1001 Cara Menjadi Yang Terhebat

1001 Cara Menjadi Yang Terhebat
Sekarang atau tidak sama sekali


__ADS_3

Di sisi lain.


Setelah berteriak dan menutup pintu dengan keras, Erlina merasa jantungnya berdetak sangat cepat, dan sangat malu.


Wajahnya memerah seperti tomat, dia memegangi dadanya, mencoba untuk menahan dadanya yang naik turun.


Jika Anda bisa melihatnya, itu pasti luar biasa.


"Memalukan! Memalukan! Apa dia melihat semuanya? Pria mesum, dia pasti melihatnya! Ahh, aku harus memberinya pelajaran."


Berkata dalam hatinya, Erlina segera berganti pakaian dengan cepat, dan keluar untuk memarahi Rexy.


"Ceklek." Pintu terbuka, dan wajah merah karena marah Erlina keluar.


Saat keluar, Erlina juga membawa sapu di tangannya. Mungkin itu adalah sapu yang digunakan untuk membersihkan kamarnya.


Wajah merah, serta sapu di tangan, Erlina dengan marah menghampiri Rexy di ruang tamu.


"Pria mesum! Apa kau melihatku sebelumnya. Lupakan itu segera! Jika tidak, aku akan mencongkel matamu!" Erlina berteriak dan mengancam Rexy yang sedang duduk di ruang tamu.


Rexy sendiri, dia selalu melihat Erlina keluar dari kamar, dan saat melihatnya, matanya berbinar.


Dan saat ini, ketika melihat Erlina berdiri di depannya dengan membawa sapu, dan berteriak dengan marah, Rexy masih melihatnya, dan tidak bereaksi.


Darah yang sebelumnya telah berhenti, kini kembali keluar dari hidungnya.


'Darah? Hidungnya berdarah! Bajingan mesum ini! Dia pasti masih memikirkannya. Tidak bisa di biarkan!'


Erlina menebak seperti itu, dan ingin berteriak lagi. Akan tetapi, melihat Rexy mengambil underwear hitam yang ada di sofa, dan mengambilnya dengan santai untuk digunakan membersihkan darah di hidungnya, Erlina berhenti.


Rexy masih tidak menyadari apa yang terjadi, dia masih menggunakan underwear hitam milik Erlina untuk membersihkan darah di hidungnya, dan melihat Erlina di depannya dengan pandangan mata berseri-seri.


Bagaimana tidak! Karena saat ini, Erlina memakai kaos berwarna putih tipis, dan memperlihatkan bentuk dadanya yang berlebihan. Apalagi ketika itu naik-turun karena amarahnya.


Selain itu, kaos berwarna putih yang dia kenakan sangat ketat, yang membuat dada bulat dan besarnya terlihat sangat menonjol. Itu benar-benar seperti balon, yang kapanpun bisa meledak.


Dan dibawanya. Rexy hampir berpikir bahwa Erlina sedang tidak memakai celana. Karena, itu benar-benar sangat tinggi, dan minimalis. Yang menunjukkan bagian besar dari paha mulus dan kakinya yang panjang.


"Ini...ini pasti surga!" Rexy bergumam, dan melihat ke atas ke bawah tubuh Erlina dengan darah serta air liur di wajahnya.


"Ahh!" Suara Rexy membangunkan Erlina.


Kemudian, suara "plak" dari tamparan keras Erlina terdengar dan membangunkan semuanya.


"Bajingan mesum! Kau keluar sekarang!" Sambil berteriak kepada Rexy, Erlina juga melayangkan sapu di tangannya ke arah Rexy.

__ADS_1


"Tunggu! Tunggu, Lina. Ini hanya kesalahpahaman!"


Rexy mencoba untuk menjelaskan sambil menahan sapu yang datang. Sayangnya Erlina tidak lagi peduli, dan terus memukul tubuh gemuk Rexy.


"Argh.. tunggu.. argh... Tunggu!.." Rexy merasa bersalah, dia hanya menahan dengan tangannya, dan mencoba untuk menjelaskan lagi.


"Tidak ada tapi-tapian! Kamu hanya pria mesum! Keluar, keluar dan pergi dari sini!" Sayang sekali, kali ini Erlina tampaknya tidak lagi berkompromi dan terus memukulinya sambil mengusir ke pintu keluar.


Suara kayu menyentuh tubuh gemuk Rexy terdengar di seluruh ruangan.


"15 menit lagi." Tidak lupa juga dengan suara peringatan dari Eggy.


"Erlina, tunggu! Ini kesalahpahaman."


"Pembohong! Pergi keluar!"


"10 menit lagi!"


"Erlina tenang dulu! Aku- aku akan menjelaskan!"


"Tidak ada penjelasan! Pembohong!  Kamu hanya pria mesum!"


"5 menit lagi!"


