After 17

After 17
09


__ADS_3

Karna kejadian tak mengenak kan itu, akhirnya Sasuke memilih mengajak Sakura ketepi danau, tempat dimana lampu lampion diterbangkan.


"Indahnya!" pekik Sakura, angin sepoi-sepoi yang berhembus menggerakkan rambut gadis itu. Sasuke melepas jas nya lalu memakaikan pada Sakura.


"Kenapa kamu takut ikan?" tanya Sakura yang masih penasaran, kenapa seorang Uchiha seperti Sasuke takut dengan seekor ikan.


"Keracunan makanan," jawab Sasuke yang masih menatap Sakura, kedua pipi Sakura memanas lalu ia membuang muka.


"Aa begitu rupanya." Sakura dan Sasuke kembali canggung. Mereka menikmati pemandangan yang diadakan dua bulan sekali itu.


...🌸...


Madara mengadakan rapat, semua uchiha berkumpul kecuali Sasuke, Sakura dan Karin.


"Aku pikir Sasuke mulai menyukai gadis itu, bagaimana jika rahasia kakek dibongkar oleh Karin?" tanya Obito.


"Kalau itu terjadi kakek akan masuk penjara," ucap uchiha lainnya.


"Aku juga berpikir begitu, bagaimana jika Karin memberitahu polisi kalau aku yang membunuh Hashirama." Madara memijit pelipisnya, karna tindakan gegabahnya, ia membuat suasana menjadi tak terkendali. Perebutan kekuasaan memang sering terjadi hingga Minato, ayah Naruto. Menjabat sebagai presiden konoha.


"Membuat jarak antara Sasuke dan Sakura merupakan salah satu rencana mudah," ucap Rin.


"Kau sudah tidak waras hm? Kau mau dihabisi oleh dia?" tanya Obito dengam suara keras.

__ADS_1


"Bukan kita, tapi orang lain," ucap Rin lagi.


"Siapa?" tanya Fugaku.


"Indra, bukan kah dia juga tertarik pada si ceri?" jawab Rin.


"Kau benar, Indra memiliki kemampuan sama seperti Sasuke," ucap Fugaku yang setuju dengan ucapan Rin.


"Kalau begitu aku akan menelfonnya," ucap Mikoto lalu keluar dari ruangan untuk menelfon Indra.


...🌸...


Kiba tengah duduk didepan rumahnya sembari memandangi langit, sampai sekarang ia belum mendapatkan sekolahan baru, semua sekolah dikonoha menolak untuk menerima murid seperti dirinya.


Kiba mengambil handphone nya lalu melihat foto Sakura, gadis pujaannya yang sekarang sudah menjadi milik seorang Uchiha Sasuke.


"Satu masalah belum selesai dan muncul masalah baru, sialan!"


...🌸...


Seorang gadis berambut pirang tengah duduk diatas kursi yang sudah dipasangi sepuluh paku dan tangam serta kaki diikat dengan kencang.


"Lepaskan aku!" teriak gadis itu kesakitan.

__ADS_1


"Kau mau bebas huh? Jangan harap, ini akibat karna sudah mengusik istri tuan Sasuke," ucap Jugo berlutut dihadapan gadis itu.


"Kumohon maafkan aku, aku tidak akan mengulanginya lagi," ucap gadis itu lagi, tangan serta pantatnya sudah mulai mengeluarkan darah.


"Semudah itu? Tidak! Yamanaka Ino, nikmati akibat dari perbuatanmu dan ini baru permulaan, selanjutnya kau akan mendapatkan hukuman langsung oleh tuan Sasuke." Jugo bangkit ia memegang dagu gadis itu lalu tertawa pelan.


"Gadis murahan seperti mu berani menyakiti nona Uchiha, orang seperti mu hanya cocok menjadi Maid," ucap Jugo yang membuat hati Ino sakit, ini semacam ejekan halus yang dilontarkan oleh Jugo, bawahan uchiha saja sudah sekejam ini apa lagi majikannya.


"Apa kau bilang!" teriak Ino tidak terima.


Jugo menekan dagu gadis itu sehingga Ino semakin meringis kesakitan, "Akan aku ulangi, kau cocok menjadi seorang Maid."


Air mata Ino meleleh, sekarang ia percaya bahwa Uchiha tidak hanya sakit dalam tindakan melainkan juga dalam berbicara.


"Menangislah, aku suka melihat orang tersiksa." Jugo melepaskan tangannya dari dagu Ino lalu berjalan keluar ruangan, membiarkan gadis itu mengeluh kesakitan dengan darah yang mulai membanjiri lantai.


"Jaga ketat tempat ini jangan sampai ada orang yang berusaha menyelamatkannya," ucap Jugo dengan wajah dingin, sejujurnya ia tak yakin jika Ino akan bertahan sampai besok.


Jugo melangkahkan kaki kembali kekediaman Uchiha, diperjalanan ia sudah mengirim pesan kepada Sasuke bahwa dirinya telah melaksanakan tugas.


Orang-orang sering bertanya kenapa dirinya begitu setia kepada Sasuke yang dikenal kejam itu, bagi Jugo Sasuke tak sekejam yang orang pikirnya. Jika tidak ada Sasuke mungkin keluarganya mati kelaparan sekarang.


Karna perbuatan Sasuke itu, Jugo memutuskan untuk menjadi pengawal Sasuke sebagai balas budinya.

__ADS_1


__ADS_2