
Disinilah Sasuke berakhir, dimeja makan dengan tangan menggenggam segulung gulali, Sakura sudah memulai tantangan itu bahkan sudah habis dua gulung. Sasuke menelan saliva dan memakan gulali itu cepat, walaupun sesekali ia meringis menahan nyeri di gigi.
Sakura hanya tersenyum melihat suaminya tersiksa, sepertinya sifat tanpa ampun Sasuke sudah menular.
"Aku tidak tahan," ucap Sasuke meletakkan gulungan gulali kedua, melihat hal itu Sakura cepat-cepat menghabiskan gulalinya.
"Yey aku menang, ternyata dibalik sifat garang Uchiha Sasuke, banyak sekali hal remeh yang tidak dia bisa," ejek Sakura yang membuat Sasuke memasang wajah malasnya.
"Berhenti mengejekku," kesal lelaki itu.
"Menggoda suami adalah kepuasan tersendiri bagi istri," ucap Sakura tidak mempedulikan tatapan Sasuke yang siap menerkamnya.
"Akan aku tunjukan arti kepuasan yang sesungguhnya,"ucap Sasuke lalu mengangkat tubuh Sakura dan menaruhnya di pinggir ranjang, pelan-pelan lelaki itu menindih tubuh istri tercintanya.
Sasuke mengecup bibir Sakura, "Hanya manis ini yang aku suka," kata Sasuke menggoda. Gimana Sakura? Jantung aman?
"Kamu sudah melakukannya kemarin," kesal Sakura saat Sasuke hendak melepas baju wanita itu.
"Itu tidak cukup sayang, kau itu membuatku candu," goda Sasuke lagi.
"Berhenti menggodaku pria tua," ejek Sakura tanpa takut, jarak umur mereka memang jauh, Sasuke berumur 24 tahun sedangkan Sakura masih 17 tahun. Bisa nebak kan Karin umur berapa? Karin sama Sasuke satu angkatan:>
"Tua katamu? Hm, kau mulai berani pada suami mu ini," ucap Sasuke kesal.
Belum sampai Sakura mengeluarkan ocehannya, suara ketukan membuat mereka gelagapan.
"Permisi tuan, motor yang anda minta sudah sampai," lapor bodyguardnya dari luar.
__ADS_1
"Oke, pergilah," usir Sasuke dengan umpatan dalam hati.
"Baik tuan."
"Untuk apa motor?" tanya Sakura.
Sasuke menyunting senyum anehnya, "Ganti pakaian mu, sudah aku siapkan dilemari."
Sakura menurut, wanita itu berpikir bahwa ini salah satu cara Sasuke untuk membujuknya. Setelah mengganti pakaian, Sasuke diam-diam memfoto istrinya.
Lalu mempostingnya di akun instagram nya.
❤ 80.000 like.
Sasuke.uchiha_ 224 @Uchiha_Sakura
Tiba-tiba handphone Sakura berbunyi, ia mengecek akun instagram yang dibuat oleh Sasuke, kedua pipinya memanas.
Ia membaca komen dalam postingan itu, banyak sekali yang meng—tag nya.
(maap kalo salah, author ndak pakek instagram soalnya:<)
Sasuke.uchiha_ 224 @Uchiha_Sakura
Komen
Naruto_gans bucin terooos @Uchiha_Sakura
__ADS_1
HyugaHinata cakep banget!!!
Suigetsu anjim, Karin lo kemanain bodoh!
Macarony ih pelakor!
Dan masih banyak lagi komenan, tak sedikit orang yang menghujatnya.
"Perlu aku basmi mereka?" tanya Sasuke yang sudah bisa menebak mimik wajah istrinya.
"Ti-tidak, wajar mereka mengatakan itu saat pernikahan kau tidak mengumumkan pada semua orang," ucap Sakura lalu memasukkan handphone nya kedalam tas berwarna merah muda dengan hiasan bunga sakura diujungnya.
Sasuke mengangguk, lalu ia menarik Sakura pergi keluar dari penginapan, ditempat parkir ada sebuah motor Ninja berwarna hijau. Sepertinya lelaki ini sedang halu.
Sesampainya diparkiran, Sasuke menyuruh Sakura untuk naik keatas motor, "Apa kau gila hah? Menyuruhku menaiki motor ini dengan memakai rok?" protesnya.
Sasuke diam sejenak, ia melepas blazernya lalu menyerahkan pada istrinya, "Pakai ini agar pakaianmu tidak terbang."
Wanita itu memakainya dan menaiki motor itu, Sasuke langsung memacu motornya dengan kecepatan sedang, tapi bagi Sakura itu sudah sangat cepat ia melingkarkan tangannya pada pinggang Sasuke. Pria itu hanya tersenyum puas, kapan lagi ia bisa sedekat ini dengan Sakura.
"Sasuke-kun, apa arti 224?" tanya Sakura yang masih belum paham.
Sasuke mengurangi kecepatan saat melewati padang bunga lavender, itu mengingatkan Sakura pada Hinata, teman yang ia sayangi.
"Today, Tomorrow, Forever," jawab Sasuke, "Aku berharap hubungan kita seperti itu Sakura."
Mendengar harapan Sasuke, hati Sakura seperti sedang diiris, pasalnya ia sudah berjanji dan itu harus ditepati.
__ADS_1
"Maaf, harapan mu terlalu indah untuk diwujudkan, Sasuke-kun," batin Sakura, ia mengeratkan pelukannya dan menempelkkan kepala pada punggung lelaki itu.