kamu tidak menolongku, kamu akan kehilangan budak dan tidak bisa lagi beristirahat!"
"Matilah! Siapa yang peduli! Aku bisa mencari budak lain."
"Hei,"
Kata-kata acuh tak acuh Eggy seperti sebuah pedang yang tiba-tiba menusuk langsung ke jantungnya. Nafasnya seakan berhenti, dan membuat mata serta wajahnya merah karena marah. Dia sangat marah, dan ingin menggeram, tapi dia tidak bisa melakukan apa-apa.
Pada akhirnya, Rexy hanya bisa menahan amarah, dan menarik nafasnya dalam-dalam.
"Dewi, Dewi tercantik di Alam semesta. Sang budak dalam bahaya... Tolong...tolong selamatkan budak.."
__ADS_1
Melihat wajah Rexy yang hampir menjadi lebih buruk daripada babi saat memohon pada dirinya, Eggy hanya memberi satu kata, "ya" singkat.
Lalu berbalik, dan melihat iblis yang membuat Rexy sengsara dan dengan santai berkata, "Hanya karena hantu Yin kecil kamu mengganggu sang Dewi istirahat? Rexy, kamu sungguh tidak berguna."
Hantu kecil?
Rexy merasa bodoh, dan tiba-tiba memiliki keinginan untuk menjadi gila.
Hantu mengerikan seperti itu, yang melukai dirinya secara fisik dan jiwa dikatakan kecil? Hantu yang membuatnya frustasi itu adalah kecil?
Jika hantu mengerikan seperti itu kecil, bagaimana dengan diriku yang tidak bisa melakukan apapun terhadap hal kecil di matamu?
'Haha, sungguh kecil sekali aku yang tidak bisa melakukan apapun di depan hantu kecil.' Rexy tertawa menertawakan dirinya sendiri, dan menjadi semakin frustasi.
Tampaknya Eggy bisa membaca pikiran Rexy dan menambahkan, "Kamu tidak lebih dari sebuah butiran debu yang tak berguna."
"Ya, ya," Rexy mengangguk dan tidak peduli lagi dengan ucapan Eggy.
"Dewi tercantik dan yang terkuat di Alam semesta, tolong hancurkan hantu kecil itu."
Berkata seperti ini, Rexy memiliki beberapa makna dan tujuan di antara kata-katanya.
Namun, siapa Eggy? Bagaimana dia tidak tahu jika Rexy bermaksud untuk memuji di awal, dan merendahkan di akhir.
Mengetahui rencana Rexy, Eggy mendengus dan mencibir, "Buka matamu, dan lihat Dewi ini beraksi."
Mendengar amarah dari ucapan Eggy, Rexy menyeringai, dan melihat apa yang akan dilakukannya dengan penuh penantian, dan bersiap-siap untuk balas dendam.
Dalam pandangan Rexy, hantu yang sebelumnya menakutkan kini terlihat sedikit ketakutan saat melihat Eggy. Penemuan ini sedikit mengejutkan, karena dia tahu betapa mengerikannya hantu ini. Tapi, hantu itu takut pada sebutir telur.
Belum sampai disitu, kali ini hantu itu juga tidak berani tertawa, atau hanya sekedar bersuara.
Lalu, dari cangkang telur Eggy keluar sebuah cahaya putih dan terbang ke arah hantu. Menyelimuti asap hitam di seluruh tubuhnya, kemudian seperti sebuah tangan besar, cahaya putih yang Eggy keluarkan menarik hantu itu dengan paksa kedalam telurnya.
Tidak ada teriakan, perlawan, atau suara apapun selama proses itu terjadi. Begitu saja, hantu yang mengerikan itu di tarik, dan menghilang di dalam telur Eggy.
"Ini...ini...apakah ini filem fantasi?" Rexy merasa bodoh, dan bergumam sendiri.
Sebagai orang yang hidup di zaman modern, yang penuh teknologi, Rexy tahu banyak film fantasi. Seperti Superman, atau yang lainnya. Dan Rexy juga tahu, jika semuanya hanyalah karangan dan tidak benar-benar ada.
Tapi, apa yang ada di depannya sekarang benar-benar seperti yang ada dalam film.
__ADS_1
Hantu, kemudian telur ajaib yang bisa mengeluarkan cahaya, dan memusnahkan hantu mengerikan itu dengan mudah.
Sejak baru pertama kali melihat Eggy sampai sekarang, Rexy tidak pernah benar-benar mempercayai semua yang dikatakan oleh sebutir telur. Baru setelah melihat ini, akhirnya Rexy benar-benar yakin, jika Eggy memang alien dari Alam lain.
Dia bukan makhluk biasa, dia bisa diibaratkan sebagai Dewa.
Mengikuti Eggy, walaupun menjadi budaknya, bukankah suatu saat dirinya juga bisa menjadi seperti dirinya?
Terbang menuju tempat asal Eggy, dan melihat dunia yang luas. Melihat kehidupan mahkluk asing, berpergian di alam semesta. Menjadi dewa?
Memikirkan ini semua, Rexy menemukan bahwa telur Eggy yang melayang di depannya tampaknya menjadi indah, dan bercahaya.
"Eggy, aku mencintaimu.." Rexy bergumam, dan mengulurkan kedua tangannya untuk memeluk telur di depannya.
Gerakan Rexy ini hanya spontan, dan ternyata itu membuat Rexy menemukan hal baru. Dia berhasil menyentuhnya, dan merasakan telur Eggy.
Itu kenyal, dan lembut.
Rexy tidak tahan, dan menyodorkan kepalanya untuk mencium harta berharga ini.
"Hei!"
"Plak!"
Sebelum Rexy sempat mencium telur, ada suara dari tamparan keras di kamar, dan membuat tubuh Rexy menjauh.
Rasa panas dari pipinya membangunkan Rexy, tapi kali ini dia tidak marah, dan masih melihat Eggy di depannya dengan tersenyum sembrono.
"Eggy, aku mencintaimu dan ingin menciummu." Kata Rexy pelan.
"Kamu masih belum layak."
Mendengar ini, senyum Rexy semakin lebar. Karena, tidak ada penolakan dan amarah dari Eggy. Itu berarti masih ada kesempatan di masa depan.
Memikirkan masa depan bisa mencium Eggy yang berupah wanita cantik, tanpa sadar air liur keluar dari mulut Rexy.
Anehnya, ketika Rexy seperti ini, Eggy tidak marah atau menghentikannya. Dia hanya dengan tenang berkata padanya, "Ambil Pil ini dan larutkan dalam air. Setelah itu kamu bisa memberikannya kepada Akira. 100 poin sudah di potong dari poinmu."
Saat berkata, sebuah pil bulat seukuran telur merpati berwarna hitam melayang ke arah Rexy.
Rexy mengambilnya di tangan dan memeriksanya beberapa kali. Tapi selain aromanya yang mirip tanaman obat, Rexy tidak menemukan keanehan lainnya.
__ADS_1
Hanya saja, saat Rexy kembali mengingat kekuatan Eggy, dia yakin ini pasti hal baik.