After 17

After 17
05


__ADS_3

Malam ini Sakura kembali tidur sendirian karna Karin dan Sasuke tengah berlibur.


Jujur Sakura merasa tak nyaman, ia semakin takut dengan clan Uchiha, clan yang mampu menewaskan puluhan orang dengan sekali hentak.


"Aku ingin pulang, aku merindukan rumahku," gumam Sakura pelan, ia menekuk kedua kakinya.


Tiba-tiba handphonenya menyala dan nomor tak dikenal tertera di layar nya, Gadis itu membuka pesannya.


Aku Sasuke, bagaimana keadaanmu?


Begitulah isi pesannya, Sakura hanya memandangnya lalu mematikan data handphonenya setelah itu tidur.


Sedangkan Sasuke menggertakkan giginya kesal, kesal karna pesan yang ia kirim tidak dibalas padahal sudah di read. sad.


Karin yang selesai mengganti baju melihat Sasuke tengah duduk menatap layar handphonenya dengan tatapan kesal, Karin pun langsung duduk disampingnya lalu mengelus pundak suaminya.


"Mungkin Sakura sudah tidur," ucap Karin tapi tak di respon oleh Sasuke.


"Suigetsu masih berusaha menemui mu, apakah kamu pernah memberi kesempatan kepadanya Karin?" ucap Sasuke langsung membanting pembicaraan sehingga membuat wanita itu terkejut, bagaimana Sasuke bisa tau? Pikirnya.


"A-aku tidak sengaja bertemu dengannya di bar," jawab Karin.


"Kau mau aku menghabisinya?" tanya Sasuke dengan wajah dingin, sedingin salju.


"Tidak!"


"Kalau begitu jangan menemuinya lagi, jika kau masih nekat, jangan salahkan aku, karna aku sudah memperingatimu!" Sasuke bangkit lalu keluar dari ruangan, ia menuju ke bar dan memilih bermain dengan wanita-wanita yang ada disana daripada dengan Karin. Wanita itu menangis sesegukan ia ingat ketika Sasuke melamarnya.

__ADS_1


Kenangan yang paling tak terlupakan bagi Karin.


"Apa cinta mu terhadapku sudah memudar Sasuke sehingga kau tidak pernah betah berada disisiku," batin Karin, ia menutup matanya dengan telapak tangan. Ia berusaha keras menunjukkan lengkungan bibirnya, menunjukkan bahwa dia kuat.


...🌸...


Pagi harinya Sakura berjalan menuju ruang makan, disana hanya ada Itachi, kakak Sasuke yang tak kalah kejamnya dengan adiknya tapi meski begitu ada wanita yang mau mendekatinya, sungguh menantang nyawa.


"Pagi, kak," sapa Sakura sembari menarik kursi untuk duduk.


Itachi tidak menjawab, ia masih fokus menghabiskan nasi yang ada dipiring.


"Sakura," panggil Itachi tiba-tiba, Sakura mendongakkan kepalanya.


"Jangan pernah mencintai Sasuke dan jangan membuat dia jatuh cinta padamu, karna aku yakin keluargaku tidak akan tinggal diam jika Sasuke mencintai wanita lain selain Karin," ucap Itachi tanpa menoleh kearah Sakura, ia yakin gadis itu pasti tengah mencerna ucapannya.


"Tenang saja, aku akan membuat tuan Uchiha membenciku," ucap Sakura tanpa pikir panjang.


...🌸...


Sesampainya disekolah Ino dengan kehebohannya langsung menghampiri Sakura dan mengguncangkan tubuh mungil gadis itu disertai teriakan.


"Sakura gawat! Kiba di keluarkan dari sekolah!" lapor Ino, seketika Sakura terkejut.


"Kenapa?"


"Kemarin kepala sekolah Mirai nggak sengaja liat kalian berpelukan," jelas Ino.

__ADS_1


Tanpa pikir panjang, ia langsung memesan taxi dan menuju rumah Kiba. Tanpa disadari Ino mengepalkan kedua tangannya.


"Kenapa rencanaku gagal lagi, seharusnya yang dikeluarin itu Sakura bukan Kiba, masih bagus kemarin tuh bocah ilang, sekarang malah balik lagi," batin Ino kesal, karna selama ini cintanya terhadap Kiba bertepuk sebelah tangan.


Hinata yang tepat ada dibelakang Ino merasa ada keganjalan.


"Kenapa Ino kelihatan kesal ya," batinnya lalu mencoba bertanya tapi Ino malah membentaknya dan melangkah pergi meninggalkan Hinata yang masih bingung dengan apa yang terjadi, ia lalu melihat mading sekolah.


Kiba Inuzuka kelas 12 A


Dikeluarkan dari sekolah karna melanggar peraturan yang tertera.


Karna hal ini semua murid membicarakannya, Kiba yang merupakan pangeran sekolah dikeluar dari sekolah, ini membuat para fans nya sedih.


"Sakura, kamu pasti terkejut tapi aku yakin kamu bisa," batin Hinata lagi.


...🌸...


Sakura sampai dirumah Kiba, lelaki itu tengah bercanda dengan anjing peliharaannya.


"Kiba," panggil Sakura lalu langsung berhambur memeluk kekasihnya.


"Ngapain kamu kesini?" tanya Kiba lembut lalu mengelus punggung Sakura.


"Maafin aku," sesal Sakura, karnanya Kiba sampai mendapatkan musibah seperti ini.


"Kamu tidak salah, aku yang kurang berhati-hati, soal sekolah aku bisa mencari yang lain," ucapnya menghibur Sakura tapi gadis itu malah menangis kencang, seerat mungkin ia memeluk kekasihnya. Tanpa mereka sadari ada kamera yang tengah mengintai.

__ADS_1


"Ouh, Apakah kau baru bermain-main denganku Sakura? Sehingga ancamanku tak kau indahkan, mungkin aku memang harus menunjukkan jasad lelaki itu baru kau menurut padaku," kekeh seseorang yang tengah melihat mereka melalu kamera kecil yang tersemat dipagar rumah Kiba.


Lelaki itu memutar kursinya lalu melangkah pergi dengan segudang rencana sadis.


__ADS_2