
Sejak kematian Hara, Sarada berusaha mempelajari skill membunuh dari clannya, kini ia bisa merasakan bagaimana susahnya berlatih hal seperti ini.
"Jangan takut, itu mayat, kau bisa melakukan apapun padanya," ucap Sasuke yang sudah menyiapkan seorang mayat dari salah satu bodyguardnya yang mati agar Sarada tidak ragu-ragu untuk membunuh seseorang.
Sarada memantab kan diri lagi, ia mengangkat pedang lalu memotong tubuh mayat itu menjadi dua bagian.
"Kakak," gumam Sarada begitu melihat darah yang mulai mengalir membasahi lantai.
Menyadari hal itu Sasuke langsung mengakhiri latihan, Sasuke sudah percaya pada putrinya jika Sarada bisa membunuh seseorang seperti Hara.
"Kita kembali, Sakura pasti sudah menunggu dan siap untuk mengomel," ucap Sasuke, kemarin ia memberitau Sakura tentang permintaan Sarada, dan ya, Sasuke tidak mendapatkan jatah dari Istrinya itu, menyebalkan bukan.
Sarada mengangguk, mereka pun akhirnya kembali kekediaman Uchiha, semua keluarganya mulai menerima kehadiran Sakura kecuali Itachi, Itachi masih membenci gadis berambut gulali itu.
"Kenapa kau mau kembali pada ****** itu Sasuke, Karin lebih baik dari dia tapi kau malah membunuhnya," kesal Itachi setelah Sarada masuk kedalam rumah dan hanya menyisakan kedua kakak beradik itu.
"Karin lebih baik? Cih, Sakura tidak akan merasakan mimpi buruk itu kalau tidak perjanjian konyol yang Karin ucapkan!" kesal Sasuke balik.
"Dia melakukan itu agar bisa memiliki mu seorang, mana ada seorang istri yang mau diduakan," ucap Itachi yang seolah-olah hal itu adalah kesalahan Sakura.
__ADS_1
"Salah siapa? Karin tidak bisa memberikan ku anak, kak, sudahlah aku tidak mau berdebat dengan mu lebih lama lagi," ucap Sasuke lalu masuk kedalam rumah.
...🌸...
Dikamar Sakura, wanita itu tengah memakai lingerine berwarna hitam transparan, sepertinya wanita itu tak menyadari kepulangan Sasuke.
"Apa kau berniat menggodaku, Sakura?" tanya Sasuke yang membuat Sakura terperanjat kaget, ia langsung membalutkan gorden ketubuhnya.
"Kau sudah pulang?" tanya Sakura balik, ia kira Sasuke akan pulang malam hari seperti biasanya.
"Tentu saja, aku merindukan istriku," ucap Sasuke, ia mendekati Sakura dan membuka gorden yang menutupi tubuh Sakura paksa.
"Hei," tegur Sakura.
"Aku sudah lama tidak seperti ini Sasuke-kun," balas Sakura malu.
Sasuke memeluk Sakura, ia tak langsung memakai istrinya karna ia ingin ketakutan Sakura menghilang terlebih dahulu.
"Aku dan Sarada besok akan membunuh Indra."
__ADS_1
"Kenapa Sarada melakukan hal ini? Bukannya dia benci pembunuhan?"
"Sakura, janji Hara padamu waktu itu sekarang sudah menjadi janji Sarada yang harus dia tepati kepadamu," balas Sasuke.
"Aku tidak mau kehilangan lagi, Sasuke-kun," ucap Sakura.
Sasuke mengambil pisau lipatnya dan mengarahkan benda itu ke lehernya, "Kalau kita kehilangan untuk kedua kalinya, aku berjanji padamu, aku akan membunuh diriku sendiri."
...🌸...
Sarada berdiri didepan jendela setelah mendapatkan pesan dari Mitsuki, ia menatap kebawah.
Benar, cowok bermata ular itu ada ditaman, tiba-tiba lampu yang mengelilingi Mitsuki menyala dan membentuk love. Setelah itu Mitsuki melemparkan bola basket kearah Sarada dan ada tulisan
Will you marry me?
Sarada teringat pesan Hara, ia tak boleh menolak Mitsuki namun hati Sarada masih terpaut pada Hara.
Sepertinya Mitsuki mengerti arti diamnya Sarada, ia mengambil handphone dan mengetik sesuatu.
__ADS_1
Aku akan selalu menunggumu
Pesan itu mampu membuat Sarada menarik lengkungan bibirnya, "Ini adalah pilihan kakak, aku tau apa yang kak Hara pilih untuk ku itu baik."