"Argh.... Erlina! Maafkan aku!" Sambil berteriak, Rexy mengambil sapu yang datang ke arahnya, dan menarik.


Rexy tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Melihat tubuh Erlina yang jatuh ke arahnya, dia segera menangkap dan memeluknya.


Aroma harum dan hangat datang dari tubuh Erlina yang Rexy peluk. Kedua insan itu saling menyentuh tubuhnya masing-masing.


Rexy merasakan sengatan listrik di seluruh tubuhnya, dia tidak tahan untuk merasakan perasaan ini. Namun, misinya adalah hal yang paling penting. Jadi, sebelum Erlina tersadar dan berontak, tangan kanan Rexy segera meluncur ke belakang pinggang Erlina, lalu turun kebawah, dan menyentuh pantatnya.


"Aaghh" Erlina berseru ketika merasakan sentuhan di pantatnya.


Rexy tidak memperdulikan keterkejutan Erlina, karena perasaan di tangan kanannya sangat indah. Itu lembut, kenyal, dan hangat.


Rexy ketagihan, dan mulai meremasnya, kali ini Rexy juga tidak menggunakan satu tangan, tangan kirinya yang sedang menganggur juga mulai tidak sabar untuk merasakannya juga.


"Um."


Saat dua tangan Rexy meremas pantat Erlina secara bersamaan, Rexy mendengar suara Erlina kali ini terdengar aneh.


"Misi menyentuh pantat Erlina telah terselesaikan. 20 poin di dapatkan sebagai hadiah. Apakah kamu ingin memperpanjang umurmu?" Suara Eggy juga muncul di kepala Rexy.


"Beli!" Rexy segera menjawab.

__ADS_1


"20 poin di gunakan untuk membeli umur telah 'Sukses'. Nyawamu sekarang menjadi 2 jam."


Mendengar suara ini, Rexy tersenyum, tapi, suara Eggy selanjutnya membuat Rexy tidak bisa lagi tenang.


"Misi selanjutnya: Sentuh satu dada Erlina dapatkan 50 poin.


"Menyentuh dua dada Erlina 100 poin."


"Menyentuh dan meremas 200 poin."


"Mencium satu dada 250 poin."


"Mencium keduanya 250 poin."


"Mencium mulut Erlina 500 Poin."


.......


Semua jenis misi terdengar di kepala Rexy. Dari semua jenis misi, itu semua berkaitan dengan Erlina, dan semua misi itu membuat Rexy tercengang.


Menyentuh, meremas, mencium, bukankah itu semua adalah misi yang mengharuskannya menjadi pria mesum!


Misi pertama untuk menyentuh pantat Erlina, itu sudah membuat Rexy di pukuli dengan sapu. Bagaimana jika harus melakukan misi menyentuh dadanya?


Bukankah dia akan di pukul dengan balok kayu? Bukan tidak mungkin jika dia akan berurusan dengan polisi, kan?


Rexy ketakutan, dan tercengang! Dia tidak tahu, apakah harus melakukan misi itu atau tidak.


Hati nurani Rexy berjuang dengan keras beberapa saat, dan akhirnya keinginan untuk menjadi pria tampan dan sukses di masa depan mengalahkan semuanya.


Eggy adalah telur ajaib. Bukan hal yang mustahil jika dia bisa menjadi pria tertampan dan terkaya di dunia suatu hari nanti.


'Semuanya sudah menjadi seperti ini, dan reputasi ku juga telah hancur di mata Erlina. Kesempatan hanya datang sekali! Apapun yang terjadi, kesempatan harus diambil. Untuk Erlina, maafkan aku. Tidak! Terimakasih, aku pasti akan bertanggung jawab penuh atas perilakuku'


Rexy telah menetapkan tekatnya, dan tidak lagi ragu-ragu.


Kedua tangan yang ada di pantat Erlina di lepaskan. Kemudian satu tangan kirinya memegang pinggul Erlina, dan satu tangannya bergerak ke arah dadanya.


Sebelum itu, untuk memudahkan gerakannya, Rexy sedikit melonggarkan pelukannya, dan selanjutnya menyisipkan tangan kanannya ke celah tubuh mereka berdua.


Erlina masih terkejut dengan apa yang terjadi, dan setelah Rexy melepaskan tangan di pantatnya, dan sedikit melonggarkan pelukannya, dia akhirnya tersadar.


Hanya saja, sebelum Erlina sempat mendorong dan berteriak, dia merasakan ada lima jari manusia yang menyentuh dadanya.


"Umm..."

__ADS_1


Belum selesai merespon jari yang menyentuh dadanya, Erlina tiba-tiba merasakan tangan itu meremas dadanya.


Selanjutnya, Erlina yang ingin berteriak merasakan wajah Rexy semakin mendekat ke wajahnya, dan dengan "kecup" mata Erlina terbelalak tidak percaya.


__ADS_2