
Belum sampai Sakura menjawab, suara gebrakan meja membuat dua orang itu terkejut dan reflek mendongakkan kepala. Disana sudah berdiri seorang Uchiha Sasuke dengan wajah sangarnya.
"Jangan coba-coba menerima, gadis sialan!" bentak Sasuke lalu menyeret Sakura kasar kedalam mobil. Sasuke tidak habis pikir temannya memberikan penawaran itu. Beruntung Sasuke mampir ke kuil hendak berdoa tapi ia malah melihat istrinya dengan lelaki lain.
Begitu sampai dirumah, suara bentakan Sasuke masih berlanjut.
"Sasuke," panggil Karin meringis melihat keadaan Sakura yang tengah ditarik oleh Sasuke.
"Kenapa Sakura jalan dengan lelaki lain? Apa kalian tidak mencegahnya?" tanya Sasuke berusaha meredam emosinya.
"Kami sudah mencegahnya tapi dia tetap pergi bersama Indra," ucap Mikoto yang membuat Sakura terbelalak. Jelas-jelas mereka yang menyuruhnya.
Karin yang waktu itu sedang mandi tidak tau apa yang terjadi, ia memilih bungkam.
Sasuke melirik Sakura tajam, "Kau—"
"Mereka yang menyuruhku!"Bela Sakura.
"Sakura sayang, kau jangan menuduh kami, jelas-jelas kau menyetujui ajakan Indra," ucap Mikoto lagi.
"Sasuke aku ben—"
"Cukup! Kiba belum selesai dan sekarang sudah ada pesaing baru." Sasuke yang masih emosi pun langsung masuk kedalam ruang kerjanya.
__ADS_1
Sakura membalik badannya lalu pergi, sekarang tujuannya hanya satu yaitu rumah Hyuga.
Sesampainya disana, Hinata menyambut dengan hangat.
"Sakura, ayo masuk," ucap Hinata sembari menuntun Sakura masuk kedalam kamarnya.
"Apa yang membuatmu kemari?"
"Aku takut Hinata, aku takut," isak Sakura, Hinata memeluk sahabatnya itu lalu mengusap punggungnya pelan.
"Cerita, Siapa tau aku bisa bantu," tawar Hinata lembut.
"Mereka jahat Hinata, mereka kejam!"
Sakura pun menceritakan apa yang terjadi seketika Hinata menjadi geram, ia juga kesal dengan Sasuke karna lelaki itu sudah membuat Sakura seperti ini.
...🌸...
Sedangkan Sasuke memukul tembok berulang kali, ia tidak peduli jika darah mulai mengalir.
"Tuan, nona Sakura pergi dari rumah." Mendengar hal itu Sasuke semakin menghajar tembok itu tanpa ampun sedikit pun.
"Sialan!"
__ADS_1
Jugo tak berani melakukan apa-apa, tuannya itu sedang brutal.
"Sasuke!" teriak Karin membuat Sasuke menoleh, wanita itu memasuki ruang kerja tanpa izin.
"Kenapa huh?" tanya Sasuke mendekati Karin, wanita itu memundurkan badannya, kilatan amarah terlihat dimatanya, baru kali ini Sasuke bersikap seperti orang kesetanan.
"Jangan sakiti dirimu," ucap Karin pelan lalu menunduk.
Sasuke memejamkan matanya, ia mengusap pelan rambut Karin, "Jugo, ikut aku, aku ingin memberi pelajaran pada penggila wanita itu."
...🌸...
Suara pukulan serta pecahan kaca semakin terdengar. Bodyguard uchiha berhasil merusak fasilitas kediaman Kaguya.
"Hentikan!" teriak Kaguya,"Kenapa kalian merusak rumahku?!"
"Indra sudah mengibarkan bendera perang kepadaku." Sasuke mendekati wanita itu lalu mendorongnya hingga jatuh ketanah. Ia memasuki rumah itu untuk mencari Indra.
"Dimana bajingan itu!" tanya Sasuke pada Ashura yang baru saja keluar dari kamar.
"Aku tidak tau, dia tidak ada dirumah dari tadi," ucap Ashura.
Dan akhirnya Ashura lah yang menjadi samsak tinju pria uchiha itu, ingatan yang memperlihatkan bagaimana Indra melamar Sakura membuat Sasuke semakin marah.
__ADS_1
"Aku mohon hentikan! Kau bisa membunuh cucuku." Kaguya berusaha melindungi Ashura, ia tidak tau apa yang terjadi, Kaguya tidak habis pikir Indra mampu membuat jelmaan malaikat pencabut nyawa ini murka.
"Dua hari, aku ingin kalian membawa Indra kehadapan ku saat perayaan Konoha, aku akan membuat dia menyesal sehingga Indra akan berpikir dua kali untuk menyentuh milikku."