1001 Cara Menjadi Yang Terhebat

1001 Cara Menjadi Yang Terhebat
Eggy


__ADS_3

Setelah menyelesaikan masalah dengan Erlina, Rexy kembali lagi ke kamarnya.


Melihat kembali pada tali putus yang ada di langit-langit kamarnya, mau tak mau Rexy mengingat kejadian hari ini.


Di mulai dari niatnya untuk mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, tapi tali yang dia gunakan malah putus, karena tidak bisa menahan berat badannya.


Ini seolah-olah dunia tidak membiarkan dirinya untuk lepas dari kesengsaraan.


Belum sampai disitu, ketika nyawanya sudah habis, dia malah bertemu dengan sebutir telur. Telur aneh, yang bisa berbicara, dan berubah menjadi wanita cantik.


Kemudian, telur aneh itu memberikan sebuah misi, yang mengharuskan dirinya untuk menjadi orang mesum, dan bajingan lengkap.


Memikirkan semua keanehan ini, Rexy memijat keningnya yang mulai terasa sakit, dan melemparkan tubuh gemuknya ke kasur.


"Hah...ini sungguh di luar kendaliku!" Berbaring di kasur, Rexy merasa dunianya benar-benar telah berubah.


Tidak akan ada lagi Rexy yang baik dan polos. Karena sejak saat ini, dia memiliki tanggung jawab yang besar.


Erlina, hanya karena menuruti misi dari telur, dia memiliki kemungkinan besar untuk menghamili anak orang.


Bagi Rexy, yang seumur hidupnya belum pernah berpacaran kini tiba-tiba akan memiliki seorang anak, masalah ini membuat Rexy entah senang atau sedih.


"Oooohh, Tuhan! Mimpi apa aku kemarin malam?" Rexy bergumam dan merasa sangat tak berdaya.


Rexy mulai menutup matanya, berusaha untuk menenangkan diri, dan melupakan semuanya.


"Hei, babi gemuk! Jangan tidur!" Tapi, suara Eggy datang membangunkannya.


"Sudahlah! Aku capek, aku ingin istirahat dulu. Besok saja kita bicara lagi."


"Oke! Tidurlah. Tapi, nyawamu sekarang hanya tinggal dua jam. Jadi, jika kamu tidak bisa bangun lagi besok, jangan salahkan aku!"


Mendengar ini, Rexy yang sudah menutup matanya buru-buru bangun dan melihat telur putih yang melayang di depannya dengan pandangan serius.


"Apakah kamu serius?"


"Cih, kamu memang benar-benar bodoh! Lihat ini!" Sambil menjawab, sebuah layar hologram muncul di depan Rexy.


[Nama Budak \= Rexy Sanjaya]


[Ras \= Manusia]


[Jiwa \= 2 jam tersisa]

__ADS_1


[Kekuatan fisik \= 0]


[Intuisi \= 0]


[Kekayaan \= 1.210 €]


[Poin \= 1.210]


[Misi Utama \= Kuasai Dunia]


"Ini...ini...apa apaan ini?!" Rexy berseru ketika selesai membaca hologram di depannya.


"Ya ini kamu! Menurutmu apa?"


"Hei, aku tahu ini aku! Maksudku, kenapa aku jadi budak!"


"Ya memang kamu Budak dari Dewi ini. Kenapa? Ada masalah?"


"Ya tentu masalah! Bukankah system seharusnya menjadikan aku sebagai 'Tuan Rumah'? Kenapa aku malah menjadi Budak?" Rexy merasa teraniaya dan sedih.


Menurut pengalamannya membaca novel online, apalagi yang bergenre system, seharusnya peran utamanya menjadi Tuan Rumah, kan? Tapi, kenapa nasibku malah harus menjadi Budak.


"Kenapa, apa kamu tidak menginginkannya?" Eggy tidak peduli dengan penampilan tidak senang Rexy, dan masih bertanya dengan nada acuh tak acuh.


"Ohh, baiklah! Jika kamu tidak mau, aku akan mengambil semuanya. Dewi ini bisa mencari Budak lain. Nikmati 2 jam sisa hidupmu. Selamat tinggal!" Sambil mengatakan ini, hologram dan Eggy yang berbentuk telur perlahan-lahan mulai memudar.


Sepertinya itu akan benar-benar menghilang dan pergi untuk selamanya.


"Hei... Eggy! Tunggu, tunggu dulu!" Sementara Rexy, yang melihat semuanya tampak salah, dia merasa sangat gugup, dan segera berusaha untuk menghentikannya.


"Apa!" Jawab Eggy, tapi sosok telurnya tidak ada lagi di dalam ruangan.


"Umh, bisakah kita bicara lagi." Rexy tersenyum manis di wajah gemuknya.


"Tidak."


"Ayolah Eggy. Aku tadi hanya bercanda. Sebagai Dewi tercantik di alam semesta, tidak baik untuk marah, kan?" Rexy mulai memuji keagungan Eggy untuk membuatnya keluar.


"Siapa yang marah!"


Dan benar saja, Eggy muncul kembali. Tapi, meski dia bilang tidak marah, kulit telurnya yang berwarna putih berubah menjadi agak kemerahan.


Di samping berubah merah, Eggy juga mengeluarkan asap, menjadi seperti telur rebus berwarna merah.

__ADS_1


Dilihat sekilas, Rexy tahu jika Eggy sedang marah, tapi, kali ini dia tidak memiliki keinginan untuk memperdulikannya.


"Ya, ya. Eggy tidak marah. Dewi tercantik di alam semesta tidak akan pernah marah. Aku yang salah, maafkan aku Dewi..." Untuk itu, Rexy mencoba untuk tidak membuat Eggy ini menjadi telur rebus lagi, dan segera meminta maaf.


Mendengar pujian dan permintaan maaf Rexy, warna merah Eggy perlahan-lahan memudar, dan sampai asap di kulit telurnya menghilang, dia berkata, "Bagus jika kamu mengerti."


"Ya, ya. Budak bodoh, budak minta maaf."


Ketika Rexy mengatakan ini, kulit telur Eggy tampak semakin bersinar. Sepertinya, Eggy ini adalah telur narsis yang suka di puji.


"Baiklah, baiklah! Dewi ini memaafkan mu. Sebenarnya, jika di pikirkan lagi, kamu adalah orang yang paling beruntung selama jutaan tahun dan miliaran galaxy di alam semesta."


"Apakah benar?" Tanya Rexy dengan tampang penasaran.


Meskipun penasaran, sebenarnya dia tidak terlalu percaya apa yang dikatakan oleh Eggy.


Jutaan tahun? Miliaran galaxy? Apakah telur ini benar-benar dewa?


Jika apa yang dia katakan sebagai Dewi selama ini adalah kenyataan, lalu, untuk apa dia ada disini? Masih berupa telur pula!


Ya, meskipun dia sangat cantik ketika menjadi wanita.


Tapi, itu cerita lain.


Untuk saat ini, Rexy mulai berpikir jika Eggy hanya telur ajaib yang narsis. Jadi, untuk membuat Eggy tidak merajuk, Rexy berusaha untuk tetap mengikuti permainannya.


"Haah... ceritanya sangat panjang.." Eggy menghela nafas panjang, dan suaranya terdengar sangat sedih, seperti mengingat sesuatu yang sangat menyakitkan baginya.


Mendengar ini, secara tak sadar Rexy mulai mengerutkan keningnya.


"Dulu sekali, di tempat yang sangat jauh...jauh sekali.. aku adalah Dewi yang dipuja oleh jutaan mahkluk di dunia. Banyak Dewa Dewi yang ingin menjadi Budak ku, tapi, mereka semua adalah orang jahat! Mungkin, karena aku menolak mereka semua, musibah datang kepada Dewi ini..."


"Itu sangat mengerikan! Aku di usir dan lempar keluar dari tempat tinggal ku. Lalu di buang ke tempat antah berantah ini. Selama bertahun-tahun menunggu, akhirnya aku menemukanmu. Tapi kamu, kamu tidak hanya tidak mempercayai Dewi ini, tapi malah menuduh Dewi ini berbohong. Babi gemuk, jelek dan bodoh! Ooohhhh.. sedihnya...."


Baru setelah mendengar semua keluhan ini, Rexy menyadari, bahwa telur ini tampaknya bukan hanya sebatas telur ajaib.


Dari kata-katanya, dan air yang keluar dari butiran telurnya, tampaknya Eggy ini memang pernah mengalami perubahan hidup yang sangat besar.


Dari seorang Dewi di dunia lain, hanya karena kecemburuan, dia serang oleh Dewa Dewi lainnya, dan di usir ke Bumi ini. Belum sampai di situ, dia juga berubah menjadi telur!


Sebelum berubah menjadi telur, apakah wujud wanita cantik sebelumnya adalah wujud aslinya?


Jika memang seperti itu, berarti nasib gadis ini sungguh malang, bukan?

__ADS_1


Bahkan bisa dikatakan lebih malang daripada dirinya.


__ADS_2